M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Ini 5 Cara Merawat Lansia dengan Osteoporosis

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Mereka yang sudah memasuki usia lanjut atau lansia rentan mengalami berbagai masalah kesehatan. Salah satunya adalah osteoporosis, yaitu kondisi ketika tulang menjadi lemah dan rapuh.

Osteoporosis berkaitan dengan kepadatan tulang, sementara kepadatan tulang akan semakin mudah menurun seiring berjalannya penuaannya. 

Perlu diingat bahwa perawatan osteoporosis tidak bertujuan untuk menyembuhkan, melainkan membantu meringankan gejalanya.

Perawatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepadatan tulang  dan melambatkan proses pengeroposan, dilansir dari Healthline.

Baca Juga: Meskipun Pahit, Jangan Ragukan Manfaat Buah Mengkudu untuk Kesehatan

Nah, berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merawat lansia yang mengidap osteoporosis.

1. Penerapan pola makan sehat

Dilansir dari laman resmi Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pengidap osteoporosis yang sudah berusia lanjut perlu mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium dan vitamin D dalam jumlah yang cukup. 

Contohnya seperti ikan salmon, tahu, sayuran hijau berdaun gelap, kaldu tulang, serta susu atau yoghurt yang diperkaya dengan vitamin D. Maka dari itu, kamu perlu memberitahu mereka pola makan yang sehat dan jenis makanan apa yang wajib dikonsumsi.

2. Mengurangi risiko lansia terjatuh

Dilansir dari Health Focus, pengeroposan tulang akibat osteoporosis membuat tulang pengidapnya sangat mudah patah. Apabila orangtua ingin keluar rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar dapat mengurangi risiko terjatuh, Beantara lain:

  • Pastikan orangtua atau lansia mengenakan sepatu hak rendah dengan sol karet agar pijakannya lebih kokoh.
  • Bila ingin naik dan turun tangga, ingatkan lansia untuk menggunakan pegangan tangan.
  • Kamu perlu mengatur letak perabotan rumah dengan baik untuk mengurangi risiko terjatuh akibat menabrak perabotan.
  • Bersihkan area sekitar teras atau jalan masuk pada rumah secara rutin. Sebab, dedaunan, sampah, maupun bercak lumpur dapat meningkatkan risiko lansia terjatuh akibat terpeleset.
  • Memasang pegangan dinding, memasang karpet, atau menggunakan sandal khusus untuk mencegah terjatuh di kamar mandi.
  • Pastikan bahwa orang tua menggunakan alat bantu jalan atau tongkat sesuai kebutuhannya, baik di dalam rumah, maupun saat keluar rumah. 

Baca Juga: Kenali Penyebab Laju Endap Darah Meningkat

3. Pastikan lansia minum obat yang diresepkan

Anda harus memastikan lansia yang mengidap osteoporosis mengonsumsi obat yang diresepkan dokter secara teratur. Baik obat-obatan non hormonal maupun non hormonal.

Obat pengidap osteoporosis yang diresepkan oleh dokter bertujuan untuk memperkuat tulang dan sendi mereka. Di samping itu, kamu juga perlu memperhatikan apakah penggunaan obat-obatan atau suplemen yang diresepkan berdampak pada tulang atau tidak. 

4. Olahraga dan terapi fisik

Kurang olahraga dapat membuat tulang melemah, sehingga olahraga secara rutin sangatlah penting bagi pengidap osteoporosis yang sudah lansia. Anda dapat mengajak orangtua untuk berjemur dan berolahraga ringan seperti jalan kaki selama sekitar 30 menit.

Namun, pastikan untuk bertanya terlebih dahulu pada dokter spesialis apakah aman untuk berolahraga serta jenis olahraga apa yang sesuai.

Selain itu, hindari olahraga yang terlalu berat seperti sit up karena berpotensi untuk membahayakan kesehatan tulang mereka. Sebab kondisi fisik lansia sudah tidak sebugar dibandingkan dengan mereka yang masih berusia muda.

Nah, itulah beberapa cara yang dapat dilakukan guna merawat lansia yang mengidap osteoporosis. Mulai dari mengajaknya untuk berolahraga atau melakukan terapi fisik, hingga mengurangi risiko lansia untuk terjatuh saat dirinya beraktivitas. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prediksi Ghana vs Panama (18/6): Duel Penentu Awal Grup L, Siapa Lebih Siap?

Prediksi Ghana vs Panama pada Piala Dunia 2026 Kamis 18 Juni 2026. Simak head to head, susunan pemain, siaran langsung, dan prediksi skor.

Berapa Kadar Gula Darah Normal Usia 60 Tahun ke Atas, ya? Mari Cek di sini!

Banyak ditanyakan, berapa kadar gula darah normal usia 60 tahun ke atas, ya? Cek selengkapnya di sini, yuk!

Gula Darah 120 Apakah Normal? Cari Tahu Jawabannya di sini!

Sebenarnya, gula darah 120 apakah normal atau tidak, ya? Mari intip jawabannya di sini, yuk!          

5 Manfaat Menambahkan Madu ke Secangkir Teh bagi Kesehatan Tubuh

Tahukah bahwa ada sejumlah manfaat menambahkan madu ke secangkir teh bagi kesehatan tubuh, lho. Apa sajakah itu?

4 Cara Membuat Oatmeal yang Ampuh Menurunkan Kolesterol Tinggi

Begini, lo, beberapa cara membuat oatmeal yang ampuh menurunkan kolesterol tinggi! Mau coba?        

6 Makanan Tinggi Karbohidrat yang Ternyata Bisa Menurunkan Gula Darah Tinggi

 Ini dia beberapa makanan tinggi karbohidrat yang ternyata bisa menurunkan gula darah tinggi. Apa sajakah, itu?

5 Penyebab Anak Sering Marah Tidak Wajar, Jangan Disepelekan Moms!

Marah berlebihan pada anak sering dianggap biasa. Padahal, bisa jadi tanda gangguan serius di otak. Kenali 5 penyebabnya sebelum terlambat!  

Olahraga Lari Makin Digandrungi, Shopee Bagikan Starter Pack Lari yang Tepat

Shopee memberi panduan membangun starter pack lari yang fungsional, nyaman, dan tetap menarik secara tampilan.

Prediksi Inggris vs Kroasia (18/6): Duel Panas Eropa, The Three Lions Diunggulkan

Prediksi Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026 pada 18 Juni 2026. Simak head to head, susunan pemain, siaran langsung, dan prediksi skor.

5 Manfaat Memeluk Anak Setiap Hari, Anak jadi Jarang Tantrum

Pelukan hangat ternyata cara tercepat redakan tantrum anak. Temukan 5 manfaat memeluk anak setiap hari di sini.