M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jangan Disepelekan! Moms Kenali Penyebab Mata Merah pada Anak

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa penyebab mata merah pada anak yang perlu orang tua ketahui, agar bisa mengatasinya dengan tepat.

Mata merah pada anak merupakan salah satu keluhan yang banyak membuat orang tua membawa anak mereka ke dokter.  

Jika anak sedang mengalaminya, langkah pertama yang perlu Anda lakukan ialah mengamati gejalanya dan mengetahui penyebab anak mengalami mata merah tersebut.  

Penyebab mata merah pada anak bisa bermacam-macam. Namun, sebaiknya orang tua mengetahui penyebab mata merah pada anak agar bisa mengatasinya dengan tepat.   

Bersumber dari Health Focus, inilah beberapa penyebab mata merah pada anak yang perlu dikenali agar bisa mengatasinya dengan tepat, antara lain:  

Baca Juga: Tidak Diragukan Lagi! Inilah 5 Manfaat Buah Naga untuk MPASI

1. Konjungtivitas 

Penyebab mata merah pada anak yang perlu dikenali pertama adalah karena konjungtivitas atau pink eye. 

Konjungtivitis adalah peradangan pada konjunctiva (jaringan yang melapisi bola mata yang berwarna putih dan kelopak mata bagian dalam) yang mengakibatkan mata merah serta bengkak.  

2. Terlalu lama menatap layar gawai

Penyebab mata merah pada anak yang perlu dikenali kedua adalah terlalu lama menatap layar gawai.

Kondisi ini populer disebut sindrom penglihatan komputer atau computer vision syndrome.   

3. Faktor lingkungan

Penyebab mata merah pada anak yang perlu dikenali ketiga karena faktor lingkungan.  

Debu, asap (asap rokok dan asap pembakaran sampah), serta polutan udara udara lain dapat melukai mata anak sehingga membuat mata menjadi merah.  

Baca Juga: Konsumsi Rutin! Ini 5 Makanan yang Bisa Mencegah Penyakit Katarak

4. Alergi

Penyebab mata merah pada anak yang perlu dikenali keempat adalah karena alergi.  

Ketika alergi seperti debu, bahan kimia pada produk kosmetik, cairan kontak lensa, atau bulu hewan peliharaan masuk ke dalam tubuh anak, sistem imunnya dapat bereaksi.   

Bila mata merah tidak kunjung membaik dalam waktu 24 jam, segera temui dokter untuk penanganan lebih lanjut. 

Anda juga bisa membicarakan masalah mata merah dan minta saran kesehatan dari dokter tepercaya. 

Itulah beberapa penyebab mata merah pada anak yang perlu orang tua ketahui agar bisa mengatasinya dengan tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo JSM Hypermart Periode 11-14 September 2026, Aneka Beef Slice Diskon 50%

Cek dan manfaatkan katalog promo JSM Hypermart Hyper Diskon Weekend periode 11-14 September 2026 untuk belanja di akhir pekan.

Cuaca Jawa Tengah Akhir Pekan Didominasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Prakiraan BMKG Jawa Tengah Sabtu (12/9) dan lusa didominasi berawan, suhu tertinggi mencapai 36 derajat Celsius.

Waspada Udara Kabur di 7 Wilayah Jawa Timur, Cek Prakiraan Cuaca Besok (12/9)

Prakiraan BMKG Jawa Timur Sabtu (12/9) didominasi berawan, dengan suhu udara mencapai 35 derajat Celsius.

Cek Sebelum Bepergian, Ini Prakiraan Cuaca 27 Kabupaten/Kota Jawa Barat Besok (12/9)

Prakiraan BMKG menunjukkan cuaca Jawa Barat Sabtu (12/9) dan lusa didominasi berawan, dengan hujan di sejumlah wilayah.

Jualan Online Makin Ramai, Ini Tantangan UMKM di Era Digital

Tantangan UMKM di era digital juga bagaimana produk tersebut dapat bersaing dan bisnisnya tetap sehat setelah transaksi terjadi.

Promo Subway & Mister Donut Spesial Weekend, Cek Diskon Paket Hematnya di Sini

Bikin akhir pekan makin seru dengan promo Subway dan Mister Donut untuk bundling sandwich hemat serta paket donat mulai Rp 50.000 saja.

Lompatan Baterai 5.088 mAh iPhone 17 Pro Max, Tahan 7 Jam Lebih Lama

Kapasitas baterai iPhone 17 Pro Max tembus 5.088 mAh dan sanggup bertahan 26 jam. Pelajari hasil uji daya terbarunya di sini.

Katalog Promo JSM Alfamart Periode 11-13 September 2026, Cat Food Beli 2 Gratis 1

Berikut katalog promo JSM Alfamart periode 11-13 September 2026 yang dilansir dari Instagram Alfamart.

Wisatawan Makin Cermat Atur Budget Liburan, Ini 5 Tren Perjalanannya

​Data AirAsia Move menunjukkan, wisatawan semakin selektif menentukan waktu, destinasi, dan anggaran liburan.

Temuan Baru soal Bipolar, Risiko Rawat Inap Bisa Lebih Rendah Lewat Obat Ini

​Studi Griffith University melihat data 15.000 orang selama 15 tahun dan menemukan kaitan semaglutide dengan risiko rawat inap yang lebih rendah.