M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kenali Penyebab Asam Urat Sejak Awal, Ini Cara Mencegahnya agar Tidak Kambuh!

Reporter: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Penyebab asam urat sejak awal wajib Anda ketahui untuk mencegah kondisi yang semakin buruk. Selain itu, Anda juga perlu menerapkan hidup sehat dengan mengonsumsi makanan rendah purin untuk mengontrol kadar asam urat.

Obesitas juga dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh. Sehingga, Anda harus menjaga berat badan yang ideal melalui pola makan sehat dan olahraga teratur.

Selalu perhatikan jumlah kalori yang dikonsumsi dan pastikan untuk bergerak aktif setiap hari untuk mengurangi risiko penumpukan kristal asam urat. Dilansir dari Healthline, berikut ini cara mencegah asam urat dan tips mengenali penyebab asam urat:

Baca Juga: Cara Menurunkan Asam Urat dengan Buah Segar di Rumah, Berikut Daftarnya!

Penyebab asam urat 

  • Daging merah 
  • Jeroan 
  • Kerang dan beberapa jenis ikan seperti ikan teri dan ikan tuna
  • Minuman beralkohol
  • Makanan yang mengandung sirup tinggi fruktosa 
  • Cedera sendi

Cara mencegah asam urat kambuh

1.Perubahan pola makan 

Tidak semua orang dengan asam urat mengalami gejala, tapi bagi sebagian orang kelebihan asam urat bisa membentuk kristal di persendian dan memicu serangan asam urat.

Salah satu cara mencegah asam urat paling efektif adalah mengatur pola makan. Makanan dan minuman yang Anda konsumsi sangat mempengaruhi kadar asam urat. 

Makanan yang mengandung tinggi purin dapat meningkatkan produksi asam urat, sementara makanan rendah purin dapat membantu mengendalikan kadar asam urat.

Berikut ini beberapa contoh makanan rendah purin:

  • Air putih 
  • Kopi
  • Ceri dan jus ceri
  • Susu skim dan produk susu rendah lemak
  • Makanan gandum utuh seperti oatmeal dan quinoa
  • Kacang-kacangan dan selai kacang tanpa gula

2.Perubahan gaya hidup

Selain mengatur pola makan, perubahan gaya hidup juga sangat penting. Anda bisa mengonsumsi makanan sehat rendah purin dan hindari makanan tinggi lemak yang bisa memperburuk kondisi.

Turunkan berat badan jika Anda mengalami obesitas, karena berat berlebih meningkatkan risiko asam urat. Olahraga secara rutin sangat dianjurkan untuk membakar kalori dan mengurangi tekanan pada sendi. 

Pilih olahraga berdampak rendah seperti berenang, bersepeda, atau jalan kaki. Kurangi konsumsi minuman beralkohol yang dapat meningkatkan kadar asam urat.

3.Atasi sleep apnea penyebab asamurat

Beberapa penelitian menemukan bahwa mengobati sleep apnea juga dapat membantu mengendalikan kadar asam urat. Sleep apnea adalah gangguan pernapasan saat tidur yang menyebabkan penurunan oksigen di jaringan tubuh. 

Kondisi ini bisa meningkatkan kadar asam urat. Sebuah penelitian tahun 2021 menunjukkan bahwa penggunaan mesin CPAP untuk mengobati sleep apnea dapat menurunkan kadar asam urat. 

Jadi, jika Anda mengalami sleep apnea, pengobatan kondisi ini juga penting sebagai bagian dari pencegahan asam urat.

4.Pengobatan 

Selain perubahan pola makan dan gaya hidup, ada juga obat-obatan yang membantu mencegah serangan asam urat. Anda bisa mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti naproxen sodium atau ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

Selain itu, Anda bisa mengobati asam urat dengan kortikosteroid oral atau suntik seperti prednison. Obat yang menghambat produksi asam urat seperti allopurinol, febuxostat, atau obat juga mampu membantu mengeluarkan asam urat.

Namun beberapa obat juga bisa memicu peningkatan asam urat, misalnya obat diuretik yang sering dipakai untuk tekanan darah tinggi dan aspirin dosis rendah. Obat lain yang bisa meningkatkan risiko asam urat antara lain obat antituberkulosis, kemoterapi, imunosupresan, dan vitamin B3. 

Jika Anda memakai obat-obatan tersebut, konsultasikan dengan dokter agar mendapat alternatif yang lebih aman.

Baca Juga: Cara Menurunkan Asam Urat dengan Biji Labu, Alternatif Pengobatan Terbaik

Tidak ada obat yang benar-benar menyembuhkan asam urat. Namun, dengan perubahan gaya hidup dan pengobatan yang tepat, nyeri kambuhnya bisa dikendalikan untuk jangka panjang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Makanan yang Lebih Sehat Dimakan Mentah daripada Dimasak

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang lebih sehat dimakan mentah daripada dimasak, lho. Apa sajakah itu?  

6 Mitos tentang Karbohidrat yang Tidak Perlu Dipercaya

Ini dia beberapa mitos tentang karbohidrat yang tidak perlu dipercaya. Apa sajakah itu?             

5 Rekomendasi Minyak Paling Sehat untuk Saus Salad Anda

Yuk, coba beberapa rekomendasi minyak paling sehat untuk saus salad Anda. Ada apa saja?                  

Ruangan Sempit Terasa Sesak? Coba 6 Trik Cat Ini biar Rumah Tampak Lebih Luas

Trik pengecatan sederhana ini bisa membuat ruangan kecil terlihat lebih luas, nyaman, dan estetik tanpa renovasi besar.  

Ini Hal yang Disesali Pemilik Rumah saat Beli Meja Dapur Quartz Sebelum Renovasi

Sebelum memilih meja dapur quartz, yuk pahami dahulu kelebihan, kekurangan, dan pengalaman nyata pasca renovasi.​

Rumah Ramah ADHD Dewasa Makin Dicari, Ini Ide Desain yang Direkomendasikan

Berikut ini inspirasi rumah ramah ADHD yang bantu aktivitas lebih teratur, fokus meningkat, dan rutinitas harian terasa ringan.​

7 Efek Samping Serius Konsumsi Minuman Energi secara Rutin

Ada beberapa efek samping serius konsumsi minuman energi secara rutin, lho. Yuk, intip pembahasan lengkapnya di sini!  

3 Cara Magnesium Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Begini cara magnesium menjaga kesehatan jantung Anda. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini!       

10 Rekomendasi Kacang Tinggi Serat untuk Dikonsumsi

 Intip beberapa rekomendasi kacang tinggi serat untuk dikonsumsi berikut ini, yuk! Ada apa saja?           

7 Makanan yang Bisa Berinteraksi dengan Obat, Jangan Dikonsumsi Bersamaan!

Ini dia beberapa makanan yang bisa berinteraksi dengan obat yang Anda konsumsi. Cek daftarnya di sini, yuk!