MOMSMONEY.ID - Cuaca panas yang belakangan terasa semakin ekstrem dapat membuat kulit lebih mudah kehilangan kelembapan.
Bahkan, menurut PR TIMES (2019), sebanyak 66,4% perempuan berusia 20–40 tahun mengaku mengalami kulit kering saat musim panas.
Tak sedikit orang mengatasi kondisi ini dengan rutin memakai moisturizer, sunscreen, atau menghindari paparan sinar matahari langsung.
Meski penting, langkah tersebut belum tentu cukup jika penyebab kulit kering berasal dari lapisan kulit yang lebih dalam.
Medical Director SAÉ Clinique, dr. Sebastian Hadyan, menjelaskan bahwa kesehatan kulit dipengaruhi oleh tiga komponen utama, yakni Hyaluronic Acid, Collagen, dan Elastin.
Baca Juga: Tips Kulit Tetap Terhidrasi Saat Puasa ala Sociolla
Di antara ketiganya, Hyaluronic Acid berperan penting dalam menjaga hidrasi karena mampu menarik sekaligus mengunci air di dalam kulit.
"Di tingkat sel, ada tiga protein utama yang paling bertanggung jawab atas kesehatan kulit, yakni Hyaluronic Acid, Collagen, dan Elastin. Hyaluronic Acid berperan langsung menjaga hidrasi dengan menarik dan mengunci molekul air di dalam kulit sehingga menjadi fondasi utama kulit yang lembap dan kenyal," ujar Sebastian dalam keterangan Sabtu (27/6).
Menurutnya, kadar Hyaluronic Acid dapat berkurang akibat paparan sinar ultraviolet (UV), polusi, ruangan ber-AC, hingga proses penuaan. Kondisi ini membuat kulit lebih mudah kehilangan kelembapan.
Serum atau moisturizer yang mengandung Hyaluronic Acid memang dapat membantu menjaga kelembapan. Namun, kandungan tersebut umumnya bekerja di lapisan permukaan kulit sehingga hidrasi yang diberikan belum tentu menjangkau lapisan kulit yang membutuhkan.
Karena itu, selain rutin menggunakan pelembap dan sunscreen, menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air serta membatasi paparan sinar matahari berlebihan juga penting untuk membantu menjaga kesehatan kulit.
Bagi orang yang mengalami kulit kering berkepanjangan, perawatan yang berfokus pada regenerasi skin barrier juga dapat menjadi pilihan.
Salah satunya dengan memanfaatkan Polynucleotide yang diklaim membantu meregenerasi skin barrier, mengurangi inflamasi, sekaligus mempertahankan kelembapan kulit lebih lama.
"Penanganan kulit kering perlu menargetkan Hyaluronic Acid, Collagen, dan Elastin secara bersamaan agar hidrasi kulit lebih optimal dan bertahan lebih lama," ujar dr. Sebastian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News