MOMSMONEY.ID - Tekanan jual asing masih belum mereda. Kemarin Rabu (17/6), asing mencatatkan nilai jual bersih atau net sell Rp 328,73 miliar di pasar reguler.
Langkah asing melakukan aksi jual turut menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin. IHSG ditutup melemah 0,55% atau turun 34 poin ke level 6.221.
Tekanan jual asing terlihat terkonsentrasi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar maupun saham sektor komoditas.
Ini lima saham dengan net sell asing terbesar:
- TPIA : Rp 358 miliar
- BRMS : Rp 103 miliar
- DSSA : Rp 101 miliar
- BUMI : Rp 94 miliar
- KLBF : Rp 78 miliar
Dari kelima saham dengan top net sell asing terbesar itu, hanya BRMS yang tercatat ditutup naik 0,76% ke harga Rp 665. Sedangkan lainnya mengalami penurunan. Misalnya, TPIA yang merosot 5% ke Rp 1.995 per saham.
Diakumulasi asing
Meski asing masih membukukan net sell secara keseluruhan, sejumlah saham justru menjadi sasaran akumulasi.
Di tengah tekanan pasar, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih pada beberapa saham unggulan, terutama sektor perbankan.
Berikut saham dengan net buy asing terbesar di pasar reguler:
- BBRI : Rp 456 miliar
- BBCA : Rp 375 miliar
- MAPI : Rp 68 miliar
- ANTM : Rp 39 miliar
- TINS : Rp 34 miliar
Kelima saham ini, bersamaan dengan pembelian asing, kemarin mencatatkan kenaikan harga saham. BBCA, yang sepekan terakhir masih diakumulasi asing, kemarin mencatatkan kenaikan Rp 0,32% ke Rp 6.275 per saham.
Pembelian saham EMAS
Jika di pasar reguler, asing melakukan aksi jual, di pasar negosiasi, ada pembelian asing jumbo di saham EMAS. Nilai beli asing Rp 2,8 triliun.
Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) berencana menggelar initial public offering atau IPO di Bursa Hong Kong. Dalam prospektus rencana IPO tersebut, manajemen EMAS menyatakan sudah mengantongi investor yang berkomitmen membeli dalam jumlah signifikan atau cornerstone investor.
Harga saham EMAS ditutup flat pada perdagangan kemarin (17/6) di harga 7.000 per saham.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News