M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kebiasaan yang Memicu Asam Urat, Alkohol dan Fruktosa jadi Biang Kerok

Kebiasaan yang Memicu Asam Urat, Alkohol dan Fruktosa jadi Biang Kerok
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Beberapa kebiasaan yang tidak sehat bisa memicu asam urat. Asam urat adalah senyawa alami di dalam tubuh. Namun, jika kadarnya terlalu tinggi, kristal asam urat yang tajam dapat menumpuk di sendi. 

Noreen Iftikhar, dokter umum, memaparkan bahwa asam urat menyebabkan gejala seperti nyeri, pembengkakan, kemerahan rasa hangat dan kekakuan di area sendi. Kebiasaan makanan yang tinggi purin dapat memicu gejala asam urat.

Hal tersebut disebabkan oleh tubuh yang memecah purin menjadi asam urat.

Dilansir dari Helthline.com, hindari konsumsi kerang-kerangan, ikan sarden, ikan teri, jeroan, daging sapi dan daging bebek.

Baca Juga: Pemicu Asam Urat Mereda Usai Rutin Mengonsumsi Susu Rendah Lemak

Kebiasaan yang memicu gejala asam urat

1. Terlalu membebani sendi

Trauma fisik pada kaki atau pergelangan kaki adalah salah satu penyebab serangan asam urat. Ketika jaringan di sekitar sendi terlalu terbebani dan terkena benturan, respons peradangan tubuh dapat melepaskan kristal asam urat yang sebelumnya tidak aktif.

Sehingga, sistem kekebalan tubuh menjadi terlalu aktif dalam hitungan jam. Trauma ringan pun dapat mengubah keseimbangan cairan dan suhu di dalam sendi.

Kristal asam urat sensitif terhadap perubahan tersebut dan ketika terganggu, sel darah putih akan bergegas menyerangnya. Hal tersebut menyebabkan pembengkakan dan rasa panas yang hebat di sekitar sendi. 

Lakukan olahraga secara bertahap untuk menghindari perubahan kadar asam urat yang cepat. Jaga hidrasi tubuh dan pilih alas kaki yang pas untuk mendistribusikan tekanan secara merata di seluruh kaki. Hindari langsung melakukan latihan intensif saat asam urat kambuh.

2. Jarang minum air putih

Dehidrasi adalah salah satu penyebab yang paling sering diabaikan sebagai pemicu kambuhnya asam urat. Ketika tubuh kehilangan cairan lebih cepat, asam urat akan terkonsentrasi dalam aliran darah dan risiko pembentukan kristal meningkat tajam.

Ginjal membutuhkan air putih yang cukup untuk membuang asam urat secara efisien. Tanpa cairan yang cukup, asam urat akan menumpuk dan mengendap di persendian kaki dan pergelangan kaki. 

Cuaca panas memperparah masalah ini dengan mendorong kehilangan cairan melalui keringat sekaligus menurunkan suhu di persendian perifer yang membuat kristal terbentuk. Menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah salah satu cara paling sederhana dan murah untuk mengurangi frekuensi serangan asam urat.

Dehidrasi memiliki pola yang dapat dikenali seperti urin berwarna gelap atau penurunan frekuensi buang air kecil beberapa jam. Usahakan minum setidaknya delapan gelas air setiap hari dan tingkatkan jumlahnya saat berolahraga atau cuaca panas. 

Membagi asupan air sepanjang hari lebih baik daripada minum dalam jumlah besar secara sekaligus. Makanan kaya air seperti mentimun dan semangka juga dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh secara keseluruhan.

3. Sering minim alkohol dan minuman manis

Baik alkohol maupun minuman manis yang tinggi fruktosa bisa meningkatkan kadar asam. Alkohol memperlambat kemampuan ginjal untuk mengeluarkan asam urat, sehingga asam urat dapat menumpuk di aliran darah.

Fruktosa yang umum terdapat dalam minuman soda dan jus bisa memicu lonjakan terpisah dengan merangsang produksi asam urat di hati secara langsung. Ganti minuman tersebut dengan air putih, kopi hitam, atau susu rendah lemak untuk menurunkan kadar asam urat.

Baca Juga: Sakit Punggung Jadi Tanda Penyakit Asam Urat lo, Hindari Makanan Berikut

4. Konsumsi makanan tinggi purin dalam jumlah besar

Tubuh akan memecah purin menjadi asam urat, jadi mengonsumsi makanan tinggi purin akan membebani ginjal. Makan tinggi purin menyebabkan peningkatan produksi asam urat yang melampaui kapasitas penyaringan ginjal.

Ketika itu terjadi, kristal asam urat mengendap di persendian. Solusinya, konsumsi protein dalam porsi sedang untuk menjaga produksi asam urat agar lebih stabil.

Itulah kebiasaan yang memicu asam urat tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.