MOMSMONEY.ID - Ruang tamu Jepang dikenal tenang dan fungsional, cek konsep desainnya yang relevan untuk rumah modern Anda saat ini.
Gaya hidup modern membuat banyak orang mulai mencari hunian yang tidak hanya indah, tetapi juga menenangkan. Ruang tamu, sebagai area pertama yang dilihat dan digunakan bersama, kini dituntut mampu menghadirkan rasa nyaman sekaligus rapi.
Desain ruang tamu Jepang menjadi salah satu jawaban karena mengedepankan kesederhanaan, keseimbangan, dan hubungan dengan alam.
Melansir dari Better Homes & Gardens, konsep ini semakin diminati karena selaras dengan kebutuhan rumah masa kini yang lebih sadar fungsi dan emosi. Bukan sekadar soal estetika, ruang tamu Jepang menawarkan cara hidup yang lebih perlahan dan penuh makna.
“Ketika orang menginginkan ketenangan di rumah, prinsip Zen dan desain Jepang menjadi rujukan alami,” ujar Yoko Oda, desainer interior yang menghabiskan masa kecilnya di Jepang.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Jumat 6 Februari 2026, Keadaan Harmonis
Mengapa desain ruang tamu Jepang relevan saat ini?
Desain Jepang muncul sebagai respons terhadap rumah yang terlalu penuh furnitur dan dekorasi tanpa fungsi. Konsep ini membantu pemilik rumah menyaring kebutuhan, bukan menambah keramaian visual. Di tengah hunian perkotaan yang semakin terbatas, pendekatan ini terasa logis dan aplikatif.
Ruang tamu Jepang juga mendukung gaya hidup berkelanjutan karena mendorong penggunaan barang jangka panjang, material alami, dan keputusan desain yang matang. Nilai ini membuat ruang terasa lebih awet dan tidak cepat ketinggalan zaman.
Koneksi dengan alam sebagai elemen utama
Hubungan dengan alam menjadi fondasi penting dalam desain Jepang. Rumah tradisional Jepang bahkan dirancang untuk menyatu dengan halaman atau taman. Dalam konteks rumah modern Indonesia, prinsip ini bisa diterapkan lewat tanaman indoor, bukaan cahaya alami, serta sirkulasi udara yang baik.
Kehadiran unsur alam terbukti membantu menciptakan suasana rileks dan meningkatkan kualitas hidup sehari-hari, terutama bagi penghuni dengan aktivitas padat.
Warna dan material yang menenangkan
Ruang tamu Jepang identik dengan warna-warna netral yang lembut. Palet seperti krem, cokelat muda, abu-abu hangat, dan warna kayu alami dipilih karena memberi kesan tenang dan bersih. Warna ini juga mudah dipadukan dengan berbagai gaya rumah Anda.
Material alami menjadi pilihan utama, mulai dari kayu, bambu, rotan, hingga batu bertekstur. Selain memberi kehangatan visual, material ini menciptakan kesan jujur dan dekat dengan alam, berbeda dari bahan sintetis yang terasa dingin.
Tata ruang minimalis dengan fungsi jelas
Salah satu ciri kuat ruang tamu Jepang adalah penataan yang efisien. Furnitur tidak berlebihan dan setiap elemen memiliki tujuan. Sofa rendah, meja sederhana, dan lemari tanam membantu ruang terasa lebih lega.
Pendekatan ini sangat cocok untuk rumah modern yang mengutamakan kenyamanan tanpa harus mengorbankan estetika.
Baca Juga: Jadwal Indonesia vs Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026, Lebih dari Sejarah?
Partisi ringan yang fleksibel
Alih-alih menggunakan dinding permanen, desain Jepang memanfaatkan pemisah ruang yang ringan dan mudah disesuaikan. Konsep ini bisa diterapkan lewat tirai bambu, panel kayu, atau permainan pencahayaan.
Tujuannya adalah menciptakan fleksibilitas ruang, sehingga ruang tamu dapat berfungsi ganda sesuai kebutuhan keluarga.
Sudut dekorasi sederhana namun bermakna
Dalam desain Jepang, satu sudut kecil bisa memiliki peran besar. Konsep ini terinspirasi dari tokonoma, yaitu area khusus untuk menampilkan elemen dekoratif pilihan.
Di rumah modern, sudut ini bisa berupa rak kecil berisi vas, tanaman, atau karya seni yang memiliki nilai personal. Prinsip utamanya adalah kurasi, bukan banyaknya dekorasi.
Dekorasi yang disengaja dan tidak berlebihan
Ruang tamu Jepang menekankan ketenangan visual. Dekorasi dipilih dengan sadar dan tidak sekadar mengikuti tren. Setiap benda sebaiknya memiliki fungsi atau makna emosional bagi pemilik rumah.
Menurut desainer Jarret Yoshida, ruang akan terasa damai ketika tidak ada barang yang hadir tanpa alasan jelas.
Perpaduan unsur lama dan baru
Keindahan dalam desain Jepang tidak selalu datang dari barang baru. Furnitur lama, barang antik, atau benda dengan patina alami justru dianggap memiliki nilai estetika tinggi.
Pendekatan ini sejalan dengan filosofi wabi-sabi yang menghargai ketidaksempurnaan dan jejak waktu sebagai bagian dari keindahan.
Baca Juga: 10 Benda yang Sebaiknya Tidak Ada di Ruang Tamu Menurut Desainer Interior
Ruang tamu bergaya Jepang menawarkan lebih dari sekadar tampilan menarik. Konsep ini membantu menciptakan rumah yang terasa tenang, fungsional, dan relevan dengan gaya hidup masa kini.
Memahami nilai dasarnya dan menyesuaikannya dengan konteks rumah kamu, ruang tamu bisa menjadi tempat beristirahat yang nyaman sekaligus mencerminkan kepribadian pemiliknya.
Desain yang sederhana, jujur, dan penuh niat inilah yang membuat gaya Jepang terus bertahan dan diminati.
Selanjutnya: Kutipan: Gubernur Bank of England Buka Peluang Penurunan Suku Bunga Usai Voting Ketat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News