M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kemenkes Sebut Larangan Iklan Susu Formula Bayi Untuk Dukung Program ASI Eksklusif

Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - Pemerintah telah memperketat regulasi terkait susu formula bayi dan produk pengganti air susu ibu lainnya. Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 2024 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023.

Dalam regulasi tersebut, diatur mengenai larangan penjualan, penawaran, pemberian potongan harga, hingga promosi iklan.

Dalam pasal 33 PP 28 tahun 2024 disebutkan, produsen atau distributor susu formula bayi dan/atau produk pengganti air susu ibu lainnya dilarang melakukan kegiatan yang dapat menghambat pemberian air susu ibu eksklusif.

Kementerian Kesehatan pun buka suara mengenai aturan susu formula bayi dan produk pengganti air susu ibu lainnya, khususnya yang berkaitan dengan larangan iklan susu formula.

"Kebijakan larangan iklan susu formula untuk mendukung program ASI eksklusif, yang juga disesuaikan dengan rekomendasi Majelis Kesehatan Dunia (World Health Assembly/WHA),” ujar Kepala Biro Hukum Kementerian Kesehatan Indah Febrianti, seperti dikutip dari situs resmi Kemenkes, Senin (12/8).

Baca Juga: 5 Tanda Paru-Paru Bermasalah, Salah Satunya Sesak Napas

Sesuai dengan isi Pasal 33 PP Kesehatan, berbagai kegiatan yang dapat menghambat pemberian ASI eksklusif antara lain:

1. Pemberian contoh produk susu formula bayi dan atau produk pengganti air susu ibu lainnya secara cuma-cuma, penawaran kerja sarna, atau bentuk apapun kepada fasilitas pelayanan kesehatan, upaya kesehatan bersumber daya masyarakat, tenaga medis, tenaga kesehatan, kader Kesehatan, ibu hamil, atau ibu yang baru melahirkan.

2. Penawaran atau penjualan langsung susu formula bayi dan/atau produk pengganti air susu ibu lainnya ke rumah.

3. Pemberian potongan harga atau tambahan atau sesuatu dalam bentuk apapun atas pembelian susu formula bayi dan/atau produk pengganti air susu ibu lainnya sebagai daya tarik dari penjual.

4. Penggunaan tenaga medis, tenaga kesehatan, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan pemengaruh media sosial untuk memberikan informasi mengenai susu formula bayi dan/atau produk pengganti air susu ibu lainnya kepada masyarakat.

5. Pengiklanan susu formula bayi dan/atau produk pengganti air susu ibu lainnya dan susu formula lanjutan yang dimuat dalam media massa, baik cetak maupun elektronik, media luar ruang, dan media sosial.

6. Promosi secara tidak langsung atau promosi silang produk pangan dengan susu formula bayi dan/atau produk pengganti air susu ibu lainnya.

Sementara itu, Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Lovely Daisy mengatakan bahwa perlindungan, promosi, dan dukungan terhadap pemberian ASI penting sebagai salah satu cara paling efektif untuk memastikan kesehatan dan kelangsungan hidup anak.

Menurutnya, pelu penguatan pemantauan dan penegakan sanksi, melihat dalam beberapa laporan pelanggaran kode etik pemasaran susu formula, masih terjadi penggunaan label yang tidak tepat, promosi di fasilitas pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan yang mempromosikan, serta promosi silang antar-produk.

Pemberian ASI eksklusif yang dilakukan sejak anak lahir hingga berusia 6 bulan, kemudian dilanjutkan sampai anak berusia 2 tahun disertai dengan disertai pemberian makanan pendamping ASI (MPASI), memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan anak.

“Untuk itu, diperlukan aturan dan perlindungan dari promosi susu formula dalam segala bentuknya menjadi penting. Tujuannya, menjamin keberlangsungan pemberian ASI dan pemberian MPASI yang tepat,” terang Lovely Daisy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ada 7 Manfaat Buah Semangka untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Tekanan Darah

Selain segar, ada beragam manfaat lain dari buah semangka untuk kesehatan yang sebaiknya Anda ketahui berikut.

Alternatif Obat Kolesterol Selain Statin yang Aman: Penurunan hingga 50%

Penggunaan statin saat hamil berisiko memengaruhi janin. Cek daftar alternatif obat kolesterol obat non-statin yang jauh lebih aman.

Menu Sarapan Sehat Bikin Gula Darah Normal: Serat Dukung Sensitivitas Insulin

Dokter merekomendasikan asupan serat 35 gram per hari untuk penderita diabetes. Lihat dampak sarapan sehat yang membuat gula darah normal.

Keunikan Kamera Ganda 200MP Xiaomi 18 Pro: Kenalkan Layar Privasi Ala Samsung

Xiaomi 18 Pro siap mengadopsi fitur layar privasi ala Samsung. Ketahui rahasia teknologi 2K yang menjaga tampilan dari intipan.​

Daftar Makanan Sehat untuk Penderita Usus Buntu, Coba Minum Jus Sayur

Untuk mengurangi gejala ringan atau pencegahan setelah operasi usus buntu, ada beberapa buah dan sayur guna kesehatan penderita usus buntu.

Bebas dari Penyakit Jantung Tanpa Mahal, Cukup Lakukan 6 Rutinitas Pagi Ini yuk

Tak perlu biaya mahal untuk menekan risiko penyakit jantung. Simak langkah mudah di pagi hari yang ampuh tingkatkan kesehatan jantung Anda.

Kumpulan Link Twibbon Hari Hepatitis Sedunia 2026 Paling Baru, Gratis Download

Meramaikan peringatan dan kampanye ini, Anda bisa menggunakan twibbon Hari Hepatitis Sedunia 2026 terbaru ini di media sosial.​

30 Ucapan Hari Hepatitis Sedunia 2026 Penuh Inspirasi untuk Caption Sosmed

Beberapa ucapan Hari Hepatitis Sedunia 2026 berikut bisa Anda jadikan inspirasi untuk menulis caption atau berkirim pesan.​

7 Cara Memperbarui Kamar Tidur biar Lebih Nyaman Tanpa Renovasi Besar

Kamar tidur terasa membosankan? Coba 7 cara sederhana ini untuk membuatnya lebih rapi, segar, dan nyaman tanpa renovasi besar.

7 Panduan Aman Menggunakan Earphone agar Telinga Tetap Sehat, Simak yuk

Ingin tetap nyaman mendengarkan musik tanpa merusak pendengaran? Simak cara tepat memakai earphone yang aman untuk telinga Anda.