M O M S M O N E Y I D
AturUang

Kebutuhan Melambung Tinggi, Anak Kos Wajib Tahu 7 Cara Mengatur Uang Bulanan Ini

Kebutuhan Melambung Tinggi, Anak Kos Wajib Tahu 7 Cara Mengatur Uang Bulanan Ini
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Cara mengatur uang bulanan bagi anak kos kini menjadi tantangan tersendiri di tengah kondisi ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja. 

Konflik antar negara di Timur Tengah yang tak kunjung usai, ditambah dengan nilai dollar yang kini menyentuh Rp 18.000, membuat rupiah semakin tertekan.

Tak bisa dipungkiri, situasi ini berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk anak kos. 

Harga kebutuhan pokok melambung tinggi, biaya kos harus dibayar setiap bulan, dan transportasi untuk kerja maupun sekolah tidak bisa dihindari. 

Baca Juga: Ini 6 Cara Menjaga Keuangan biar Tetap Aman saat Rupiah Sedang Melemah

Di sinilah pentingnya cara mengatur uang secara lebih ketat dan cerdas. Memang tidak mudah, tapi dengan kedisiplinan dan strategi baru, uang yang terbatas bisa tetap cukup hingga akhir bulan. 

Berikut beberapa cara mengatur uang bulanan anak kos yang bisa Anda terapkan, mengutip dari www.dinamika.ac.id:

1. Membuat catatan anggaran

Anda perlu untuk membiasakan diri membuat catatan anggaran, baik harian, mingguan, dan bulanan. Catatlah pemasukan yang Anda dapatkan, baik dari orang tua, kerja part time, atau beasiswa.

Lalu, bagi ke beberapa kategori, seperti biaya makan, transportasi, hingga hiburan. Untuk mempermudah, Anda bisa memanfaatkan aplikasi untuk mencatat anggaran tersebut agar lebih rapi dan jelas.

Baca Juga: Bisnis Anda Terancam? Rupiah Anjlok, Ini 4 Strategi Pengusaha biar Tetap Bertahan

2. Kurangi jajan, masak sendiri

Jika biasanya lebih sering jajan, kini mulailah untuk masak sendiri. Jika Anda tidak bisa masak, mulailah untuk mempelajarinya melalui YouTube, TikTok, atau minta tolong oleh teman yang bisa masak.

Selain dapat hematnya, Anda juga dapat sehatnya karena bahan-bahan yang digunakan hanya Anda yang memastikan kebersihannya.

3. Stop ngopi mahal

Anda punya kebiasaan ngopi? Sebaiknya kurangi kebiasaan ini alias jangan dilakukan setiap hari ya. Apalagi jika kopi yang Anda beli tergolong mahal.

Jika ingin ngopi, Anda bisa membeli kopi sachet dan membuatnya sendiri di kos dan menikmatinya sambil belajar, mengerjakan tugas, atau nonton. Begini lebih hemat, lo.

Baca Juga: Tips Mengatur Finansial Sesuai Usia, Biar Keuangan Aman sampai Hari Tua

4. Manfaatkan promo dan diskon

Sering-seringlah mengecek media sosial Anda untuk mengetahui adanya promo dan diskon. Lumayan banget bisa membeli barang dengan harga yang lebih murah.

Tapi, jangan sampai kalap ya. Pastikan Anda membeli barang yang benar-benar dibutuhkan saja, bukan barang yang hanya sekadar ingin beli.

5. Pisahkan tabungan di awal

Cara mengatur uang berikutnya adalah dengan memisahkan tabungan di awal. Saat Anda baru mendapat kiriman dari orang tua atau gaji cair, langsung sisihkan beberapa persen untuk ditabung.

Anda perlu memiliki rekening terpisah agar tidak menggunakan uang dalam tempat yang sama. Jika sudah dipisahkan sejak awal, otomatis Anda harus merasa cukup dengan sisa uang yang ada.

Baca Juga: Stres Hilang, Ini 4 Tips Self Reward Anti Boncos di Tengah Ekonomi Sulit

6. Beri batasan untuk dana hiburan

Hiburan memang penting untuk membuat pikiran lebih fresh serta menikmati hasil kerja keras Anda. Namun, tetap harus memberikan batasan dana untuk hiburan ini.

Di samping itu, Anda juga bisa mencari hiburan gratis dan mudah dijangkau, seperti nonton YouTube, jalan-jalan sore di taman, dan membaca buku di perpustakaan pemerintah.

7. Cari penghasilan tambahan

Dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil seperti ini dan kebutuhan yang semakin melambung, ada baiknya jika Anda mencari penghasilan tambahan.

Apalagi saat ini semakin banyak kerja part time dan freelance online yang bisa Anda manfaatkan. Seperti penulis web, admin, hingga content creator yang waktunya lebih fleksibel.

Ingat, cara mengatur uang yang baik bukan hanya soal berhemat, tetapi juga menyelamatkan Anda dari stres finansial di masa sulit seperti sekarang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Valuasi Obligasi Menarik, Investor Disarankan Tetap Jaga Daya Tahan Portofolio

Ketidakpastian suku bunga global, harga energi, rupiah dan kebijakan domestik membuat investor harus selektif, meski valuasi obligasi menarik.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (13/8), Hanya Provinsi Ini Masih Turun Hujan Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Kamis 13 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

5 Tanda Kulit Kekurangan Ceramide, Bukan Hanya Kemerahan

Berikut adalah 5 tanda kulit kekurangan ceramide yang harus Anda perhatikan agar kesehatan kulit kembali optimal.

Benar Bikin Cepat Langsing? Ini 6 Risiko Diet Tinggi Protein yang Bisa Merusak Ginjal

Banyak orang memilih diet tinggi protein untuk membakar lemak, namun abai akan bahaya kesehatannya. Pahami risikonya agar tidak salah langkah!

Selisih Harga Jual-Buyback Emas Kian Lebar, Cek Spread Paling Tipis

Selisih harga jual-buyback paling tipis Rp 130.000 per gram, sedangkan yang terlebar mencapai Rp 264.300 per gram.

Makan Mi Ayam Pakai Saus dan Micin Brutal, Waspadai 7 Bahaya bagi Tubuh

Mengonsumsi saus instan dan MSG berlebihan dapat memicu berbagai risiko penyakit kronis seperti diabetes hingga kerusakan saraf.

Harga Buyback Emas Hari Ini Turun, Antam Tetap di Posisi Teratas

Harga buyback emas hari ini mayoritas turun. Antam masih mencatat harga buyback tertinggi, sedangkan harga UBS paling rendah.

Ramalan Shio Besok Kamis 13 Agustus 2026, Cek Peruntungan Paling Hoki

Simak ramalan shio Kamis 13 Agustus 2026, cek peluang karier, keuangan, cinta, kesehatan, dan shio paling beruntung yang lengkap di sini.

Waspada Kabut dan Asap, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur Kamis dan Jumat didominasi cerah, dengan suhu berkisar 14–32 derajat Celsius.

Pasar Global Terbuka, Ini yang Perlu Disiapkan Pelaku UMKM

​Trade Indonesia menyiapkan sejumlah layanan untuk mendukung pelaku usaha, mulai dari promosi digital hingga akses ekspor-impor dan pembiayaan