M O M S M O N E Y I D
Santai

Kucing Tidak Nafsu Makan, Waspadai Tanda dan Gejala Cacingan

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Pemilik anak bulu atau anabul perlu mewaspadai beberapa penyakit yang sering kali dialami oleh kucing. Salah satunya, cacingan. 

Tanda dan gejala cacingan pada kucing biasanya dapat diamati dengan cara memantau makanan mereka. 

Jika kucing tidak nafsu makan dan lemas, Anda perlu waspada akan tanda dan gejala cacingan pada kucing.

Baca Juga: Ciri-Ciri Kucing Rabies, Kenali Juga Tanda Cakaran Kucing yang Menyebabkan Rabies

Lalu, apa saja tanda dan gejala cacingan pada kucing? Berikut tanda dan gejalanya:

1. Perubahan bulu

Kucing yang mengalami cacingan akan tampak seperti kekurangan nutrisi. Ini tampak pada penampilan bulunya yang berubah kusam, kusut, atau menggumpal.

Beberapa pemilik mungkin mengira kucing mengalami dehidrasi, tetapi perlu diwaspadai bahwa ini juga merupakan tanda-tanda cacingan.

2. Perubahan gusi

Gusi kucing yang sehat seharusnya berwarna merah muda. Akan tetapi, bila tampak pucat atau putih, kucing mungkin mengalami anemia.

Faktor utama penyebab utama anemia pada kucing adalah cacing tambang yang menyerangnya.

3. Nafsu makan meningkat, meski berat badan turun

Kucing Lemas
Kucing Lemas

Cacing yang menyerang kucing, akan mencuri semua nutrisi yang didapatkan kucing dari makanannya. Ini akan membuat kucing Anda menjadi tampak tak sehat, kekurangan nutrisi, dan selalu lapar.

Sebanyak apa pun mereka makan, kucing akan tampak kurus. Oleh karena itu, cacing dalam sistem pencernaannya perlu dibasmi untuk mengatasi masalah berat badan yang turun dan kekurangan nutrisi.

4. Perubahan feses atau buang air besar

Cacingan juga akan berdampak pada bentuk fesesnya. Feses kucing yang mengalami cacingan akan tampak gelap, lembek, dan terkadang menunjukkan adanya darah. Ini berpotensi aanya cacing tambang di usus. Kucing mungkin juga akan mengalami diare.

Baca Juga: Berencana Pulang Kampung Bawa Anabul? Simak Tips Mudik Bareng Hewan Peliharaan

5. Tanda lainnya yang muncul

Selain lima poin di atas, cacingan pada kucing juga muncul dengan tanda-tanda lain. Ini muncul seperti muntah, sakit perut, kelemahan, tekanan darah rendah, lesi kulit, nafsu makan buruk, kejang, dan paling fatal bisa menyebabkan kematian bila tidak ditangani.

Lalu, bagaimana agar kucing tidak cacingan? Perlu Anda ketahui, ada dua cara mengobati kucing cacingan, di antaranya yaitu menggunakan obat dan alami. 

Anda bisa mengobati kucing cacingan menggunakan obat seperti drontal atau pirantel palmoat. Sementara itu, ada cara mengobati kucing cacingan menggunakan cara tradisional. 

Nah, cara mengobati kucing cacingan secara tradisional yaitu menggunakan minyak kelapa, biji pepaya hingga lidah buaya. 

Drontal obat cacing untuk kucing dapat melawan berbagai jenis cacing, yaitu cacing pita, cacing tambang, hingga cacing gelang. Obat ini berbentuk tablet.

Cara menggunakanya: 1 tablet untuk 4 kg berat badan kucing. Jika kucing memiliki berat 2 kg, maka Anda menggunakan 1/2 tablet Drontal.

Obat dapat diberikan dengan cara langsung dalam bentuk tablet atau dihancurkan menjadi serbuk.

Jika ingin memberikan dalam bentuk serbuk, Anda dapat menggunakan alat suntik tanpa jarum dengan mencampurkan bubuk obat dan 5 ml air.  Berikan Drontal 3 bulan sekali untuk pencegahan.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Tempat Penitipan Kucing Sebelum Ditinggal Mudik

Pengobatan secara alami dapat juga dilakukan meski waktu penyembuhannya sedikit lebih lama. Namun, ini tetap bisa menyembuhkan cacingan.

Sementara pengobatan secara tradisional menggunakan bahan alami dapat diracik dengan cara sebagai berikut. 

1. Keringkan biji yang telah dipisahkan dari buah, lalu keringkan. 

2. Tumbuk biji dan campurkan dengan air hangat, lalu saring. 

3. Tambahkan sedikit madu agar tidak terlalu pahit. 

Jadwal pemberian obat cacing alami ini adalah 2-3 hari sekali, terutama di malam hari.  

Begitulah tanda dan gejala cacingan pada kucing yang bisa Anda waspadai. Anda juga bisa memberikan obat cacing pada kucing sesuai dosisnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Langkah Membumi Market 2026, Ajak Generasi Muda Adopsi Gaya Hidup Berkelanjutan

Langkah Membumi Market berlangsung dari Kamis, 8 Oktober hingga Minggu, 11 Oktober 2026 di Grand Indonesia West Mall.​

Mau Belanja Hemat? Cek MyGuardian Rewards, Ada Voucher hingga Rp 100.000

Guardian punya program MyGuardian Rewards, belanja Rp 10.000 bisa mendapatkan 50 poin. Selain itu, ada voucher juga.   

Katalog Promo JSM Alfamart Periode 9-11 Oktober 2026, Cek Promo Beli 2 Gratis 1!

Harga promo JSM Alfamart periode 9-11 Oktober 2026 tidak berlaku di wilayah NTT, Balikpapan, Samarinda, dan Sorong.

Promo JSM Indomaret Periode 9-11 Oktober 2026, Magnum-WOW Spageti Diskon 35%

Promo JSM Indomaret ini berlaku Nasional. Untuk Indomaret di luar Pulau Jawa, Bali, dan Lombok, terdapat selisih harga.

Sikat Habis 7 Promo Jumat Spesial Hari Ini, Ada Buy 1 Get 1 Burger hingga Diskon Ayam

Temukan penawaran terbaik dari promo Jumat untuk menu makanan favorit mulai dari A&W, HokBen, hingga McD.

Harga Emas Dunia Naik Dekati US$ 4.200 Setelah Yield US Treasury Melandai

Penurunan yield US Treasury setelah lelang obligasi bertenor panjang yang kuat, memberi ruang bagi penguatan harga emas hari ini.

Merapat Sekarang! Promo A&W Weekend Deals Hadirkan Diskon Spesial Ayam & Tom Yum

Nikmati akhir pekan lebih seru dengan promo A&W Weekend Deals yang menawarkan paket hemat ayam goreng dan sup Tom Yum autentik.

Harga Emas Antam Hari Ini (9/10) Naik Rp 7.000, Buyback Ikut Naik Rp 10.000

Harga emas Antam naik Rp 7.000 menjadi Rp 2.572.000 per gram, sedangkan buyback naik Rp 10.000 per gram. 

Cek Ide Trading dari MNC Sekuritas Hari Ini (9/10), Ada INKP, KLBF, RAJA, dan AADI

MNC Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan Jumat (9/10/2026). Simak ulasannya berikut ini.

IHSG Ada Peluang Rebound, Simak 6 Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (9/10)

IHSG berpotensi rebound pada perdagangan Jumat (9/10/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas