MOMSMONEY.ID - Membangun startup kini tidak lagi hanya soal mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga bagaimana menciptakan solusi yang berdampak bagi masyarakat.
Hal ini menjadi salah satu pembahasan dalam acara Innovate for Impact Day Jakarta 2026 yang mempertemukan founder startup, investor, hingga perwakilan pemerintah dari berbagai negara ASEAN di Jakarta.
Dari diskusi para pelaku industri, ada beberapa hal yang bisa menjadi catatan bagi calon founder maupun pelaku usaha yang ingin membangun startup berdampak.
Pertama, startup perlu berangkat dari masalah nyata yang ada di masyarakat.
Inovasi yang bertahan biasanya lahir dari kebutuhan sehari-hari, bukan sekadar mengikuti tren.Fokus pada solusi yang relevan membuat produk lebih mudah diterima dan digunakan.
Baca Juga: Panduan Profil Perusahaan yang Meyakinkan agar Bisnis Dipercaya Publik
Kedua, dampak kini menjadi ukuran penting selain profit.
Sebuah startup tidak hanya dinilai dari pertumbuhan bisnisnya, tetapi juga dari kontribusinya terhadap penciptaan lapangan kerja, penguatan ekonomi, hingga solusi atas tantangan sosial dan lingkungan.
Ketiga, kolaborasi menjadi faktor kunci dalam membangun ekosistem yang sehat.
Founder, investor, pemerintah, hingga komunitas perlu saling terhubung agar ide tidak berhenti di tahap konsep, tetapi bisa berkembang menjadi solusi yang lebih luas dan berkelanjutan.
CEO Satu Creative Ahmad Azuar Zainuddin mengatakan inovasi seharusnya memiliki dampak yang lebih luas bagi kehidupan masyarakat.
Baca Juga: Climate Impact Innovations Challenge Kembali Hadir Berhadiah Total Rp 15 miliar
“Inovasi usaha seharusnya mampu meningkatkan kualitas hidup. Kita bisa menciptakan lapangan kerja, memperkuat supply chains, membuka peluang ekonomi baru sekaligus membantu menjawab tantangan sosial dan lingkungan,” ujarnya dalam keterangan resmi Senin (11/5).
Sementara Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Sonny Hendra Sudaryana menekankan pentingnya konektivitas di kawasan ASEAN agar startup bisa tumbuh lebih optimal.
“ASEAN perlu bergerak sebagai ekosistem yang saling terhubung, bukan sebagai pasar yang berjalan sendiri-sendiri. Hal ini membutuhkan koordinasi lebih kuat antara kebijakan, platform ekosistem startup, dan para mitra,” katanya.
Acara Innovate for Impact Day Jakarta 2026 menjadi wadah pertemuan lebih dari 90 founder startup, investor, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara ASEAN untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong inovasi yang lebih berdampak di kawasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News