M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Ini Alasan yang Membuat Dharmawangsa Menarik untuk Investasi Hunian Jangka Panjang

Ini Alasan yang Membuat Dharmawangsa Menarik untuk Investasi Hunian Jangka Panjang
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Investasi properti masih dianggap sebagai salah satu cara untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

Salah satu kawasan yang menunjukkan konsistensi dalam hal ini adalah Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Kawasan tersebut dikenal dengan pertumbuhan nilai tanah yang stabil dan suplai hunian baru yang terbatas.

Salah satu proyek hunian yang tengah dibangun di kawasan ini adalah Savyavasa, hasil kolaborasi antara JSI Group dan Swire Properties. Proyek residensial ini dijadwalkan selesai pada akhir 2025.

“Pasar saat ini tengah mencari basis strategis di Jakarta yang mendukung kebutuhan bisnis, akomodasi lintas generasi, sekaligus menjaga nilai jangka panjang,” kata Sophie Watson-Swingewood, Vice President Director PT Jantra Swarna Dipta dan Swire Properties Indonesia, dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa (30/9).

Baca Juga: Apakah Beli Rumah Masih Menguntungkan? Ini Fakta Investasi Properti Jangka Panjang

Faktor lokasi menjadi salah satu pertimbangan penting. Dharmawangsa memiliki akses menuju pusat bisnis, sekolah internasional, rumah sakit, serta kedutaan besar. Kawasan ini juga terhubung langsung dengan jalan tol utama, dan berjarak sekitar 40 menit dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta maupun 25 menit dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Menurut Chandra Asali, Director JSI Group, keterbatasan ketersediaan hunian premium di kawasan ini menjadi salah satu alasan nilai properti cenderung meningkat.

"Karakter khas Dharmawangsa, nilai tanah yang tinggi, kawasan hijau yang terawat eksklusif, serta ketersediaan hunian premium yang terbatas , menjadi fondasi nilai jangka panjang dan pertumbuhan yang konsisten dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Selain lokasi, proyek hunian di kawasan ini umumnya menawarkan ruang terbuka hijau, sertifikasi bangunan berkelanjutan, serta fasilitas multigenerasi yang sesuai dengan tren permintaan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan dan kualitas hidup kini ikut menjadi bagian dalam pertimbangan investasi properti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Turun Dua Hari karena Suku Bunga The Fed Berpotensi Naik

Suku bunga yang lebih tinggi umumnya berdampak negatif bagi emas yang tidak memberikan bunga.       

Bank Sampah Bikin Cuan untuk Warga

Melihat tumpukan sampah sebagai potensi uang? Alfamidi dan Bank Sampah Sakura ubah limbah jadi bernilai jual. 

Rekomendasi 6 Film Kisah Tukar Tubuh dengan Plot Tak Terduga

Mencari tontonan unik? Film body swap menawarkan plot tak terduga, dari komedi hingga drama yang bikin penasaran.

HP Samsung Lemot? Siamak Cara Ampuh Bersihkan Cache biar Ponsel Makin Ngebut

Membeli HP Samsung baru tapi sudah lemot? File cache menumpuk jadi penyebabnya. Temukan metode untuk membersihkan cache dan mengembalikan performa

Film Gore Paling Sadis, Ini 7 Tontonan Siap Uji Nyali Pecinta Horor

Mencari tontonan ekstrem? 7 film gore ini sajikan adegan sadis dan darah yang siap menguji nyali Anda. Temukan daftar lengkapnya di sini!

Rabu Untung! 7 Promo Restoran Favorit Beri Diskon Gila, Mulai Rp 14 Ribu

Ingin makan hemat tapi tetap lezat? Rahasia diskon di McD, A&W, PHD, dan lainnya ada di sini. Pastikan Anda tahu caranya agar tidak menyesal.

Promo HokBen Hemat dengan Qpon, Menu Baru Menchi Katsu Mulai Rp 25 Ribuan

Nikmati 4 pilihan combo Hoka Suka Menchi Katsu HokBen, mulai Rp 25.000-an. Diskon spesial ini hanya bisa diakses lewat aplikasi Qpon.

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​