M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ketahui Kesalahan Umum yang Sering Dilakuakan Saat Memelihara Tanaman Hias

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Memelihara tanaman hias di rumah bisa menjadi hobi yang positif untuk meredakan kejenuhan. Selain itu, tanaman hias juga memiliki dampak yang baik untuk lingkungan sekitar tempat tinggal. Dalam hal ini, Anda harus merawat tanaman dengan baik untuk mempertahankan kesehatannya. Sayangnya, masih ada banyak kesalahan yang tanpa sadar dilakukan, sehingga menyebabkan tanaman menjadi bermasalah.

Dengan mengetahui kesalahan yang sering dilakukan saat merawat tanaman, Anda dapat menghindarinya dan membantu Anda melakukan pencegahan di awal perawatan. Dilansir dari Gardening Know How, berikut kesalahan umum yang sering dilakukan saat memelihara tanaman.

Baca Juga: Ini 5 Jenis Tanaman Hias yang Dapat Memperbaiki Gejala Alergi Hingga Asma

Tidak Mempertimbangkan Lingkungan dan Gaya Hidup Saat Memelihara Tanaman

Ini adalah kesalahan umum yang paling sering terjadi. Dalam memelihara tanaman, Anda harus mengetahui kondisi seperti apa yang disukai tanaman tersebut. Meskipun Anda menyukai tanaman itu, lingkungan yang tidak sesuai hanya akan menyebabkan masalah pada tanaman.

Membeli tanaman hias karena sedang tren, tanpa mempertimbangkan gaya hidup Anda juga dapat menyebabkan masalah. Misalnya saja, tanaman hias yang Anda beli membutuhkan perawatan maksimal, tetapi Anda adalah pekerja sibuk yang jarang di rumah. Tentu tanaman tak akan tertangani dengan baik. Memelihara tanaman hias beracun ketika Anda memiliki anak kecil dan hewan peliharaan juga sangat berisiko. Oleh karena itu, mempertimbangkan lingkungan dan gaya hidup Anda sangat penting dalam memutuskan jenis tanaman.

Tidak Memperhatikan Kebutuhan Cahaya

Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan orang dengan tanaman hias adalah tidak menempatkan tanaman dalam kondisi cahaya yang benar. Dalam hal ini, Anda perlu melakukan sedikit penelitian tentang jenis tanaman yang Anda rawat. Mengetahui apakah tanaman membutuhkan banyak atau tidak sinar matahari akan berpengaruh pada pertumbuhan mereka.

Beberapa tanaman mentolerir berbagai kondisi. Namun, ada juga tanaman yang hanya tumbuh subur di bawah sinar matahari langsung, seperti sayuran dan tanaman lidah buaya. Lainnya, hanya bisa bertahan di bawah sinar matahari rendah hingga sedang seperti tanaman dracaena.

Kurangnya Penyiraman atau Overwatering

Kesalahan lainnya adalah lalai penyiraman. Beberapa tanaman memang ada yang mentolerir kelalaian ini, misalnya kaktus dan sukulen. Namun, tak mendapatkan air sama sekali adalah masalah besar. Selain itu, overwatering (kelebihan penyiraman) dapat menyebabkan kematian tanaman.

Cara menyirami yang benar adalah dengan menyiram secara menyeluruh sampai air keluar dari lubang drainase pot tanaman (membuang kelebihan air penyiraman). Sebelum menyiram, pastikan dahulu kondisi tanah. Cara mengeceknya adalah dengan menekan tanah dengan jari hingga sedalam 2,5 cm. Jika terasa kering, maka tanaman membutuhkan penyiraman. Jangan lupa untuk mengetahui kebutuhan tanaman akan tanah lembap atau kering.

Tidak Mengganti Pot Tanaman Selama Bertahun-tahun

Selama berminggu-minggu, tanaman Anda akan semakin tumbuh, termasuk akarnya. Jika Anda menyimpan tanaman Anda di pot atau penanam yang sama selama bertahun-tahun, ini akan meningkatkan risiko masalah tanaman seperti hama, jamur, dan busuk akar. Oleh karena itu, tanaman membutuhkan pot yang lebih besar dan dalam untuk memberikan ruang untuk akarnya.

Baca Juga: 6 Jenis Pupuk Kimia untuk Tanaman dan Isi Kandungannya. Simak Penjelasannya di Sini!

Sebagian besar tanaman, penanaman kembali harus dilakukan setiap 12-18 bulan sekali. Ini dapat bervariasi bergantung pada ukuran tanaman dan apakah Anda pernah mengalami masalah dengan akar yang terlalu padat atau tidak. Tanaman dengan sistem akar yang panjang mungkin membutuhkan pot yang lebih dalam, sementara yang lain mungkin tumbuh subur dalam wadah yang lebar dan dangkal.

Mengabaikan Kondisi Tanah dan Nutrisi

Anda harus mengetahui bahwa tanaman di dalam pot tidak sama seperti tanaman yang tumbuh di luar pot. Tanaman di dalam pot tidak bisa mengisi kembali nutrisi yang hilang dari dalam tanah. Memberinya pupuk merupakan solusi yang baik untuk mengatasi hal ini.

Selain itu, meski Anda tak memindahkan tanaman Anda ke penanam yang lebih besar, Anda tetap perlu mengubah campuran pot tanaman Anda untuk memberinya nutrisi baru. Dengan begitu, akar tanaman Anda akan tetap sehat dan tanaman kembali mendapatkan nutrisi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kaya Bahan Baku, Indonesia Punya Modal Kuat Mengembangkan Industri Minuman Kreatif

Indonesia memiliki modal kuat mengembangkan industri minuman kreatif didukung keragaman bahan baku lokal dan perubahan gaya hidup masyarakat.

D-STAR 2026, Beasiswa untuk Peneliti Perempuan dalam Pengembangan AI

Regenerasi peneliti perempuan menjadi sorotan, D-STAR 2026 membuka jalan bagi talenta muda jadi peneliti.                

Mau Beli Emas? Cek Dulu Selisih Harga Jual dan Buyback Tiap Merek

Sebelum beli emas, ada baiknya membandingkan selisih harga jual dan buyback karena spread setiap merek masih cukup lebar.

Strategi Luangkan Ruang agar Rumah Siap Mengikuti Perubahan Kehidupan ala IKEA

IKEA kampanyekan "Luangkan Ruang: Agar yang Berarti Selalu Punya Tempat", dan mengajak masyarkaat untuk  memanfaatkan ruang yang sudah dimiliki. 

Atur Kamar Tidur dan Ruang Transisi agar Lebih Fungsional

IKEA menghadirkan inspirasi penataan dan solusi penyimpanan yang membantu kamar tidur tetap nyaman digunakan, meski fungsinya terus berkembang.

Pameran PRO AVL Indonesia 2026 Dibuka, Ada Kompetisi Vokal hingga Drum Battle

​Tak hanya untuk pelaku industri, pameran ini juga menghadirkan beragam hiburan dan program edukasi bagi masyarakat.

Makin Banyak Bisnis Andalkan AI, Kepatuhan Kini jadi Tantangan Baru

​Veranthios menggandeng PT Digivla Indonesia untuk menghadirkan solusi tata kelola AI bagi perusahaan di Indonesia.

Ranking Harga Buyback Emas Hari Ini, Galeri 24 Masih yang Tertinggi

Harga buyback emas hari ini bergerak bervariasi, dengan Galeri 24 tetap memimpin daftar harga buyback emas tertinggi.

Oona Catat Kenaikan 107,6% Asuransi Perjalanan ke Schengen, Liburan Makin Matang

Perjalanan internasional yang semakin kompleks mendorong wisatawan Indonesia mempersiapkan perlindungan sejak tahap perencanaan.

Fundamental Indonesia Tetap Kuat, AI dan Hilirisasi jadi Katalis Pertumbuhan Ekonomi

Perkembangan AI, pergeseran rantai pasok global, dan meningkatnya permintaan mineral strategis membuka peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia.