M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Ini Kiat Coffeenatics Mengembangkan Usaha Kopi Lokal hingga Tembus Pasar Global

Ini Kiat Coffeenatics Mengembangkan Usaha Kopi Lokal hingga Tembus Pasar Global
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Coffeenatics sebagai usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kopi artisan membagikan beberapa strategi untuk mempertahankan hingga membesarkan usahanya.

Sejak berdiri pada 2015, Coffeenatics tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga membangun kemitraan dengan petani lokal di Sumatera dan Bali.

Strategi usaha yang disiapkan agar usahanya tetap eksis adalah aktif melibatkan komunitas melalui pelatihan dan edukasi kopi, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan dan inklusif.

Tidak hanya itu, Coffeenatics menyajikan ragam kopi khas Indonesia. Salah satunya Siamang Forest, kopi asal Sumatera Utara yang dibanderol dengan harga Rp 34.000 sampai Rp 428.000 per kemasan dan ukurannya.

Coffeenatics yang merupakan mitra UMKM Grab asal Medan belum lama ini menjadi perwakilan UMKM Indonesia yang dihadirkan Grab untuk menampilkan cita rasa kopi nusantara di Paviliun Indonesia, pada gelaran World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. 

Kehadiran Coffeenatics mencerminkan potensi besar UMKM lokal untuk bertransformasi, naik kelas, dan mengambil bagian dalam percakapan ekonomi global. 

Partisipasi Coffeenatics di WEF Davos 2026 merupakan upaya Grab dalam mengenalkan potensi UMKM Indonesia ke panggung global.

Baca Juga: Ini Kiat Membangun Usaha Biro Wisata dari Pendiri Cheria Holiday

Coffeenatics yang basis usahanya di Medan dan Jakarta juga telah mulai menjangkau pasar internasional seperti Singapura, dengan dukungan tim lebih dari 80 orang. 

Harris Hartanto Tan, Executive Director dan Co-Founder Coffeenatics, menyampaikan, partisipasi di Davos memberikan perspektif baru bagi UMKM seperti miliknya.

Baginya, partisipasi di Davos membuka kesempatan bagi Coffenatics untuk belajar langsung tentang pasar global, membangun jejaring, dan memahami standar internasional yang relevan dengan industri kopi. 

Dukungan Grab membantunya menjangkau lebih banyak pelanggan melalui ekosistem digital dan memperkuat kesiapan usaha untuk terus bertumbuh.

Buat Harris Hartanto, pertumbuhan tidak hanya soal ekspansi, tetapi juga dampak yang diberikan. Termasuk ketika anggota tim yang awalnya tidak memiliki latar belakang kopi kini berhasil menjadi juara regional dan mengubah kehidupan keluarganya. 

“Dari situ kami belajar bahwa Coffeenatics bukan hanya tentang kopi, tetapi tentang mimpi dan perubahan hidup,” ucap Harris dalam keterangan resmi Jumat (30/1).

Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia, mengatakan, UMKM memiliki peran krusial sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Baca Juga: Kumpulkan Cuan dari Jualan Sarapan Serba Rp 10.000 yang Sedang Menjamur

Partisipasi Grab Indonesia di World Economic Forum 2026 menegaskan pentingnya peran teknologi dan kemitraan dalam mendorong ekonomi digital yang berkelanjutan, sekaligus membawa pengalaman nyata UMKM Indonesia ke dalam percakapan global. 

Tantangannya adalah memastikan pertumbuhan ekonomi digital tidak hanya berbicara soal skala, tetapi juga kualitas kemitraan dan keberlanjutan penghidupan para pelaku usahanya. 

“Kami ingin menunjukkan bagaimana ekonomi digital berbasis kemitraan dapat tumbuh secara inklusif, dengan UMKM sebagai bagian utama dari ekosistem,” tutur Neneng.

Melalui pemanfaatan teknologi digital, Grab Indonesia ingin berkontribusi dalam memperluas peluang ekonomi serta memperkuat peran UMKM sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi.

Neneng juga membahas peran teknologi dalam mendorong ekonomi digital, sekaligus menegaskan upaua Grab dalam memperkuat keamanan dan keselamatan bagi pengguna di dalam ekosistem.

Menurut Neneng, di Indonesia, ekonomi digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Pertumbuhan yang inklusif hanya dapat terwujud melalui infrastruktur yang kuat dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

“Grab berupaya memberdayakan UMKM melalui akses permodalan, pemanfaatan teknologi, dan edukasi digital berbasis AI agar mereka dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Neneng.

Baca Juga: Ini 5 Ciri Peluang Usaha Menjanjikan yang Bisa Bertahan Lama

Upaya mendorong ekonomi yang menyeluruh menuntut pendekatan yang konsisten dan kolaboratif di seluruh ekosistem.

Perubahan ekonomi dimulai dari pelaku usaha di tingkat akar rumput dan diperkuat melalui sinergi berkelanjutan antara pelaku usaha, platform digital, dan pemangku kepentingan lainnya. 

Salah satu hal yang juga dilakukan Grab untuk pertumbuhan UMKM Indonesia juga dibuktikan melalui program Kota Masa Depan (Kolaborasi Nyata Untuk Masa Depan).

Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas dan daya saing dari para pelaku UMKM di kota-kota kecil melalui pemanfaatan teknologi dan akselerasi digital. 

Hingga kini, tercatat lebih dari 200.000 UMKM telah terdigitalisasi di ekosistem Grab. Secara lebih luas, sejak 2018 digitalisasi dalam ekosistem Grab turut berkontribusi menciptakan setidaknya 4,6 juta lapangan kerja di Indonesia.

Neneng berharap, Grab bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata serta memperkuat fondasi UMKM sebagai bagian penting dari pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selanjutnya: Manulife Syariah Cacat Aset Kelolaan Syariah Rp 1,7 Triliun pada 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​

Waspada IHSG Anjlok, Cek Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas Hari Ini (13/5)

Berikut saham-saham yang bisa dipertimbangkan investor atau trader sebelum memilih saham pada hari ini, Rabu, 13 Mei 2026. 

Promo Bakmi GM Happy Hour Mei: Kenyang Mulai Rp 25 Ribuan, Untung Setiap Sore

Sore hari rawan lapar? Promo Bakmi GM punya Happy Hour mulai Rp 25.000-an. Jangan lewatkan kesempatan makan hemat sampai akhir Mei.  

WHO: Kemungkinan akan Lebih Banyak Kasus Hantavirus dalam Beberapa Minggu ke Depan

WHO mengeluarkan peringatan: ada kemungkinan akan lebih banyak kasus hantavirus dalam beberapa minggu mendatang.

Harga Emas Antam Hari Ini Rabu (13/5) Anjlok Rp 20.000 Jadi Rp 2.839.000

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) merosot tajam pada Rabu (13/5)

IHSG Semakin Tertekan, Cek Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas (13/5)

IHSG berpeluang melanjutkan pelemahan pada perdagangan Rabu (13/5/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

Bukan Telur Biasa! Ini 6 Manfaat Telur Omega yang Unggul Jaga Otak, Mata & Jantung

Mengonsumsi telur omega ternyata punya manfaat istimewa. Ini 6 khasiatnya yang bisa jaga jantung, mata, dan tulang Anda tetap prima.

MSCI Depak 6 Saham dari Indeks Gobal Standard, Ini 11 yang Bertahan

Enam saham Tanah Air keluar dari kelompok saham kapitalisasi besar, MSCI Global Standar Indexes List. Saham apa yang tersisa di indeks tersebut? ​