MOMSMONEY.ID - Pendidikan tinggi kini tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan akademik, tetapi juga sebagai salah satu bentuk investasi jangka panjang bagi keluarga.
Karena itu, orang tua perlu mempertimbangkan bukan hanya biaya kuliah, tetapi juga pengalaman, kompetensi, dan peluang yang bisa diperoleh anak setelah lulus.
Salah satu pilihan yang menawarkan pengalaman pendidikan lintas negara hadir melalui Binus University. Melalui Global Business Chinese, Binus University resmi menghadirkan Program Joint Degree bersama South China University of Technology (SCUT), Guangzhou, China.
Program ini menggunakan skema 2+2. Mahasiswa menjalani dua tahun pertama perkuliahan di Binus University, kemudian melanjutkan dua tahun berikutnya di SCUT, China.
Menariknya, setelah menyelesaikan program, mahasiswa berkesempatan memperoleh dua gelar sarjana, yakni Sarjana Sastra (S.S.) dari Binus University dan Bachelor of Arts (B.A.) dari South China University of Technology.
Baca Juga: Anak Mulai Kuliah? Begini Cara Menata Kamar Tanpa Membuat Rumah Terasa Sepi
Bukan sekadar kuliah di luar negeri
Bagi keluarga yang sedang menyusun rencana pendidikan anak, program semacam ini menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan kuliah penuh di luar negeri.
Mahasiswa terlebih dahulu menjalani dua tahun perkuliahan di Indonesia sebelum melanjutkan studi ke China. Dengan begitu, pengalaman pendidikan internasional menjadi bagian dari keseluruhan masa studi.
Pada dua tahun pertama, mahasiswa Global Business Chinese mempelajari fondasi bahasa Mandarin, pemahaman lintas budaya, bisnis internasional, serta perdagangan China-Indonesia.
Setelah memenuhi persyaratan akademik, mahasiswa dapat melanjutkan dua tahun berikutnya di South China University of Technology untuk memperdalam kompetensi bisnis internasional.
Dari sisi perencanaan keuangan keluarga, skema tersebut tetap perlu dihitung secara menyeluruh. Selain biaya pendidikan, orang tua perlu memperhitungkan biaya hidup selama anak berada di China, seperti akomodasi, makan, transportasi, asuransi, kebutuhan akademik, hingga perjalanan pulang-pergi.
Karena informasi biaya program dapat berubah dan tidak tercantum dalam materi yang tersedia, calon mahasiswa dan orang tua perlu meminta rincian biaya langsung kepada pihak Binus University sebelum mengambil keputusan.
Baca Juga: Biaya Jadi Tantangan Kuliah, Beasiswa Bisa Jadi Salah Satu Solusi
Dua gelar jadi salah satu nilai tambah
Program Joint Degree ini merupakan program pertama Binus University dengan skema pembelajaran 2+2.
Bagi mahasiswa, salah satu nilai tambah yang ditawarkan adalah kesempatan memperoleh dua gelar dari dua universitas setelah menyelesaikan rangkaian studi sesuai ketentuan.
"Pengalaman belajar lintas negara dapat membantu membentuk lulusan yang adaptif, terbuka terhadap keberagaman budaya, dan mampu bersaing di tingkat internasional," kata Dekan Fakultas Ilmu Budaya Binus University Dr. Elisa Carolina Marion dalam keterangan tertulis Rabu (30/9).
Selain dua gelar, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman internasional, akses terhadap fasilitas pendidikan, komunitas akademik, serta kesempatan membangun jaringan profesional.
Dari perspektif investasi pendidikan, manfaat tersebut dapat menjadi bagian dari pertimbangan keluarga ketika membandingkan berbagai pilihan kuliah. Namun, nilai sebuah program pendidikan tetap perlu dilihat bersama faktor lain seperti total biaya, durasi studi, minat anak, kemampuan akademik, dan rencana karier.
Baca Juga: Pengalaman ke Luar Negeri Bisa Jadi Cara Anak Belajar Bahasa dan Mandiri
Kuliah di China, sekaligus mengenal ekosistem bisnis
Pilihan Guangzhou sebagai lokasi studi tahun ketiga dan keempat juga memberikan pengalaman tersendiri.
Guangzhou merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi China dan berada dekat dengan Hong Kong serta Shenzhen. Lingkungan tersebut memungkinkan mahasiswa mendapatkan paparan terhadap perkembangan bisnis, teknologi, inovasi, dan perdagangan internasional.
Bagi mahasiswa yang mengambil bidang bahasa Mandarin dan bisnis, pengalaman tersebut dapat melengkapi pembelajaran di ruang kelas.
South China University of Technology sendiri tercatat berada di peringkat 385 dunia dalam QS World University Rankings 2025 dan peringkat ke-187 dalam Best Global Universities versi US News.
Head of Chinese Department South China University of Technology, Assoc. Prof. Guo Ting mengatakan, mahasiswa Binus akan memperoleh wawasan lebih luas mengenai perkembangan bisnis, teknologi, dan inovasi di China sekaligus membangun jejaring internasional.
Baca Juga: Anak Muda Ingin Berkarier Global? Pendidikan dan Pengalaman Jadi Bekal Penting
Ada syarat akademik dan bahasa Mandarin
Meski menawarkan pengalaman kuliah lintas negara, program ini tetap memiliki persyaratan yang harus dipenuhi mahasiswa.
Program dapat diikuti mahasiswa aktif Global Business Chinese mulai angkatan B2029 yang memenuhi ketentuan akademik kedua universitas.
Mahasiswa harus telah menyelesaikan empat semester perkuliahan atau minimal 84 SKS di BINUS University. Selain itu, mahasiswa wajib memiliki sertifikasi kemampuan bahasa Mandarin HSK Level 5 sesuai ketentuan South China University of Technology.
Dengan demikian, persiapan untuk mengikuti program ini perlu dilakukan sejak awal masa kuliah. Kemampuan akademik dan bahasa menjadi bagian penting sebelum mahasiswa melanjutkan pendidikan ke China.
Baca Juga: Berapa Persen Gaji Suami untuk Dana Pendidikan Anak? Ini Patokan yang Bisa Dipakai
Menghitung investasi pendidikan sebelum memilih
Bagi orang tua, pendidikan anak merupakan pengeluaran yang perlu direncanakan sejak jauh-jauh hari. Program kuliah lintas negara seperti Joint Degree juga membutuhkan perhitungan yang lebih luas karena terdapat komponen biaya selama tinggal di luar negeri.
Orang tua dapat menghitung total kebutuhan pendidikan dengan mempertimbangkan biaya kuliah, biaya hidup, tempat tinggal, transportasi, perlengkapan pendidikan, asuransi, serta dana darurat.
Di sisi lain, mahasiswa juga perlu melihat apakah program tersebut sesuai dengan minat dan rencana kariernya. Dalam program Global Business Chinese, kombinasi bahasa Mandarin, bisnis, pengalaman lintas budaya, dan studi di China diarahkan untuk membekali mahasiswa menghadapi lingkungan kerja internasional.
Pada akhirnya, investasi pendidikan bukan hanya soal berapa besar biaya yang dikeluarkan. Keluarga juga perlu melihat kompetensi dan pengalaman apa yang diperoleh anak dari pendidikan tersebut serta bagaimana semuanya sesuai dengan rencana masa depannya.
Melalui program Joint Degree dengan South China University of Technology, BINUS University menawarkan salah satu pilihan bagi mahasiswa yang ingin menggabungkan pendidikan di Indonesia dengan pengalaman akademik di China, sekaligus memperoleh dua gelar setelah menyelesaikan program.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News