M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Penyebab Berat Badan Susah Naik, Bukan Hanya Makan Sedikit!

4 Penyebab Berat Badan Susah Naik, Bukan Hanya Makan Sedikit!
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Bagi sebagian orang, menurunkan berat badan mungkin menjadi perjuangan utama. Namun, tidak sedikit pula individu yang justru kesulitan menaikkan berat badan meskipun sudah makan dalam jumlah banyak.

Kondisi berat badan yang susah naik (underweight) sering kali dipicu oleh kombinasi faktor biologis, pola makan, hingga kondisi medis tertentu.

Memahami akar penyebab kesulitan menaikkan berat badan sangat penting agar proses penambahan berat badan dapat dilakukan secara sehat, efektif, dan berkelanjutan tanpa membahayakan tubuh.

Baca Juga: Daftar Sayur dan Buah Tinggi Kandungan Air, Bantu Cegah Dehidrasi saat Cuaca Panas

Melansir Mayo Clinic, Healthline, dan National Health Service (NHS), inilah 4 penyebab berat badan susah naik beserta penjelasan lengkapnya.

1. Tingkat Metabolisme Tubuh yang Sangat Cepat

Laju metabolisme basal menentukan seberapa banyak kalori yang dibakar oleh tubuh saat beristirahat. Orang dengan tipe metabolisme cepat membakar kalori secara efisien dan lebih cepat dibandingkan rata-rata orang pada umumnya.

Akibatnya, meskipun mengonsumsi makanan dalam porsi sedang hingga besar, sebagian besar kalori tersebut langsung terpakai sebagai energi dan tidak tersisa untuk disimpan menjadi lemak tubuh maupun jaringan otot.

Faktor genetik memegang peranan besar dalam menentukan laju metabolisme ini. Sehingga, mereka yang bermetabolisme cepat membutuhkan asupan kalori harian yang jauh lebih tinggi untuk menaikkan berat badan.

2. Asupan Kalori Harian Masih di Bawah Kebutuhan

Penyebab paling umum berat badan susah naik adalah ketidakseimbangan antara kalori yang masuk dan kalori yang keluar.

Seseorang mungkin merasa sudah makan banyak. Namun, setelah dihitung secara cermat, kerap kali jenis makanan yang dikonsumsi rendah densitas kalorinya. Contohnya, makanan tinggi air atau serat namun rendah lemak sehat dan protein.

Tanpa disadari, tubuh tetap berada dalam kondisi defisit kalori. Untuk menambah berat badan secara ideal, tubuh memerlukan kondisi surplus kalori, yaitu mengonsumsi lebih banyak kalori berkualitas daripada yang dibakar melalui aktivitas harian dan olahraga.

Baca Juga: Barang dari Mantan Tak Perlu Dikembalikan, Ini 5 Alternatif Menyingkirkannya

3. Gangguan Penyerapan Nutrisi dalam Pencernaan

Berat badan tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak makanan yang masuk ke mulut, tetapi juga seberapa baik organ pencernaan menyerap nutrisi tersebut.

Kondisi medis tertentu, seperti penyakit celiac (sensitivitas terhadap gluten), penyakit Crohn, gangguan usus, hingga infeksi parasit, dapat merusak lapisan dinding usus. Akibatnya, nutrisi penting dan kalori dari makanan gagal diserap oleh tubuh secara optimal dan justru terbuang melalui saluran pembuangan.

Hal ini menyebabkan berat badan tetap konstan atau bahkan terus menurun meski porsi makan sudah cukup.

4. Kondisi Medis Tertentu dan Masalah Hormonal

Beberapa masalah kesehatan yang tidak terdiagnosis dapat memicu penurunan berat badan drastis atau menyulitkan kenaikan berat badan.

Salah satu yang paling sering adalah hipertiroidisme, yaitu kondisi di mana kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroksin secara berlebihan sehingga mempercepat metabolisme tubuh secara ekstrem.

Selain itu, kondisi seperti diabetes tipe 1 yang belum terdeteksi, kecemasan kronis, stres berat, hingga infeksi jangka panjang juga memicu pelepasan hormon stres yang meningkatkan pembakaran kalori sekaligus menekan nafsu makan secara signifikan.

Itulah 4 penyebab berat badan susah naik. Memahami faktor pemicu di atas merupakan langkah awal yang krusial sebelum Anda mulai merancang program penambahan berat badan. Jika kenaikan berat badan tetap sulit dicapai setelah mengoreksi pola makan menjadi surplus kalori yang bernutrisi tinggi, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi guna memastikan tidak ada masalah medis yang melatarbelakanginya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Lebat Terjadi di 14 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/10)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu 10 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Ada Tiket Green Travel Fair di Langkah Membumi Market 2026, Cek Promo dari Tiket.com

Hadir di Langkah Membumi Market 2026, tiket.com menawarkan promo akomodasi dan penerbangan untuk mendorong perjalanan yang lebih ramah lingkungan.

Tips biar Tidak Makan Tabungan untuk Kebutuhan Sehari-hari

Kini marak terdengar istilah mantab alias makan tabungan. Ini kondisi di mana saldo tabungan terus terpakai untuk kebutuhan sehari-hari.

Big Bad Wolf Gandeng Toko Buku Inggris, Sasar Pencinta Buku Koleksi

Menggandeng toko buku independen asal Inggris, Big Bad Wolf ingin memperkenalkan ragam buku koleksi kepada pembaca Indonesia.

Mengenal Keberagaman dan Kekayaan Wine Australia Lewat Pameran Ini, Catat Tanggalnya

Produsen dan pembuat wine Australia hadir di enam kota di Asia Tenggara termasuk di Jakarta untuk mengajak menjelajahi berbagai jenis wine.

Promo 10.10 Alfamart 10 Oktober 2026, Beli 1 Gratis 1 Ovaltine hingga Blue Band

Manfaatkan promo 10.10 Alfamart periode 10 Oktober 2026 untuk belanja lebih untung di momen tanggal kembar kali ini.

Mitos atau Fakta: Benarkah Ada Efek setelah Donor Darah yang Bikin Gemuk?

Sering khawatir berat badan naik usai donor darah? Ketahui fakta medis sebenarnya tentang efek setelah donor darah dan pengaruhnya pada tubuh.

Nyesel Baru Tahu! Ini 7 Minuman Penurun Kolesterol Alami yang Nikmat

Kolesterol tinggi bisa turun tanpa obat kimia. Yuk, intip deretan minuman penurun kolesterol yang segar, lezat, dan terbukti berkhasiat.

Meningkat, Ini Dampak Maybank Marathon 2026 bagi Ekonomi dan UMKM Bali

Maybank Marathon 2026 genjot omzet usaha lokal Bali. Multiplier effect penyelenggaraan Maybank Marathon 2026 meningkat 34,6% dari tahun lalu.

Lebih dari Sekadar Lezat, Kenali 5 Manfaat Rebung Bambu untuk Diet Sehat Anda yuk

Tak hanya nikmat, ketahui berbagai manfaat rebung bambu sebagai prebiotik alami dengan kalori rendah yang menjaga kesehatan usus dan diet Anda.