M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Inilah Perbedaan Bleaching dan Toning Rambut, Mana Pilihan Anda?

Inilah Perbedaan Bleaching dan Toning Rambut, Mana Pilihan Anda?
Reporter: Rizka Noveliana  |  Editor: Rizka Noveliana


MOMSMONEY.ID - Bagi Anda yang suka mewarnai rambut, proses toning dan bleaching sudah tidak asing lagi. Walaupun masing-masing berfungsi untuk mewarnai rambut Anda agar tetap cantik dan berkilau, ternyata ada perbedaan dari kedua jenis pewarnaan rambut ini. Melansir dari blog.marthatilaarshop.com, inilah lima perbedaan bleaching dan toning rambut, yaitu:

1. Kandungan Bahan Dasar

Perbedaan bleaching dan toning rambut pertama adalah kandungan bahan dasar. Pada Bleaching mengandung hidrogen peroksida yang lebih tinggi untuk mengubah warna rambut jadi lebih terang atau putih. Zat yang terlalu tinggi ini berpotensi menyebabkan rambut kering, kasar, bahkan migrain, apalagi jika tersentuh kulit kepala.

Sedangkan pada toning rambut menggunakan zat pewarna alami yang tidak mengandung amonia. Bahan developer pada proses toning mengandung lebih sedikit hidrogen peroksida di dalamnya, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih cair.

2. Pilihlah Warna

Perbedaan selanjutnya yaitu pilihan warna. Pada bleaching, proses untuk menerangkan warna rambut memiliki ketersediaan warna terang dalam beberapa tingkat. Anda bisa pilih mulai dari yang tingkat paling rendah hingga yang paling tinggi sampai membuat rambut nyaris berwarna putih.

Sedangkan toning hanya memiliki piihan warna rambut  natural saja seperti ash grey atau warna pastel. Sehingga toning biasanya dipilih untuk Anda yang ingin menonjolkan warna rambut coklat atau orange yang natural. Toning juga sering dijadikan opsi pewarnaan rambut bagi lansia untuk menutupi uban.

Rambut warna
Rambut warna

Baca Juga: Ketahui Perbedaan Kulit Sensitif dan Kulit Alergi di Sini

3. Ketahanan Warna

Pada proses toning menghasilkan warna rambut yang natural, sehingga warna tidak bisa bertahan lama. Hasil toning rambut hanya bertahan sekitar tiga sampai empat minggu saja. Apalagi jika Anda tidak melakukan perawatan dengan benar, maka rambut akan lebih cepat memudar. 

Kedua jenis perawatan ini perlu melakukan retouch untuk mempertahankan warna yang Anda inginkan. Jika Anda ingin memiliki warna rambut ocean blue, tosca, atau pastel, Anda wajib retouch bleaching untuk menutupi warna rambut asli agar bisa ditimpa dengan warna yang terang.

4. Hasil Akhir Pewarnaan

Perbedaan toning dan bleaching rambut selanjutnya adalah terletak pada hasil akhir pewarnaan. Pada bleaching, akan memberikan hasil akhir rambut blonde atau nyaris putih.

Jika Anda ingin memiliki warna rambut yang terang seperti pastel, biru, merah, ungu, atau ash grey, Anda bisa memilih proses bleaching. Namun Anda wajib melakukan perawatan yang intensif, sebab rambut berpotensi terasa lebih kering dan kasar setelah bleaching.

Sedangakan, Toning rambut akan menghasilkan warna yang natural dan dapat menonjolkan rambut berkilau cantik. Selain itu, kerusakan rambut pada proses toning sangat rendah, sehingga toning dangat direkomendasikan oleh hair expert jika Anda ingin mewarnai rambut dengan hasil natural.

Toning  menggunakan developer dengan zat kimia yang lebih sedikit sehingga kecenderungan rambut menjadi kering, rusak, kusam, dan bercabang cukup rendah

5. Efek Samping 

Kedua proses pewarnaa rambut tersebut memiliki efek samping kepada tubuh yang mengakibatkan alergi. Alergi bisa muncul karena kandungan kimia pada toning dan bleaching.

Gejala yang dialami akan ditandai dengan munculnya migrain, rasa nyeri pada daerah kulit kepala, bahkan nyeri pada daerah wajah. Oleh karena itu, Anda perlu berkonsultasi dengan hair expert agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat dan hasil warna yang memuaskan. 

Selanjutnya: Ini 7 Manfaat Kesehatan dari Kebiasaan Minum Air Putih Hangat di Pagi Hari

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trik Simpel Bikin Meja Dapur Lama Terlihat Baru Lagi Tanpa Harus Renovasi Besar

Ubah meja dapur kusam jadi terlihat baru dengan cara simpel, hemat biaya, dan mudah yang bisa kamu praktikkan di rumah.​

5 Manfaat Pisang yang Dikonsumsi Malam Hari: Tidur Nyenyak, Gula Darah Stabil

Gula darah Anda tidak stabil? Mengonsumi pisang sebelum tidur membantu kendalikan gula darah dengan pati resisten dan serat larut.

4 Rekomendasi Makanan Penurun Risiko Kanker Usus

Ada beberapa rekomendasi makanan penurun risiko kanker usus yang dapat Anda coba. Yuk, intip di sini!

5 Minuman untuk Menguatkan Tulang yang Tinggi Kalsium

Mari intip beberapa minuman untuk menguatkan tulang yang tinggi kalsium berikut ini! Mau coba?      

7 Daftar Sup yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Menyehatkan

Intip daftar sup yang bikin kenyang lebih lama dan menyehatkan berikut ini, yuk!                      

Google Translate Rayakan 20 Tahun dengan Fitur AI Baru yang Kejutkan Pengguna

Google Translate kini bisa koreksi aksen Anda secara visual dan fonetik. Temukan bagaimana AI revolusioner ini mengubah cara Anda belajar bahasa. 

Promo HokBen x Bank Saqu Mei: Cashback 50% Menanti, Hemat Makan Sepanjang Mei

Ingin makan HokBen tanpa khawatir kantong jebol? Nikmati cashback fantastis hingga 50% dengan Bank Saqu. Lihat detail promo sebelum kedaluwarsa.

Moto G87 Kombinasi Kamera 200MP dan Layar 5.000 Nits, Apa Kehebatannya?

Membeli smartphone mid-range kini lebih menantang! Motorola Moto G87 hadir dengan kamera 200MP dan layar Extreme AMOLED 5.000 nits. 

7 Manfaat Olahraga Padel yang Bisa Bikin Stres Minggat, Jantung Sehat

Padel efektif kurangi stres dan tingkatkan kesehatan jantung. Hormon bahagia dilepas, sirkulasi darah lancar. Klik untuk detail!

Promo King of The Month Mei: Makan di BK Mulai Rp 10 Ribuan, Dompet Auto Irit

Makan enak di Burger King tanpa bikin kantong bolong? King of The Month beri harga mulai Rp 10.000-an. Temukan paket termurah yang wajib dicoba!