M O M S M O N E Y I D
Pendidikan

Pengalaman ke Luar Negeri Bisa Jadi Cara Anak Belajar Bahasa dan Mandiri

Pengalaman ke Luar Negeri Bisa Jadi Cara Anak Belajar Bahasa dan Mandiri
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Bagi sebagian anak, belajar bahasa asing mungkin identik dengan menghafal kosakata, mengerjakan soal tata bahasa, atau mengikuti percakapan di dalam kelas.

Namun, kemampuan berbahasa pada dasarnya juga terbentuk dari hal-hal sederhana yang ditemui dalam keseharian. Mulai dari berani memesan makanan, bertanya arah, berkenalan dengan orang baru, hingga menyampaikan pendapat dalam bahasa yang belum sepenuhnya dikuasai.

Situasi seperti itu menjadi bagian dari pengalaman belajar ketika anak berada di lingkungan yang menggunakan bahasa asing dalam kehidupan sehari-hari.

Hal inilah yang menjadi pendekatan dalam EF Language Travel, rangkaian program pendidikan internasional dari EF Education First yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar bahasa sekaligus merasakan kehidupan di negara tujuan.

Alih-alih hanya berfokus pada pembelajaran di ruang kelas, anak juga mengikuti berbagai kegiatan di luar kelas dan berinteraksi dengan lingkungan serta orang-orang dari latar belakang berbeda.

Peluang ini dilirik EF Education First dengan membuat program EF Homestay Program bagi peserta berusia 7-17 tahun. Program ini berlangsung sekitar dua hingga tiga minggu, dengan kegiatan yang memadukan pembelajaran bahasa dan aktivitas di luar kelas.

Bentuk kegiatannya dapat mencakup kunjungan edukatif, olahraga dan aktivitas outdoor, kegiatan budaya, eksplorasi kota, hingga excursion. Dalam situasi tersebut, bahasa asing tidak lagi hanya menjadi materi pelajaran.

Baca Juga: AI Tutor Bahasa Asing Tidak Serta-Merta Gantikan Peran Tutor Manusia, Ini Alasannya

Anak dapat menggunakannya ketika berkomunikasi dengan teman baru, mengikuti kegiatan kelompok, membutuhkan sesuatu, maupun berinteraksi dengan lingkungan di negara tujuan.

Pengalaman semacam ini juga dapat mendorong anak untuk keluar dari zona nyaman. Ketika harus beradaptasi dengan rutinitas baru dan berkomunikasi dengan orang yang belum dikenal, anak secara perlahan belajar untuk lebih berani mengambil keputusan dan menyampaikan kebutuhannya.

Dengan begitu, manfaat yang diperoleh tidak berhenti pada kemampuan bahasa. Pengalaman tersebut juga dapat menjadi ruang untuk melatih kemandirian, kepercayaan diri, kemampuan beradaptasi, kerja sama, dan tanggung jawab.

Tak sampai disitu, belajar di luar negeri juga membuat proses pembelajaran bersentuhan langsung dengan budaya setempat.

Country Product Manager EF Language Abroad Indonesia Agustania Hegia Iskandar bilang, EF Language Travel menawarkan sejumlah pilihan destinasi bagi peserta dari Indonesia.

Di antaranya Singapura, Jepang, Australia, Amerika Serikat, dan Inggris, tergantung periode serta program yang tersedia. Masing-masing negara memberikan pengalaman yang berbeda.

Di Singapura, misalnya, peserta dapat berinteraksi dengan lingkungan multikultural sekaligus mengikuti kegiatan edukatif dan eksplorasi kota. Sementara Inggris menawarkan pengalaman mengenal lingkungan dengan sejarah dan budaya yang berbeda.

Baca Juga: Kenalan dengan Aplikasi Berlatih Berbicara Bahasa Inggris Berbasis AI Ini, yuk

Adapun Australia dan Amerika Serikat memberikan kesempatan bagi peserta untuk merasakan kehidupan di lingkungan berbahasa Inggris sembari mengenal budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Pengalaman tersebut membuat perjalanan tidak semata-mata menjadi kegiatan wisata.

Hal-hal sederhana seperti mencoba makanan baru, mengikuti jadwal kegiatan, berbicara dengan orang dari negara lain, atau menyesuaikan diri dengan kebiasaan setempat dapat menjadi bagian dari proses belajar.

"Salah satu nilai utama EF Homestay Program adalah memberikan kesempatan kepada anak untuk menjadikan negara tujuan sebagai bagian dari pengalaman belajarnya," ucap Agustania Hegia dalam keterangan resminya, Senin (14/9).

Dalam jangka panjang, pengalaman lintas budaya juga dapat membantu anak melihat bahwa cara hidup dan kebiasaan seseorang tidak selalu sama dengan yang mereka temui di lingkungan asal.

Salah satu bagian yang cukup berbeda dari pengalaman belajar di luar negeri adalah kesempatan untuk tinggal jauh dari keluarga. Sesuai program dan destinasi, peserta dapat tinggal bersama Host Family maupun di Residence.

Ketika tinggal bersama keluarga lokal, anak memiliki kesempatan untuk mengenal kehidupan sehari-hari masyarakat setempat sekaligus menggunakan bahasa asing dalam suasana yang lebih natural.

Sementara Residence memberikan pengalaman tinggal bersama peserta lain dalam lingkungan akomodasi pelajar. Interaksi dengan teman dari berbagai negara pun menjadi bagian dari keseharian selama program.

Bagi orang tua, keputusan melepas anak pergi ke luar negeri selama beberapa minggu tentu bukan perkara sederhana. Kekhawatiran mengenai perjalanan dan pendampingan menjadi salah satu pertimbangan yang perlu diperhatikan.

Baca Juga: Google Gemini 3.5 Transcribe Hadirkan Transkripsi 85 Bahasa yang Lebih Akurat

Untuk program group, peserta berangkat bersama kelompok dan mendapatkan pendampingan dari EF Leader sejak perjalanan dari Indonesia, selama berada di negara tujuan, hingga kembali ke Indonesia. Para pendamping juga melalui proses seleksi dan pelatihan sebelum mendampingi peserta.

Pengalaman belajar bahasa di luar negeri juga tidak hanya ditujukan bagi anak usia sekolah. EF Language Travel memiliki beberapa pilihan program berdasarkan usia, tahapan pendidikan, dan tujuan peserta.

Salah satunya EF University Preparation, yang ditujukan bagi peserta yang berencana melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri.

Program tersebut berfokus pada kemampuan bahasa Inggris akademik serta keterampilan akademik yang dibutuhkan untuk memasuki lingkungan pendidikan internasional.

Nayaka, peserta EF Oxford Individual Program 2025, ketika pertama kali tiba di Inggris mengaku takut tidak akan punya teman. Hal ini karena orang-orang dari negara yang sama biasanya cenderung berkelompok sendiri.

"Tapi di EF International Campus, semua orang ramah dan hangat menyambut. Mengikuti EF Summer Camp jadi pengalaman yang luar biasa. Ini musim panas terbaik dalam hidup saya," tuturnya.

Ada pula EF Individual Language Abroad, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar dan tinggal di luar negeri dengan pilihan durasi yang lebih fleksibel. Peserta dapat menggunakan bahasa yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari, berinteraksi dengan masyarakat lokal, serta bertemu dengan peserta dari berbagai negara.

Kemampuan bahasa memang menjadi salah satu hasil yang diharapkan. Namun, keberanian berbicara, kemampuan beradaptasi, kemandirian, dan pengalaman berinteraksi dengan orang dari latar belakang berbeda juga jadi proses membentuk kepribadian dan pendidikan anak di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Jantung Mengintai Akibat Makanan Tinggi Natrium & Kolesterol Jahat

Pola makan tinggi natrium dan kolesterol diam-diam memicu penyakit jantung. Simak panduan diet tepat untuk menekan kadar LDL Anda.

6 Manfaat Labu Kuning yang Jadi Dekorasi Khas Halloween

Jadi dekorasi khas Halloween, inilah mengapa Anda harus memasukkan lebih banyak labu yang bergizi ke dalam makanan Anda.

Makan Nasi Tanpa Lonjakan Gula Darah, Ikuti Kebiasaan Makan Unik Warga Jepang Ini

Makan nasi tanpa memicu ancaman lonjakan gula darah ternyata ada rahasianya. Pelajari kebiasaan unik yang dipraktikkan di Jepang.

5 Bahaya Pakai Cotton Bud untuk Membersihkan Telinga bagi Pendengaran Anda

Pahami bahaya mengorek telinga dengan cotton bud yang berpotensi memicu penyumbatan kotoran dan gangguan pendengaran serius.

Sebentar Lagi 2027, 4 Zodiak Ini Diprediksi Beruntung di Akhir Tahun Ini

Transisi energi planet di kuartal akhir tahun 2026 membawa keberuntungan bagi sejumlah zodiak. Ini 4 zodiak paling beruntung di akhir tahun 2026.

4 Efek Samping Lilin Aromaterapi untuk Kesehatan, Ada Risiko Kanker?

Apa saja, sih dampak buruk lilin aromaterapi untuk kesehatan? Berikut ada beberapa efek sampingnya yang patut dipahami.

Ramalan Zodiak Hari Ini Minggu 25 Oktober 2026, Ada Peluang dan Tantangan Baru

Simak ramalan zodiak hari ini, Minggu 25 Oktober 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan, hingga kesehatan dan peluang baru.

Ramalan Shio Hari Ini Minggu 25 Oktober 2026, Ada 2 Shio Harus Waspada

Ramalan shio hari ini Minggu 25 Oktober 2026 membahas karier, keuangan, dan asmara 12 shio. Yuk, simak prediksi lengkapnya berikut ini.

Stop Tahan Lapar! Ini 7 Camilan Malam yang Enggak Bikin Diet Anda Rusak

Perut keroncongan sebelum tidur sering jadi musuh pejuang diet. Coba 7 camilan malam rendah kalori ini untuk tumpas lapar tanpa rasa bersalah.

Mau Latihan Golf Tanpa ke Lapangan? Ini Teknologinya

​BenQ kenalkan proyektor simulator golf berbasis AI yang memungkinkan pengalaman bermain golf di dalam ruangan melalui tampilan lapangan virtual.