M O M S M O N E Y I D
Santai

Kenapa Deodoran Tawas Populer Saat Ini? Simak Penjelasannya di Sini

Kenapa Deodoran Tawas Populer Saat Ini? Simak Penjelasannya di Sini
Reporter: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Penasaran enggak, sih, kenapa tawas jadi populer saat ini? Dikenal sebagai deodoran alami, kenalan dengan tawas yang aman ini, yuk.

Penggunaan deodoran alami seperti tawas kembali menjadi viral karena dinilai aman dan minim efek samping.

Tawas merupakan kristal garam transparan yang mudah larut dalam air. Awalnya, tawas memiliki kegunaan sebagai obat tradisional yang dapat membantu menyembuhkan luka.

Bagi perempuan, manfaat tawas ini sudah tak perlu dipertanyakan lagi. Sejak zaman dahulu, tawas juga sudah dipercaya mampu membantu menghilangkan bau badan.

Baca Juga: Ingin Kulit Awet Muda? Lakukan 5 Kebiasaan ini Sejak Dini Moms

Tawas tergolong dalam batuan kristal yang tidak beracun dan aman jika digunakan sebagai deodoran alami.

Tawas memiliki sifat menyerap. Ketika digunakan, tawas bisa menyerap kotoran, racun, dan zat-zat berbahaya lainnya.

Jadi, dengan menggunakan tawas sebagai deodoran, bisa membantu menghilangkan bau badan juga. Yang tentu disebabkan karena bakteri-bakteri penyebab bau badan.

Selain dalam bidang kecantikan, laman Thought Co menjelaskan, tawas digunakan untuk memurnikan air dan digunakan untuk memproduksi pakaian atau tekstil yang tahan api.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Cushion Lebih Unggul dari Foundation

Cara menggunakan tawas sebagai deodoran pun mudah, cukup dengan mencelupkan tawas ke dalam sedikit air lalu dioleskan ke bagian ketiak.

Tak hanya tersedia dalam bentuk padat, sudah banyak juga toko online maupun offline yang menjual tawas bubuk.

Jika ingin mencerahkan ketiak, tawas juga dapat digunakan sebagai obat pemutih alami ketiak. karena tawas memiliki sifat yang dapat menjernihkan.

Efek ketiak yang lebih cerah pun akhirnya bisa didapatkan jika menggunakan tawas sebagai produk deodoran alami.

Demikianlah penjelasan singkat tentang tawas dan manfaatnya untuk memutihkan ketiak dan deodoran alami. Tertarik beralih menggunakan tawas?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bukan Cuma Sawit, Ini Penyebab Harga Minyak Goreng Ikut Naik

​Harga minyak goreng naik perlahan sejak awal tahun. Salah satu faktor utamanya adalah mahalnya kemasan plastik imbas konflik Timur Tengah.

Kata CEO SAP soal Masa Depan AI, Software Tak Tergantikan

​CEO SAP Christian Klein mengungkap masa depan AI yang ternyata sangat bergantung pada software, bukan menggantikannya dalam bisnis modern.

7 Pola Hidup Ini Jadi Biang Keladi Penyebab Kanker Ginjal, Segera Ubah Sekarang

Mengonsumsi gula dan garam berlebih adalah penyebab kanker ginjal yang jarang disadari. Temukan 7 pemicu lainnya untuk perlindungan optimal.

IHSG Berpotensi Melemah, Cek Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas (24/4)

IHSG masih bergerak volatil dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Jumat (24/4). Cek rekomendasi dari BRI Danareksa Sekuritas hari ini.

IHSG Masih Rawan Koreksi, Berikut Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (24/4)

IHSG masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan Jumat (24/4/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Dibuka Turun 0,3% ke Posisi 7.354 Pada Jumat Pagi (24/4)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung merosot ke zona merah pada pembukaan perdagangan Jumat, 24 April 2026.

Vivo Y600 Pro: Baterai 10.200mAh Siap Guncang Pasar Smartphone

Ponsel Vivo Y600 Pro hadirkan baterai 10.200mAh, terbesar di kelasnya, dengan fast charging 80W. Ketahui tanggal rilis dan spesifikasi lengkapnya.

Ini 4 Penyebab Pori-pori Membesar yang Sering Terlewat

Pori-pori membesar bukan hanya karena kotoran. Ada 4 faktor lain yang harus diwaspadai. Pahami penyebabnya dan cegah sebelum terlambat!

Harga Naik Tujuh Kali Lipat, BEI Kunci Lagi Saham WBSA

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA).

IHSG Masih Melemah, Intip 6 Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (24/4)

IHSG masih rawan terkoreksi pada perdagangan Jumat (24/4/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari BNI Sekuritas