M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Dunia Tergelincir, Tidak Ada Kemajuan soal Gencatan Senjata AS-Iran

Harga Emas Dunia Tergelincir, Tidak Ada Kemajuan soal Gencatan Senjata AS-Iran
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global tergelincir, karena ketidakpastian terus berlanjut mengenai perpanjangan gencatan senjata di Timur Tengah. 

Mengutip Bloomberg, Senin (1/6), harga emas spot diperdagangkan turun 0,59% menjadi US$ 4.513,37 per troi ons pada pukul 11.12 WIB.

Harga emas hari ini turun, setelah naik 1% pada Jumat setelah AS dan Iran tampaknya semakin mendekati kesepakatan perdamaian. Namun, selama akhir pekan, kedua belah pihak mentransaksikan pesan upaya perubahan dilakukan terhadap draf perjanjian, dan tidak jelas apakah ada kemajuan yang signifikan.

Sementara, seiring berlanjutnya pertukaran diplomatik, Israel melancarkan invasi terbesarnya ke Libanon dalam seperempat abad, ketika Hizbullah, sekutu regional Iran yang paling kuat, meningkatkan serangan terhadap Israel utara. Israel bukan pihak dalam pembicaraan antara AS dan Republik Islam Iran, dan masih belum jelas apakah Israel akan setuju untuk menghentikan operasinya di Libanon jika perang di Iran terselesaikan.

Baca Juga: 5 Manfaat Menabung Emas Dibanding Uang Tunai, Perisai Kekayaan dari Krisis Ekonomi

Presiden AS Donald Trump belum berbicara tentang Iran sejak pertemuan di Gedung Putih pada Jumat, di mana ia mengatakan berharap dapat mengumumkan kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari. Dollar AS yang menjadi ukuran harga emas, naik menjadi lebih mahal.

Harga emas anjlok setelah konflik dimulai pada akhir Februari dan tetap sekitar 14% di bawah level sebelum perang. Emas diperdagangkan dalam kisaran sempit dalam beberapa minggu terakhir.

Jika arus energi dan perdagangan melalui Selat Hormuz kembali normal, kekhawatiran seputar inflasi global akan mereda, sehingga bank sentral lebih cenderung melonggarkan kebijakan moneter. Suku bunga yang lebih rendah merupakan pendorong bagi harga emas, yang tidak memberikan bunga.

Wakil Ketua Pengawasan Federal Reserve Michelle Bowman mengatakan pada Jumat, bahwa terlalu dini untuk menilai dampak inflasi akibat perang dan para pembuat kebijakan perlu melihat melampaui guncangan harga sementara.

Baca Juga: Harga Emas Global Naik Dua Hari, Mengapa Perjanjian AS-Iran jadi Kunci?

Menurut Hebe Chen, Analis di Vantage Markets, emas terjebak dalam tarik-menarik antara dua kekuatan yang bersaing: permintaan sebagai aset aman yang tetap hidup karena ketidakpastian perang, dan tekanan yang terus-menerus dari imbal hasil riil yang sensitif terhadap The Fed.

Harga emas akan tetap dalam kisaran harga yang terbatas sampai kabut geopolitik mereda atau menebal. "Faktor yang paling tidak pasti adalah inflasi: Jika terus mengerek imbal hasil riil dan nilai dollar, emas bisa kehilangan level terendahnya saat ini dan menghadapi penurunan lebih lanjut," katanya mengutip Bloomberg, Senin (1/6).  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.