M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Inilah 5 Penyebab Seseorang Lebih Sering Digigit Nyamuk

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Digigit nyamuk ketika Anda sedang sekedar bersantai di luar rumah atau sedang berjalan-jalan tentu sedikit mengganggu. 

Namun ketika melihat ke sekitar, ternyata hanya Anda yang sibuk menggaruk bentol sementara orang lain tenang-tenang saja.  

Memang ada orang yang lebih menarik untuk dijadikan makanan bagi nyamuk. Ini terutama berhubungan dengan komponen darah dan aroma yang dikeluarkan tubuh seseorang. 

Baca Juga: 5 Cara Efektif Mencegah Penyakit Malaria

Berikut ini adalah beberapa penyebab seseorang lebih sering digigit nyamuk, dilansir dari WebMD antara lain: 

1. Golongan darah 

Penyebab seseorang lebih sering digigit nyamuk yang pertama adalah golongan darah. Golongan darah O lebih disukai nyamuk dibandingkan golongan darah A, B, ataupun AB. 

Penelitian oleh Journal of Medical Entomology juga menyebutkan bahwa golongan darah yang tidak disukai nyamuk adalah tipe A.Penyebab pastinya sendiri belum diketahui.  

2. Sedang hamil

Penyebab seseorang lebih sering digigit nyamuk yang kedua adalah sedang hamil. Salah satu penyebabnya masih berhubungan dengan kadar karbon dioksida yang dihasilkan.

Ibu hamil mengeluarkan karbon dioksida lebih banyak daripada orang normal pada umumnya. Hal ini mengundang nyamuk untuk menghampiri ibu hamil. 

Selain itu, suhu tubuh ibu hamil biasanya sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang biasa. 

3. Keringat

Penyebab seseorang lebih sering digigit nyamuk yang ketiga adalah keringat. Orang yang berkeringat juga menjadi salah satu alasan Anda lebih sering digigit nyamuk.  

Nyamuk memiliki kemampuan untuk mengendus aroma dari keringat atau bau badan seseorang yang menarik untuk didekati.  

Baca Juga: Kenali Sederet Manfaat Minyak Ikan untuk Kesehatan Anak

4. Karbon dioksida

Penyebab seseorang lebih sering digigit nyamuk yang keempat karena karbon dioksida. Karbon dioksida adalah gas buangan hasil pernapasan manusia yang ternyata disukai nyamuk.

Bahkan, nyamuk mampu mengenali dan merasakan karbondioksida dari jarak yang cukup jauh. Hal inilah yang membuat nyamuk mudah melacak keberadaan Anda. 

5. Bau alkohol

Penyebab seseorang lebih sering digigit nyamuk yang terakhir adalah bau alkohol. Siapa sangka nyamuk suka dengan orang yang meminum alkohol.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa nyamuk lebih banyak mendarat dan mendekat pada orang yang lebih sering atau banyak minum alkohol.  

Itulah beberapa penyebab seseorang lebih sering digigit nyamuk yang perlu Anda ketahui. 

Walaupun Anda bukan berada pada risiko orang yang sering digigit nyamuk, tetap saja perlu meningkatkan kewaspadaan supaya terhindar dari gigitan nyamuk. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini Kadar Gula Darah Normal Usia 50 Tahun, Catat ya

Berapa kadar gula darah normal usia 50 tahun, ya? Mari cek pembahasan lengkapnya berikut ini!         

Ramalan Zodiak Besok Jumat 19 Juni 2026: Libra & Scorpio Bersinar, Aries Sabar

Simak ramalan zodiak besok Jumat 19 Juni 2026, cek prediksi karier, keuangan, asmara, dan kesehatan untuk semua bintang lengkap.

Kabut dan Udara Kabur, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Jumat (19/6)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok Jumat (19/6) didominasi cerah dengan kabut dan udara kabur di sejumlah wilayah.

Hujan Hanya di Wilayah Ini, Simak Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Jumat (19/6)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah besok Jumat (19/6), didominasi cerah dengan suhu 17–33°C dan hujan ringan hanya turun di daerah ini.

Suhu 35°C di Daerah Ini, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Jumat (19/6)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat besok Jumat (19/6), didominasi cerah tanpa hujan, dengan suhu mencapai 35°C.

Mau Miss V Mulus Tanpa Iritasi? Ikuti 5 Cara Cukur Ini

Ini 5 cara mencukur rambut Miss V agar tidak iritasi dan menimbulkan ingrown hair. Simak sampai akhir, Moms.

Brawijaya Hospital Resmikan Pusat Stem Cell, Simak Manfaatnya

Stem cell dan secretome menjadi bagian dari terapi regeneratif yang bekerja dengan mendukung proses perbaikan jaringan tubuh 

Sering Pakai AI, Pakar Ingatkan Risiko Data Pribadi Bisa Terekspos

Penggunaan AI generatif memperbesar risiko paparan data sensitif. Ketahui cara mencegah kebocoran informasi pribadi Anda agar tetap aman.

Prakiraan Cuaca Besok (19/6) dan Lusa di Banten Cerah, Suhu Bisa 34°C

​BMKG memperkirakan cuaca besok Jumat (19/6/2026) dan lusa Sabtu (20/6/2026) di wilayah Banten akan cerah.

Memilih Sabun Cuci Piring Tak Bisa Sembarangan, Ini Pesan Nikita Willy untuk Para Ibu

Mencuci piring setiap hari bisa sebabkan iritasi. Kampanye Kilau Nipis ingatkan bahaya kimiawi, pahami pentingnya sabun alami.