M O M S M O N E Y I D
Santai

Kesehatan Anda Terancam, Ini 4 Bahaya Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu yang Mengintai

Kesehatan Anda Terancam, Ini 4 Bahaya Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu yang Mengintai
Reporter: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Bahaya mengonsumsi ikan sapu-sapu kini tengah mendapat perhatian serius. Terutama, setelah ikan ini ramai diperbincangkan oleh para pegiat lingkungan, di mana keberadaannya yang mampu merusak ekosistem perairan.

Ikan sapu-sapu dikenal sebagai pembersih akuarium berkat kemampuannya memakan lumut dan kotoran. Namun ironisnya, di lingkungan alami, ikan ini justru menjadi spesies invasif yang mengancam kelangsungan hidup ikan asli.

Menyadari dampak buruk tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun mulai membasmi ikan sapu-sapu secara serentak untuk menekan populasinya yang telah mendominasi perairan tawar di Jakarta.

Baca Juga: Yuk, Jaga Sungai & Lingkungan di Tengah Risiko Bencana yang Kian Naik dengan Cara Ini

Mengenal ikan sapu-sapu

Anda pasti sudah sangat familiar dengan ikan sapu-sapu bukan? Apalagi bagi Anda yang hobi memelihara ikan, keberadaan ikan sapu-sapu juga kerap menghiasi kolam atau akuarium Anda dengan kemampuannya yang bisa membersihkan.

Namun, tahukah Anda asal-usul dari ikan sapu-sapu? 

Dikutip dari www.halodoc.com, ikan sapu-sapu yang memiliki nama latin Hypostomus plecostomus berasal dari perairan Amerika Selatan. 

Namun, penyebarannya telah meluas hingga ke berbagai ekosistem air tawar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ikan ini mampu hidup dengan berbagai kondisi air, bahkan di dalam kualitas air yang buruk sekalipun.

Kemampuan adaptasi dari ikan sapu-sapu cukup tinggi. Anda bisa menemukan ikan ini di sungai, danau, maupun kanal.

Baca Juga: Begini Dampak Perubahan Iklim Bagi Perempuan dan Anak di Wilayah Pesisir

Selain merusak lingkungan, bahaya mengonsumsi ikan sapu-sapu juga berasal dari tempat hidupnya yang berada pada kualitas air buruk. Ikan ini cenderung menyerap logam berat, bakteri, serta parasit dari lingkungan kotornya.

Jika tetap dikonsumsi, racun yang terakumulasi dalam dagingnya bisa memicu gangguan kesehatan serius pada tubuh manusia.

Tak heran jika para ahli kesehatan dan lingkungan dengan tegas mengimbau masyarakat untuk tidak menangkap, mengolah, apalagi menyantap ikan sapu-sapu sebagai bahan pangan.

Baca Juga: 5 Tanda Ginjal Sehat Ini Pastikan Tubuh Anda Optimal, Cek Sekarang

Berikut beberapa bahaya mengonsumsi ikan sapu-sapu yang perlu Anda ketahui sebagaimana dikutip dari rsudtp.acehbaratdayakab.go.id:

1. Alergi

Mengonsumsi ikan sapu-sapu bisa menimbulkan alergi. Apalagi jika ikan tersebut terkontaminasi dengan zat-zat berbahaya. Gejala yang muncul bisa berupa gatal, ruam, hingga gangguan pada pencernaan.

2. Keracunan

Berhati-hatilah dengan ikan sapu-sapu. Mengonsumsi ikan ini bisa berisiko keracunan. Hal ini karena ikan tersebut sudah terkontaminasi dengan zat berbahaya.

Gejala yang muncul bisa berupa mual, muntah, dan diare. Jadi, sebaiknya hindari mengonsumsi ikan sapu-sapu.

Baca Juga: 7 Manfaat Cuka Nanas Tak Terduga, Kaya Antioksidan dan Turunkan Berat Badan

3. Infeksi parasit

Habitat ikan sapu-sapu yang berada di kualitas air buruk, hal ini membuat ikan ini mampu mengonsumsi kotoran, lumut, dan sebagainya.

Ikan ini pun berpotensi membawa parasit, seperti cacing hingga menyebabkan infeksi pada manusia yang mengonsumsinya. 

4. Kontaminasi logam berat

Bahaya mengonsumsi ikan sapu-sapu berikutnya adalah terkontaminasi logam berat. Baik berupa merkuri dan kadmium yang menyebabkan gangguan kesehatan serius, termasuk kerusakan pada organ.

Oleh karena itu, penting untuk selalu menyadari bahwa bahaya mengonsumsi ikan sapu-sapu tidak hanya berdampak pada kesehatan pribadi, tapi juga pada keseimangan ekosistem secara luas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Coca-Cola dengan BenihBaik.com Kolaborasi di Program Ini

Coca-cola dan BenihBaik percepat aksi tanggap darurat lewat cara ini                                

Akses Cek Kesehatan Makin Mudah, Innoquest Buka di Makassar

​Warga Makassar kini bisa menikmati layanan laboratorium berstandar internasional tanpa perlu ke luar kota, seiring kehadiran Innoquest dan RMC.

Awas Hujan Ekstrem! Update Peringatan Dini BMKG Cuaca Hari Ini (20/4) di Jabodetabek

Update peringatan dini BMKG cuaca hari ini Senin (20/4) di Jabodetabek dengan status Awas hujan ekstrem di daerah berikut ini.

Pasca Lebaran, Super Indo Ajak Para Ibu Berkumpul dan Berbagi

​Super Indo menggelar silaturahmi bersama para ibu di enam kota, berbagi paket makanan sekaligus menghadirkan kebersamaan.

Ajak Perempuan Aktif Bergerak, Haier Gelar Women's Day Run 2026

Haier merayakan kesetaraan perempuan dan mengajak lebih berdaya di acara lari Women’s Day Run 10K 2026.

Kesehatan Anda Terancam, Ini 4 Bahaya Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu yang Mengintai

Bukan hanya merusak ekosistem, ikan sapu-sapu hidup di air kotor dan menyerap logam berat. Cari tahu dampaknya pada kesehatan Anda.

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan 20-26 April 2026, Hemaviton Beli 2 Gratis 1

Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan hadir lagi! Dapatkan potongan harga besar untuk popok, detergent, hingga camilan favorit Anda. Cek daftarnya!

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas (20/4)

IHSG diproyeksi bergerak terbatas pada perdagangan Senin (20/4/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

Harga Emas Antam Hari Ini Senin (20/4) Merosot Tajam Rp 44.000

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Senin (20/4) menurun tajam Rp 44.000 dari perdagangan sebelumnya.

IHSG Berflukutasi, Sempat Turun Tipis pada Senin Pagi (20/4)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat bergerak turun pada perdagangan Senin pagi, 20 April 2026.