M O M S M O N E Y I D
AturUang

Kebutuhan Pokok Melejit! Masyarakat Desa Rasakan Pukulan Dollar, Ini Dampak Nyatanya

Kebutuhan Pokok Melejit! Masyarakat Desa Rasakan Pukulan Dollar, Ini Dampak Nyatanya
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Dampak kenaikan dollar AS menjadi perbincangan hangat setelah pernyataan Prabowo Subianto dalam salah satu pidatonya yang menyebut bahwa masyarakat desa tidak memakai dollar.

Pernyataan ini tampak seolah-olah mereka kebal dari gejolak nilai tukar. Sontak saja menuai reaksi luas, terutama pada Jumat, 15 Mei 2026, nilai tukar rupiah telah menembus level Rp 17.600 per US$1. 

Baca Juga: Ekonomi Sulit, Kenapa Kafe & Mall Tetap Ramai? Pahami Apa Itu Lipstick Effect Berikut

Para pengamat ekonomi menilai, pernyataan tersebut terkesan meremehkan masalah yang sebenarnya kompleks. Meskipun keseharian warga desa tidak bertransaksi langsung dengan dolar, namun harga pupuk, pakan ternak, hingga alat pertanian yang sebagian besar merupakan produk impor atau berbahan baku impor, ikut melambung. 

Jadi, benarkah masyarakat desa tidak terkena dampak kenaikan dollar?

Berikut beberapa dampak kenaikan dolar bagi masyarakat desa yang nyata dalam kehidupan mereka, dikutip dari pajakku.com:

Baca Juga: Efek Dollar Naik: Rupiah Anjlok, Ini 4 Dampak Nyata ke Kantong Anda

1. Biaya impor meningkat

Jika melihat kembali matapencaharian masyarakat desa yang biasanya adalah petani dan peternak, maka produk yang mereka gunakan sebagian besar adalah barang impor. Apa saja?

Ada pupuk, pakan ternak, solar untuk bahan bakar traktor, hingga obat-obatan generik. Semua produk tersebut adalah kebutuhan masyarakat desa untuk mendukung matapencahariannya.

Ketika rupiah melemah, maka kondisi ini sangat dirasakan oleh masyarakat desa. Di mana biaya tersebut menjadi naik. 

2. Harga pangan naik

Kenaikan harga tidak hanya berdampak pada barang-barang impor saja. Tetapi juga pada bahan-bahan pangan di pasar.

Misalnya saja tahu dan tempe, tepung terigu, dan gula. Hal ini tidak sebatas melihat tahu dan tempe sebagai makanan sederhana, namun bahan utama yang digunakan adalah kedelai. Di mana kedelai masih diimpor oleh Indonesia, salah satunya dari Amerika Serikat.

Kondisi tersebut pun membuat anggaran rumah tangga menjadi lebih besar, sedangkan penghasilan mereka tetap, bahkan tergolong rendah.

Baca Juga: Rupiah Anjlok! Posisi ke-5 Mata Uang Terlemah Dunia pada 2026, Ini Daftarnya

3. Daya beli turun

Masyarakat desa justru menjadi kelompok yang paling rentan terkena dampak dari kenaikan dollar yang membuat rupiah menjadi lemah. 

Pendapatan yang masyarakat desa peroleh sebagian besar digunakan untuk kebutuhan pokok mereka. Misalnya saja makanan dan energi.

Ketika rupiah lemah, maka harga kebutuhan mereka menjadi naik, kemampuan untuk menabung berkurang karena harus mencukupi kebutuhan sehari-hari, harus mengurangi konsumsi, dan bagi petani kecil harus berhadapan dengan kenaikan biaya produksi pertanian.

Maka, dampak kenaikan dolar bagi masyarakat desa adalah nyata, meskipun tidak terlihat dalam transaksi sehari-hari. 

Dollar tak tampak di sawah, tapi getirnya terasa di dapur setiap desa. Sadarilah, bahwa dampak kenaikan dollar adalah pukulan bisu bagi mereka yang paling jauh dari gemuruh ekonomi global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Lewat Program Ini, Keterbatasan Bukanlah Penghalang untuk Berkarya

Penyandang disabilitas mengikuti kegiatan KREASIK yang memadukan pelatihan keterampilan dan sosialisasi literasi keuangan.​

Promo Pepper Lunch Spesial Kemerdekaan: Buy 1 Free 1 untuk 17 Nama Ini, Cek Sekarang

Manfaatkan promo Pepper Lunch edisi Kemerdekaan ke-81 dengan penawaran Buy 1 Free 1 khusus untuk 17 pemilik nama terpilih.

Jangan Dibuang Kumpulkan di Sini, Botol PET Bekas Kini Bisa Punya Kehidupan Kedua

Dari botol bekas jadi kemasan baru, berikut ini cara Coca-Cola dan M Mart lewat Recycle Me mendorong ekonomi sirkular.

Punya Mimpi Ikut Marathon Internasional? GMC Active Bagi Tips Menuju SGIM 2026

Bukan sekadar tiket race, berikut ini perjalanan yang disiapkan GMC Active untuk pelari Indonesia ke SGIM 2026.

Cara Cek Desil Bansos Pakai NIK Agustus 2026, Lengkap Link Resmi & Arti Desil 1-10

Simak panduan cara cek desil di situs resmi Kemensos dan pahami urutan desil untuk mengetahui kelayakan keluarga Anda sebagai penerima bansos.

Resep Warisan Keluarga Jadi Inspirasi Menu Ini Rasa Kita McDonald’s Indonesia

Bukan sekadar resep rumahan, McDonald’s Indonesia angkat cerita warisan keluarga lewat Ini Rasa Kita.

Ramalan Zodiak Kamis 13 Agustus 2026, Ini Keadaan Asmara dan Karier Hari Ini

Simak ramalan 12 zodiak Kamis 13 Agustus 2026, cek peruntungan asmara, karier, keuangan, dan kesehatan hari ini.

Ramalan Shio Hari Ini Kamis 13 Agustus 2026, Ada Pengaruh yang Berbeda

Yuk, simak ramalan shio hari ini Kamis 13 Agustus 2026, mulai dari karier, keuangan, cinta, kesehatan hingga shio beruntung.

Harga Emas Antam Hari Ini (13/8) Naik Lagi, Harga 1 Gram Kini Rp 2.700.000

Harga emas Antam kembali menguat pada perdagangan Kamis (13/8). Harga emas 1 gram naik Rp 20.000 menjadi Rp 2.700.000 per gram,. Cek selengkapnya

IHSG Masih Bisa Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas Kamis (13/8)

IHSG berpotensi melanjutkan penguatan setelah MSCI mengumumkan bahwa Indonesia tetap berada dalam kategori emerging market​.