MOMSMONEY.ID - Penggunaan toner merupakan langkah yang cukup krusial dalam rutinitas skincare. Pasalnya, toner bisa menjadi pembuka jalan bagi produk skincare selanjutnya agar bekerja lebih optimal.
Saat ini, toner diformulasikan dengan berbagai bahan aktif yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap jenis kulit.
Jenis toner yang tepat tidak hanya membantu menyeimbangkan pH kulit setelah mencuci muka, tetapi juga dapat mengatasi masalah tekstur, jerawat, hingga tanda-tanda penuaan.
Baca Juga: 4 Manfaat CSM Toner untuk Wajah, Rahasia Kulit Bening ala Wanita Jepang
Memahami jenis-jenis toner sangat penting agar Anda tidak salah langkah dalam menyusun rutinitas skincare harian.
Cari tahu sebelum beli, berikut jenis-jenis toner dan manfaatnya sebagaimana dilansir dari Healthline dan Medical News Today.
1. Hydrating Toner untuk Memberikan Kelembaban Ekstra
Jenis toner ini adalah yang paling umum dan menjadi favorit banyak orang karena fungsinya yang fokus pada hidrasi. Hydrating toner biasanya mengandung bahan-bahan seperti hyaluronic acid, glycerin, atau aloe vera yang bekerja menarik air ke dalam lapisan kulit.
Manfaat utamanya adalah mengembalikan kelembaban yang hilang selama proses cuci muka dan membuat kulit terasa lebih kenyal serta segar.
Bagi pemilik kulit kering atau dehidrasi, penggunaan jenis toner ini sangat disarankan untuk menjaga elastisitas wajah dan mencegah munculnya garis-garis halus akibat kekeringan.
Selain itu, hydrating toner sangat aman digunakan setiap hari, bahkan beberapa kali dalam sehari jika Anda menggunakan teknik CSM.
2. Exfoliating Toner untuk Mengangkat Sel Kulit Mati
Berbeda dengan jenis toner sebelumnya, exfoliating toner mengandung bahan aktif asam seperti AHA, BHA, atau PHA.
Manfaat utamanya adalah membantu proses pengelupasan sel kulit mati secara lembut, membersihkan pori-pori yang tersumbat, dan memperbaiki tekstur kulit yang kasar.
Toner ini sangat efektif untuk mengatasi masalah jerawat, komedo, serta mencerahkan noda hitam bekas jerawat.
Namun, karena sifatnya yang aktif, penggunaannya tidak disarankan terlalu sering, terutama bagi pemula. Ini dilakukan untuk menghindari iritasi atau rusaknya lapisan pelindung kulit (skin barrier).
Baca Juga: Oriflame Rilis Eclat Weekend Series, Fokus pada Aroma yang Mudah Dipakai Harian
3. Soothing Toner untuk Menenangkan Kulit
Bagi pemilik kulit yang mudah merah, perih, atau mengalami iritasi, soothing toner adalah penyelamat yang tepat.
Jenis toner ini diformulasikan dengan bahan-bahan yang memiliki sifat anti-inflamasi seperti centella asiatica, mugwort, chamomile, atau calendula.
Manfaatnya bukan sekadar menghidrasi, melainkan juga meredakan peradangan dan menurunkan suhu permukaan kulit yang sedang stres.
Soothing toner bekerja dengan cara memperkuat pertahanan alami kulit tanpa memberikan beban berat pada pori-pori, sehingga wajah terasa lebih tenang, dingin, dan rona kemerahan dapat perlahan memudar.
4. Brightening Toner untuk Mengatasi Kulit Kusam
Jika fokus utama Anda adalah mendapatkan wajah yang bercahaya dan meratakan warna kulit, maka brightening toner adalah jawabannya.
Toner jenis ini biasanya diperkaya dengan bahan pencerah seperti vitamin C, niacinamide, licorice root, atau alpha arbutin. Manfaat utamanya adalah menghambat produksi melanin berlebih dan melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas
Dengan penggunaan rutin, brightening toner dapat membantu menyamarkan hiperpigmentasi dan memberikan efek wajah yang lebih jernih.
Jenis toner ini sangat cocok bagi Anda yang sering beraktivitas di luar ruangan dan terpapar polusi yang membuat wajah tampak lelah dan gelap.
Demikian jenis-jenis toner dan manfaatnya. Pastikan Anda memilih toner berdasarkan masalah kulit utama yang ingin diatasi.
Jika kulit terasa kasar, mulailah dengan exfoliating toner sebanyak 2-3 kali seminggu. Namun, jika kulit terasa kencang dan kering, fokuslah pada hydrating toner sebagai asupan harian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News