MOMSMONEY.ID - Infinix GT 30 Pro merupakan salah satu ponsel kelas menengah terjangkau yang berfokus pada game terbaik. Infinix kenalkan ponsel harga Rp 3 jutaan dengan layar AMOLED dan refresh tinggi hingga 144 Hz.
Pada dasarnya, ponsel gaming berkinerja tinggi ini memiliki desain serupa yang menampilkan Mechanical Light Waves dan kontrol GT Trigger untuk bermain game. Kapasitas baterainya mencapai 5.500mAh bersama fast charging 45W.
Menurut R. Icogo, pengamat gadget dari Gizguide.com, ponsel ini jadi salah satu dari sedikit ponsel terjangkau yang memiliki GT Trigger. Selain untuk bermain game, GT Trigger juga berfungsi sebagai tombol rana kamera dan menawarkan akses cepat ke pemutaran media.
“Fitur ini membantu saya memegang ponsel dengan lebih ergonomis dengan pengalaman seperti konsol. Saya juga menyukai responsifitasnya yang tinggi dan umpan balik haptik,” katanya.
Selain mode ekstrem, fitur XBOOST memberi pengguna akses ke tiga mode performa inti yakni hemat daya, sedang, dan performa tinggi. XBOOST juga dilengkapi serangkaian fitur utilitas seperti tangkapan layar, perekaman layar dan pembersihan memori.
Perangkat ini memiliki mode Esports untuk mengoptimalkan performa SoC untuk frame rate yang lebih lancar dan konektivitas yang stabil.
Baca Juga: HP Samsung Terbaik yang Recomended buat Ngevlog, Bantu Hasilkan Uang di YouTube
Jalankan game dengan aplikasi XArena
Dari segi konektivitas, ponsel ini mendukung WiFi 6E, 5G SA/NSA, bluetooth 5.4, NFC, dan didukung oleh antena 360 derajat untuk sinyal yang andal. Perangkat ini juga menyertakan remote IR untuk mengontrol peralatan dan pembacaan sidik jari dalam layar yang responsif.
Prosesor Mediatek Dimensity 7400 4nm
Ponsel ini ditenagai oleh prosesor octa-core MediaTek Dimensity 7400 4nm dengan kecepatan clock hingga 3,35GHz, grafis Mali-G615 MC2, dan APU 655 gen 6. Hal ini dirancang untuk menangani tugas-tugas yang relatif berat.
Infinix memasangkannya dengan RAM LPDDR5X 8GB yang cepat dan bisa diperluas hingga 16GB secara virtual dengan penyimpanan eksternal. Perlu dicatat bahwa ini merupakan penurunan dari UFS 4.0 pada GT 30 Pro menjadi UFS 2.2.
Prosesor MediaTek Dimensity 7400 hasilkan skor AnTuTu 981.490 poin. Sementara itu, single core di Geekbench mencapai 1057 dan multi core hingga 3.183.
Hasil benchmark menunjukkan keunggulan GT 30 Pro dalam hal kecepatan. Namun, GT reguler memberikan performa luar biasa untuk kisaran harganya.
Membuka aplikasi mungkin tidak secepat GT 30 Pro dengan penyimpanan UFS 4.0 yang lebih cepat. Namun, ponsel ini lebih unggul berkat harga yang murah dan spesifikasi tidak jauh berbeda.
Berbicara soal gaming, perusahaan menjanjikan bahwa ponsel ini hadir dengan sertifikasi frame rate tinggi mulai dari 60fps atau lebih. Bahkan, ponsel ini telah disertifikasi sebagai mitra smartphone resmi MPL, liga profesional Mobile Legends: Bang Bang.
Game seperti Mobile Legends: Bang Bang benar-benar lancar, responsif, dan tanpa lag selama Anda memiliki koneksi internet yang cepat. Icogo mencatat frame rate yang konsisten 115-119fps bahkan dalam beberapa pertarungan dengan pengaturan maksimal di ponsel.
Game lain yang sering dimainkan Icogo adalah Genshin Impact yang membutuhkan spesifikasi tinggi. Ponsel bisa berjalan lancar tanpa lag menggunakan pengaturan default medium-low.
PUBG Mobile juga sebagian besar berjalan lancar, bahkan setelah lebih dari satu jam bermain. Untungnya, Infinix mempertahankan sistem pendinginan 3D Vapor Cloud Chamber dengan total area pembuangan panas 20.000mm² untuk pendinginan yang cukup efektif.
Selain itu, mereka yang membeli perangkat ini akan mendapatkan kipas MagCooling dengan stiker pelat magnetik yang bisa ditempelkan di bagian belakang ponsel. Fitur tersebut adalah kipas pendingin RGB yang mendukung performa gaming tetap terkendali.
Untuk meningkatkan pengalaman bermain game, Infinix mempertahankan GT Trigger-nya. Infinix mengklaim fitur ini ini dapat mencapai hingga 520Hz.
Pengguna juga dapat membuat program khusus untuk meningkatkan strategi permainan. GT Trigger ini memungkinkan pengguna untuk mengoperasikan hingga 6 jari, recomended buat main game tembak-tembakkan.
Baca Juga: 8 Daftar HP Samsung Terbaik, Ada Fast Charging Nirkabel 45W dan PowerShare
Performa layar dan kamera yang mumpuni
Infinix GT 30 menawarkan bezel super tipis dan sudut membulat, dipadukan dengan layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi tajam 2720 x 1224 pada 440 ppi. Warna-warnanya cerah, hitamnya pekat, dan kontrasnya enak dilihat.
Kecerahan maksimalnya menyaingi smartphone yang lebih mahal dengan 1.600 nits dengan mode kecerahan tinggi. Layar ini juga memiliki kecepatan refresh 144Hz dan responsivitas sentuhan sangat baik berkat touch sampling 240Hz dan 2160Hz yang sangat cepat.
Di bagian belakang, ponsel ini menggunakan kamera 64MP dengan aperture f/1.75 dan autofokus. Kamera ini dipasangkan dengan kamera 8MP f/2.2 yang cukup mumpuni dengan bidang pandang 111,4 derajat.
Spesifikasi ini jadi salah satu kamera kelas menengah yang jarang ada di segmennya, mampu merekam video hingga 4K 30fps di bagian belakang dan depan. Keduanya memiliki mode ultra steady dengan crop minimal sebagai imbalan untuk stabilisasi yang lebih baik.
Detail umumnya tajam dengan warna yang cukup cerah dan konsisten di seluruh kamera utama dan kamera ultrawide. Infinix memastikan bahwa kamera utama dan kamera ultrawidenya memiliki warna dan eksposur yang serupa.
Noise akan sedikit lebih tinggi di dalam ruangan. Namun, jika Anda menggunakan zoom lossless 2x warna pada gambar akan tetap tajam dan jernih.
Performa kamera ini tidak akan maksimal dalam kondisi cahaya rendah, akan ada sedikit overexposure yang masih bisa ditoleransi dengan mode malamnya pada beberapa sumber cahaya.
Karena tidak memiliki OIS (Optical Image Stabilization), mode video 4K akan goyang saat dipegang dengan tangan. Untungya ada mode ultra steady yang siap membantu.
Untuk swafoto, Anda mendapatkan kamera 13MP f/2.2 dengan kualitas yang cukup baik asalkan Anda berada di lingkungan yang terang. Kamera ini juga dilengkapi dengan mode beauty yang cukup baik dan mode potret dengan aperture yang dapat disesuaikan untuk efek buram melalui software.
Itulah informasi lengkap yang meringkas tentang performa gaming dan kamera dari Infinix GT 30.
Selanjutnya: Astra International (ASII) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News