MOMSMONEY.ID - Berikut desain kamar mandi ternyata bisa memengaruhi harga rumah Anda lo. Hindari 6 kesalahan ini biar nilai properti tetap tinggi.
Kamar mandi sekarang punya peran penting dalam menentukan kesan sebuah rumah. Banyak calon pembeli justru lebih detail memperhatikan area ini dibanding ruangan lain karena dianggap mencerminkan kenyamanan dan kualitas hunian secara keseluruhan.
Tidak sedikit pemilik rumah yang fokus mempercantik kamar mandi agar terlihat mewah, padahal beberapa desain tertentu justru bisa membuat nilai jual rumah menurun.
Bersumber dari Real Simple dan pendapat sejumlah agen properti, tren pembeli rumah saat ini lebih menyukai kamar mandi yang simpel, nyaman dipakai, serta mudah dirawat.
Di Indonesia sendiri, konsep kamar mandi minimalis modern masih menjadi pilihan favorit karena dinilai lebih awet secara tampilan dan cocok untuk berbagai tipe rumah.
“Pembeli rumah saat ini lebih tertarik pada kamar mandi yang praktis, terasa lega, dan tidak membutuhkan banyak renovasi tambahan,” ujar Karen Kostiw dari Coldwell Banker Warburg.
Baca Juga: 15 Inspirasi Renovasi Teras Rumah yang Bikin Hunian Terlihat Lebih Glamor
Kamar mandi terlalu kecil bikin kurang nyaman
Ukuran kamar mandi ternyata sangat berpengaruh terhadap minat calon pembeli rumah. Kamar mandi yang sempit sering membuat orang merasa tidak nyaman karena ruang geraknya terbatas.
Saat ini, banyak keluarga di Indonesia mulai menyukai desain kamar mandi yang terasa lega dan memiliki sirkulasi udara baik. Apalagi untuk rumah modern, kamar mandi sering dipakai sebagai area relaksasi setelah beraktivitas seharian.
Peter Athanasopoulos, agen properti dari Compass Real Estate, mengatakan orang tidak ingin merasa sesak ketika menggunakan kamar mandi. Karena itu, desain ruang yang terlalu kecil bisa menjadi nilai minus saat rumah dijual.
Tempat penyimpanan minim sering jadi masalah
Banyak orang baru menyadari pentingnya area penyimpanan setelah kamar mandi mulai terlihat berantakan. Lemari kecil atau meja wastafel tanpa ruang penyimpanan cukup sering membuat perlengkapan mandi menumpuk di berbagai sudut.
Calon pembeli biasanya lebih tertarik pada kamar mandi yang sudah memiliki kabinet praktis sehingga tidak perlu renovasi tambahan. Selain membuat ruangan lebih rapi, penyimpanan yang cukup juga memberi kesan kamar mandi lebih modern dan nyaman digunakan sehari hari.
Desain sederhana dengan rak tertutup kini lebih diminati dibanding model terbuka yang mudah terlihat penuh.
Motif ubin berlebihan cepat terlihat kuno
Mengikuti tren desain memang tidak salah, tetapi memilih motif ubin yang terlalu ramai bisa membuat kamar mandi cepat terasa usang. Hal ini juga berlaku pada lemari dengan model terlalu unik atau warna yang terlalu mencolok.
Banyak agen properti menyebut desain netral masih menjadi pilihan paling aman karena lebih mudah diterima banyak orang. Warna putih, abu abu, krem, atau nuansa earthy masih mendominasi tren interior rumah di Indonesia sepanjang 2026.
Selain lebih timeless, desain sederhana juga membuat calon pembeli lebih mudah membayangkan konsep rumah sesuai gaya mereka sendiri.
Baca Juga: Warna Rumah Bisa Mempengaruhi Mood dan Kualitas Tidur lo, Ini Penjelasan Ahli
Jacuzzi mulai kurang diminati pembeli rumah
Dulu jacuzzi dianggap simbol kemewahan dalam rumah. Namun sekarang, banyak pembeli justru menganggap fitur ini merepotkan karena membutuhkan perawatan ekstra dan biaya yang tidak sedikit.
Robert E. Elson dari Coldwell Banker Warburg mengatakan jacuzzi sering menjadi bagian rumah yang ingin diganti oleh pemilik baru. Selain memakan ruang, komponen jacuzzi juga rentan mengalami kerusakan jika jarang digunakan.
Sebagian besar pembeli kini lebih memilih bathtub sederhana dengan desain minimalis karena lebih praktis dan mudah dibersihkan.
Rumah tanpa bathtub dianggap kurang lengkap
Walaupun shower semakin populer, keberadaan bathtub masih dianggap penting oleh sebagian keluarga. Terutama untuk rumah yang dihuni anak kecil atau penghuni yang senang berendam untuk relaksasi.
Jeremy Kamm dari Coldwell Banker Warburg menjelaskan rumah tanpa bathtub sama sekali bisa mengurangi daya tarik di mata pembeli tertentu. Namun sebaliknya, kamar mandi yang hanya memiliki bathtub tanpa shower juga mulai ditinggalkan.
Tren hunian modern sekarang lebih mengarah pada kombinasi shower dan bathtub agar fungsi kamar mandi lebih fleksibel.
Desain terlalu personal bikin pembeli ragu
Tidak sedikit pemilik rumah yang ingin menampilkan karakter pribadi melalui desain kamar mandi. Mulai dari warna mencolok sampai motif unik yang sangat berbeda dari desain rumah pada umumnya.
Sayangnya, konsep seperti ini tidak selalu cocok untuk pasar properti. Dan Ragone dari Coldwell Banker Warburg menyebut kamar mandi yang terlalu personal justru sering membuat calon pembeli merasa kurang nyaman.
Saat ini, desain yang clean, hangat, dan mudah dipadukan dengan berbagai konsep interior jauh lebih diminati. Selain terlihat elegan, kamar mandi dengan warna netral juga memberi kesan lebih bersih dan luas.
Baca Juga: Rumah Terasa Membosankan? Ini 6 Tanda Hunian Anda Sudah Waktunya Disegarkan
Kamar mandi simpel justru lebih disukai
Banyak orang mengira kamar mandi mewah otomatis membuat harga rumah naik. Padahal, tren properti saat ini menunjukkan pembeli lebih mencari desain yang fungsional, mudah dirawat, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Pemilik rumah sebaiknya fokus pada pencahayaan, ventilasi, tata letak, dan kualitas material dibanding terlalu mengejar dekorasi berlebihan.
Kamar mandi yang sederhana tetapi terasa nyaman justru lebih mudah menarik perhatian calon pembeli dan membantu menjaga nilai jual rumah tetap tinggi di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News