M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Kenali Risiko Preeklampsia atau Keracuanan Kandungan pada Ibu Hamil

Kenali Risiko Preeklampsia atau Keracuanan Kandungan pada Ibu Hamil
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Preeklampsia atau keracunan kandungan adalah kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah disertai dengan adanya protein dalam urine. Kondisi ini terjadi setelah usia kehamilan lebih dari 20 minggu.

Meskipun penyebabnya belum diketahui pasti, tetapi kondisi ini bisa juga disebabkan oleh kelainan perkembangan dan fungsi plasenta, yaitu organ yang berfungsi menyalurkan darah dan nutrisi untuk janin, healthline.

Frekuensi kejadian preeklamsia di Indonesia sekitar 3%-10% dari semua jumlah kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita preeklamsia. Dilansir dari Parent University, kenali risiko preeklampsia atau keracuanan kandungan pada ibu hamil dengan mengetahui gejala-gejalanya seperti berikut.

Baca Juga: Tips Rangsang Gerakan Janin untuk Ibu Hamil

  1. Gangguan penglihatan atau mata kabur
  2. Edema atau pembengkakan pada wajah, tangan dan kaki
  3. Jumlah urine berkurang
  4. Sesak napas
  5. Nyeri perut
  6. Sakit kepala 
  7. Rasa nyeri tepat di bawah rusuk

Melihat data dari penelitian Erna Suparman dalam Jurnal e-Clinic (eCl), Volume 4, Nomor 1, Januari-Juni 2016 menyebutkan bahwa di Indonesia Maternal Mortality Ratio (MMR) periode 2008 sampai 2012 sebesar 359 kematian per 100.000 kelahiran hidup.

Frekuensi kejadian preeklamsia di Indonesia sekitar 3-10% dari semua jumlah kehamilan. Melihat angka yang tinggi tersebut, kenali risiko preeklampsia atau keracuanan kandungan pada ibu hamil, dengan mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan itu terjadi, diantaranya.

Baca Juga: Olahraga Aman untuk Ibu Hamil di Trimester Ketiga Kehamilan

  1. Memiliki keluarga (saudara atau ibu) yang pernah mengalami preeklamsia
  2. Obesitas
  3. Pernah mengalami preeklampsia pada kehamilan sebelumnya
  4. Menderita penyakit tertentu seperti hipertensi, penyakit ginjal, lupus, diabetes
  5. Mengandung bayi kembar
  6. Hamil diatas usia 40 tahun atau di bawah 20 tahun

Oleh sebab itu, jangan dianggap remeh ya, Moms. Wajib rutin melakukan cek kesehatan secara rutin dan cepat lakukan konsultasi kepada dokter untuk mencari tahu penyebabnya. 

Selanjutnya: Bahaya Makan Beras Mentah, Moms Yang Ngidam Wajib Tahu!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

15 Menu Diet untuk Sarapan agar Berat Badan Turun

Ada beberapa rekomendasi menu diet untuk sarapan agar berat badan turun. Yuk, intip selengkapnya di sini!  

ROMAN Luncurkan 11 Koleksi Granit Premium Xtra 100x100 cm, Ada Tiga Special Effect

​ROMAN meluncurkan 11 koleksi granit premium terbaru seri Xtra berukuran 100x100 cm, ada tiga spesial effect

Ada Diskon 20% hingga Rp1 Juta, Ini Promo Indodana di Planet Sports Run

Indodana PayLater menghadirkan sejumlah promo untuk peserta Planet Sports Run 2026, mulai dari cicilan 0% hingga diskon hingga Rp1 juta.​  

10 Cara Bikin Berat Badan Bertambah yang Efektif dalam Seminggu

Ternyata begini, lho, cara bikin berat badan bertambah yang efektif dalam seminggu. Mau coba?             

Bukan Nggak Ngemil! Ini 10 Snack untuk Diet yang Rendah Kalori Wajib Coba

Ada beberapa rekomendasi snack untuk diet yang rendah kalori, lho. Yuk, intip selengkapnya di sini!   

7 Tips Diet agar Berat Badan Turun Cepat secara Alami

Yuk, ketahui beberapa tips diet agar berat badan turun cepat secara alami berikut ini! Apa saja ya?   

5 Fitur Aplikasi Lark Untuk Efisiensikan Kinerja Perusahaan

5 cara aplikasi Lark mendorong kinerja perusahaan lebih cerdas dan produktif di era digital, tidak lagi pindah-pindah aplikasi. 

15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Menggantikan Nasi

Apa saja makanan diet yang mengenyangkan untuk menggantikan nasi, ya? Intip daftarnya di sini, yuk! 

13 Makanan Rendah Kalori yang Bagus Dikonsumsi saat Diet

Mari intip beberapa makanan rendah kalori yang bagus dikonsumsi saat diet berikut ini. Apa saja, ya?

12 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari jika Ingin Berat Badan Turun

Intip sejumlah makanan dan minuman yang harus dihindari jika ingin berat badan turun. Apa sajakah itu?