M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kebiasaan Buruk yang Tidak Baik untuk Kesehatan Otak Anda, Cek di Sini

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Hati-hati, ya! Ada kebiasaan buruk yang tidak baik untuk kesehatan otak Anda, lo. Apa sajakah itu?

Otak adalah organ utama yang mengatur berbagai fungsi tubuh, dari berpikir, bergerak, hingga mengelola emosi. Menjaga kesehatan otak sangat penting agar tetap berfungsi optimal.

Namun, tanpa disadari, ada sejumlah kebiasaan buruk yang tidak baik kesehatan otak. Bersumber dari laman The Healthy, berikut beberapa di antaranya:

1. Kurang olahraga

Kurang olahraga bisa mempercepat penurunan fungsi otak dan membuat kita menua lebih cepat dari usia sebenarnya.

Menurut penelitian di Preventive Medicine, orang dewasa yang tidak aktif secara fisik lebih mungkin mengalami penurunan kognitif dua kali lebih cepat daripada mereka yang aktif.

Selain itu, olahraga juga bermanfaat bagi hippocampus, bagian otak yang penting untuk ingatan. Berjalan kaki sederhana sudah cukup untuk menjaga otak tetap sehat.

Baca Juga: Bagus untuk Turunkan Berat Badan, Ini Beberapa Olahan Alpukat untuk Diet

2. Duduk terlalu lama

Studi menunjukkan bahwa banyak orang duduk lebih lama dari sebelumnya, terutama ketika sedang di depan layar. Aktivitas yang minim ini berhubungan dengan perubahan otak yang berdampak buruk bagi ingatan.

Usahakan untuk bangun dan bergerak selama lima menit setiap jamnya. Menyisipkan jeda singkat bisa membantu menjaga kesehatan otak.

3. Mengonsumsi makanan cepat saji dan minuman manis

Makanan dan minuman tinggi gula dan lemak tidak hanya buruk bagi jantung, tetapi juga otak.

Penelitian menunjukkan, orang yang minum lebih dari satu minuman manis per hari memiliki volume otak yang lebih kecil dan skor memori yang lebih rendah. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko Alzheimer.

4. Kesepian

Kesepian dapat memperburuk penurunan kognitif. Tetap menjalin hubungan sosial dapat membantu menjaga fungsi otak dan menurunkan risiko demensia.

Baca Juga: 15 Manfaat Makan Buah Anggur untuk Tubuh, Bisa Memperlambat Tanda Penuaan

5. Tidak memperhatikan tekanan darah

Tekanan darah tinggi atau terlalu rendah dapat membahayakan fungsi otak. Aliran darah yang terbatas bisa mempercepat penurunan kognitif.

Pastikan tekanan darah Anda berada di bawah 120/80 mmHg, yang merupakan batas normal untuk kesehatan jantung dan otak.

6. Kurang tidur

Begadang tidak hanya menyebabkan rasa kantuk di siang hari, tetapi juga memengaruhi kesehatan otak jangka panjang.

Usahakan tidur setidaknya tujuh jam setiap malam agar otak dapat berfungsi optimal.

7. Stres berlebihan

Stres yang tinggi bisa berdampak buruk pada otak dan bahkan dikaitkan dengan volume otak yang lebih kecil.

Atasi stres dengan aktivitas relaksasi seperti meditasi, yoga, atau latihan pernapasan.

8. Tidak meluangkan waktu untuk bermain

Penelitian menemukan bahwa orang yang terlibat dalam kegiatan rekreasi seperti bermain permainan papan, membaca, atau bermain alat musik memiliki risiko demensia lebih rendah.

Pilih aktivitas menyenangkan yang Anda nikmati dan usahakan untuk melakukannya secara rutin setidaknya beberapa kali dalam seminggu.

Baca Juga: Ini Dia Daftar Makanan Pencegah Asam Urat yang Bisa Anda Coba Konsumsi

9. Melewatkan vaksin

Vaksin tidak hanya mencegah penyakit menular, tetapi juga dapat membantu menurunkan risiko Alzheimer.

Sebuah studi tahun 2022 menunjukkan bahwa orang yang mendapatkan vaksin flu memiliki risiko demensia lebih rendah.

Lakukan vaksinasi rutin, termasuk vaksin flu, terutama bagi mereka yang berusia 65 tahun ke atas.

Itulah beberapa kebiasaan buruk yang tidak baik untuk kesehatan otak. Menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk di atas bisa membantu menjaga kesehatan otak dalam jangka panjang. Semoga bermanfaat.

Tonton: Tinggalkan 5 Kebiasaan Sehari hari Ini Jika Tak Ingin Asam Lambung Kambuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mendorong Kaum Hawa Menjadi Aktor Utama Transisi Energi

Lewat program PW4JET, berupaya memperkuat kapasitas, kepemimpinan, dan kemandirian ekonomi perempuan di energi hijau.

Bahas Konflik Rumah Tangga yang Kompleks, iQIYI Rilis Serial Dalam Suka dan Dusta

Dalam Suka dan Dusta membahas pasangan selebritas yang yang terlihat sempurna di depan layar, tetapi menyimpan konflik yang lebih kompleks.  

Susah Lepas dari Makanan Asin? Ini 5 Tips Ampuh Mengurangi Garam yang Patut Dicoba

Ketahui alasan makanan asin bikin ketagihan beserta cara cerdas menguranginya agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.  

Sering Pakai Uang Digital? Kenali Bedanya Uang Giral dan Uang Kartal

Uang giral dan kartal punya fungsi berbeda. Kenali pengertian, contoh, cara kerja, serta perbedaannya dalam transaksi keseharian.  

Tips Skrining BPJS Kesehatan lewat Mobile JKN, Caranya Mudah Banget

Cek cara skrining BPJS Kesehatan lewat Mobile JKN, pahami langkah, hasil risiko, dan tindakan setelah skrining secara praktis dan mudah.  

6 Fitur Dapur yang Bikin Anda Menyesal, Beberapa Desainer Ungkap Alasannya

Kenali 6 fitur dapur yang tampak menarik tetapi bisa merepotkan agar renovasi rumah lebih nyaman, awet, dan sesuai kebutuhan.  

6 Tren Meja Dapur 2026 yang Mulai Ditinggalkan, Ini Pilihan yang Lebih Natural

Ini 6 tren meja dapur 2026 mulai bergeser ke material natural dan warna hangat. Simak pilihan praktis untuk model dapur rumah di Indonesia.

Mengupas Bahaya Obesitas saat Hamil yang Perlu Diwaspadai Moms, Termasuk Preeklamsia

Ketahui dampak buruk serta bahaya obesitas selama masa kehamilan agar Moms bisa lebih peduli terhadap berat badan dan kesehatan buah hati.

Dorong Istirahat Berkualitas, Shopee Bagikan Tips Tidur Lebih Nyaman

Dorong istirahat yang makin berkualitas, Shopee membagikan tips supaya kualitas tidur bisa meningkat.  

Hasil Asian Games 2026: Menang Dramatis, Bulu Tangkis Putra Indonesia Sabet Emas

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026, menang dramatis dari China, Tim Putra Indonesia raih medali emas pertama untuk kontingen merah putih.