M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ini Kata Menkes Cara Mencegah Penyakit Jantung

Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - Penyakit jantung menjadi penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Selain itu, penyakit ini pun membutuhkan biaya yang besar. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pun menjelaskan cara untuk mencegah penyakit jantung.

Menurutnya, mencegah penyakit jantung adalah dengan promotif preventif dan rutin melalukan aktivitas fisik dan menjaga pola makan yang baik.

“Fokusnya harus ke kegiatan promotif preventif karena kalau sudah masuk ke rumah sakit selain mahal buat pasiennya kualitas hidupnya juga menurun. Kegiatan promotif preventifnya paling penting menjaga pola makan dan juga menjaga tetap melakukan aktivitas fisik,” ujar Budi dalam keterangan tertulis yang dikutip dari situs resmi Kemenkes, Selasa (4/10).

Lebih lanjut Budi mengatakan penyakit jantung menjadi salah satu penyakit yang memberi beban biaya paling tinggi bagi pemerintah. Menurutnya, klaim BPJS yang paling banyak setiap tahunnya adalah kardiovaskular atau penyakit jantung.

Baca Juga: Bisa Redakan Stres, Begini Cara Menanam Rosemary di Rumah Menggunakan Pot

Adapun, penyakit jantung ini banyak memakan korban salah satunya lantaran kurangnya dokter spesialis. Untuk itu, pemerintah sedang mengupayakan pemerataan dokter spesialis kardiovaskular di seluruh Indonesia. Saat ini hanya 28 provinsi dari 34 provinsi yang bisa melakukan bedah jantung.

"Alatnya sudah ada, masalahnya dokter spesialisnya kita sangat kekurangan. Kita sangat kekurangan dokter spesialis dan ribuan bahkan puluhan ribu masyarakat kita meninggal setiap tahunnya karena kekurangan dokter dan kekurangan dokter spesialis,” jelas Budi

Karena itu, Budi mengingatkan agar masyarakat berupaya mencegah penyakit ini sehingga tak sampai masuk rumah sakit. "Cara mencegahnya yaitu perilaku hidup kita mesti diubah. Diubahnya dengan cara mesti banyak gerak,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, mengatasi penyakit eksklusif ini tak bisa secara eksklusif dilakukan Kementerian Kesehatan, tetapi juga dibutuhkan dukungan dari intas kementerian, lembaga, dan sektor terkait lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini Cara Memahami Akad Kredit Rumah biar KPR Aman dan Lancar

Pahami proses akad kredit rumah KPR, syarat, dokumen, biaya, dan hal penting sebelum tanda tangan agar transaksi berjalan aman.

Meja Rias Tebal Bikin Kamar Mandi Modern Terlihat Mewah dan Lebih Berkelas

Meja rias tebal menjadi tren kamar mandi modern dengan tampilan elegan, kokoh, dan mampu memperkuat karakter ruang.  

Daybed Multifungsi Jadi Tren Furnitur Terbaru untuk Rumah Minimalis

Daybed multifungsi menjadi tren furnitur modern yang membantu rumah lebih nyaman, rapi, dan efisien tanpa membutuhkan banyak ruang.

Tips Cek PIP Agustus 2026 Lewat HP, Segera Ketahui Status Penerima PIP

Cara cek PIP Agustus 2026 lewat HP menggunakan NISN dan NIK untuk mengetahui status penerima, pencairan dana, dan jadwal penyalurannya.  

IndoBeauty Expo 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Produk hingga Workshop Kecantikan

​IndoBeauty Expo 2026 resmi digelar di JIExpo Kemayoran hadirkan berbagai produk kecantikan, seminar, workshop, hingga kompetisi.  

Lebih dari Menenangkan Pikiran, Ini 5 Manfaat Yoga untuk Kesehatan Jantung

Tidak hanya melatih ketenangan, manfaat yoga terbukti ampuh melancarkan sirkulasi darah hingga menjaga kondisi organ jantung.  

Pelaku Usaha Wajib Tahu, Ini Cara Tingkatkan Daya Saing Produk Kulit dan Alas Kaki

​Peluang bisnis di industri kulit dan alas kaki masih terbuka lebar. Namun, pelaku usaha perlu terus berinovasi.  

Pilihan Baru Dapur Putih Modern yang Hangat dengan Ide Desain Elegan

Inspirasi dapur putih modern yang nyaman dan tidak monoton dengan kombinasi kayu, tekstur, serta dekorasi sederhana.  

Punya BPJS Bukan Berarti Tak Perlu Asuransi Swasta? Ini Penjelasannya

Asuransi kesehatan swasta tetap dibutuhkan sebagai pelengkap BPJS dengan layanan lebih fleksibel, cepat, dan pilihan lebih luas.

Bahaya Mengintai! Ini 5 Risiko Kesehatan jika Sering Minum Seduhan SKM, Kurangi ya

Menyeduh SKM sebagai minuman harian tidak disarankan ahli gizi karena tinggi gula. Ketahui berbagai risiko penyakit serius yang mengintai tubuh.