MOMSMONEY.ID - Apakah Anda memiliki anak yang lahir di era digital native? Aplikasi BukuAku menawarkan akses membaca buku secara digital dengan lebih mudah.
Anak yang lahir di era gawai atawa digital native memiliki perubahan perilaku membaca. Mereka yang sejak kecil tumbuh bersama perangkat digital dan internet ini, memang berbeda dengan generasi sebelumnya yang mengenal buku sebagai media utama dalam membaca.
Sementara digital native lebih akrab dengan layar, konten visual dan informasi instan melalui aplikasi.
Kondisi ini membuat pendekatan literasi konvensional semakin menantang, sekaligus mendorong sekolah dan orangtua menyesuaikan strategi dengan memanfaatkan buku digital dan platform membaca interaktif.
Ujungnya, upaya meningkatkan minat baca anak juga kini diadaptasi dengan mengarahkan mereka membaca melalui media yang dekat dengan keseharian mereka.
Head of BukuAku Digital Indonesia Alvin Wijaya mengatakan, berdasarkan data pengguna internal, anak-anak cenderung membaca lebih konsisten melalui media digital dengan durasi rata-rata 10 hingga 15 menit per sesi, terutama untuk konten cerita bergambar.
Salah satu aplikasi buku digital yang bisa anak-anak akses dan menambah tingkat literasi anak Indonesia adalah aplikasi BukuAku.
Baca Juga: Jadikan Rutinitas, Ini Manfaat Rutin Baca Buku Sebelum Tidur Malam
Platform buku digital yang fokus pada anak dan keluarga datang dari aplikasi BukuAku. Aplikasi ini mulai dikembangkan sejak 2021 dan diperkenalkan ke publik sejak Mei 2023.
Ayunda Pravitanova, Head of Partnership BukuAku Digital Indonesia, bilang, hingga saat ini, aplikasi ini sudah digunakan lebih dari 63.000 akun pengguna aktif. Pertumbuhan pengguna rata-rata sebanyak 20%-25% per tahun. Peningkatan tersebut didorong oleh adopsi penggunakan siswa sekolah.
"Strategi untuk menambah pengguna memang bertumpu pada kolaborasi dengan institusi pendidikan," kata Ayunda, Kamis (19/2).
Hingga saat ini, BukuAku telah bekerjasama dengan lebih dari 1.000 institusi pendidikan mulai tingkat TK, SD, SMP yang tersebar di berbagai kota Indonesia. Kerjasama tersebut mencakup akses langganan kolektif, program literasi digital, serta integrasi konten pendukung pembelajaran di sekolah.
Selain itu, para keluarga di Indonesia juga mulai memanfaatkan solusi literasi digital melalui aplikasi BukuAku.
Terdapat lebih dari 1.250 judul buku digital di aplikasi BukuAku dengan konten dari berbagai genre, menyediakan buku cerita, sains, pengembangan diri, fabel hingga bilingual.
Baca Juga: Daftar 7 Novel Fiksi Sejarah Indonesia Populer dan Wajib Baca Semua
Penamahan konten baru BukuAku lakukan secara berkala setiap kenaikan kelas. Dalam menambah buku, aplikasi ini juga berkolaborasi dengan penerbit nasional dan internasional, penulis lokal, serta kreator konten edukasi di Indonesia.
Fitur utama di aplikasi ini antara lain, Audiobook dan Read to Me. Fitur audio dihadirkan agar kegiatan membaca lebih interaktif. Setiap kata yang sedang dibaca diberi tanda kotak saat audio diputar untuk membantu si kecil menghubungkan suara dan teks.
Fitur Quiz berisi berbagai pertanyaan dari buku yang sudah dibaca untuk mengasah daya ingat dan imajinasi anak. Ada pula fitur Badges Award untuk memotivasi anak agar membaca lebih banyak buku, dengan memberikan hadiah badges digital atas prestasi mereka dalam membaca di aplikasi BukuAku.
Ada juga fitur kamus terintegrasi, classroom assignment, laporan analitik data membaca untuk guru atau sekolah dan orangtua. Jadi, pembimbing bisa melihat di profil anak jumlah buku yang dibaca, total durasi membaca, dan lainnya.
Guru pun bisa melihat data baca per kelas, seperti: total buku yang ditugaskan, total durasi membaca, dan lainnya.
BukuAku menerapkan model bisnis berbasis langganan. Untuk institusi pendidikan biaya langganan berkisar Rp 249.000 per akun murid per tahun dan untuk public mulai dari Rp 39.000 per bulan per akun per tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News