M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

INA dan Norfund Bermitra untuk Mendorong Investasi di Energi Terbarukan

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Indonesia Investment Authority (INA) dan Norfund, Dana Kelolaan Investasi Norwegia untuk negara-negara berkembang telah menandatangani perjanjian kerangka investasi (Investment Framework Agreement/IFA) untuk mengeksplorasi peluang investasi bersama di Indonesia. Kemitraan ini mencerminkan komitmen bersama kedua institusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor energi terbarukan, inklusi keuangan, dan infrastruktur hijau.

Perjanjian ini menetapkan kerangka kerja untuk kolaborasi yang mencakup investasi bersama secara langsung berdasarkan basis transaksi per transaksi (deal-by-deal) serta investasi bersama dalam bentuk dana kelolaan investasi (funds).

Melalui kolaborasi ini, INA dan Norfund bertujuan untuk memanfaatkan sumber daya, jaringan, dan keahlian keduanya untuk mengidentifikasi dan mendorong investasi yang berdampak besar, yang selaras dengan prioritas pembangunan Indonesia.

Fokus INA pada energi hijau dan transformasi, yang ditetapkan sebagai salah satu sektor investasi prioritasnya, sejalan dengan tujuan kemitraan ini. INA telah berkomitmen untuk mendukung perkembangan energi terbarukan di Indonesia, seperti yang ditunjukkan oleh investasi strategis pertama INA di bidang energi hijau tahun lalu melalui PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), perusahaan energi panas bumi terbesar di Indonesia.

Norfund, yang dimiliki dan didanai oleh Kementerian Luar Negeri Norwegia, bertujuan untuk mempromosikan bisnis yang berkelanjutan di negara-negara berkembang.

Baca Juga: Kadin Luncurkan White Paper untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 8%

Dengan portofolio yang dialokasikan sebesar US$ 3,6 miliar, Norfund beroperasi di bawah dua mandat utama, yaitu mandat pembangunan dan mandat iklim. Mandat Iklim, yang diluncurkan pada tahun 2022, memprioritaskan investasi pada energi terbarukan yang memiliki dampak signifikan terhadap iklim melalui komitmen sebesar US$ 400 juta yang telah dialokasikan secara global hingga pertengahan tahun 2024.

Hingga pertengahan tahun 2024, Norfund telah menginvestasikan US$ 66 juta di Indonesia di bawah kedua mandat tersebut. Landasan yang kuat ini memberikan peluang untuk meningkatkan skala investasi dan menarik mitra investasi internasional tambahan, termasuk dari Eropa dan Amerika Serikat.

Kerja sama antara INA dan Norfund memungkinkan keduanya untuk memanfaatkan keunggulan masing-masing dalam mengejar peluang investasi yang berdampak dan secara ekonomi menguntungkan.

Portofolio proyek yang telah dikembangkan oleh Norfund serta koneksinya dengan anggota-anggota Association of European Development Finance Institutions (EDFI) dapat membuka jalur kolaborasi yang strategis.

Di sisi lain, pemahaman INA terhadap lanskap investasi di Indonesia dan komitmen INA untuk memajukan energi hijau memberikan fondasi yang kuat bagi inisiatif bersama yang sejalan dengan prioritas kedua institusi.

Ridha Wirakusumah, Ketua Dewan Direktur INA, menyatakan langkah strategis ini untuk memajukan investasi yang mencerminkan prioritas Indonesia di bidang energi terbarukan dan infrastruktur berkelanjutan, yang juga merupakan fokus utama INA.

Portofolio dan pengalaman Norfund di Indonesia, khususnya di sektor energi terbarukan, memberikan peluang untuk meningkatkan skala proyek yang berdampak, menarik investasi tambahan melalui jaringan mitra investor mereka, serta menciptakan potensi multiplier effect untuk penanaman modal asing dalam waktu dekat, mengingat Indonesia masih menjadi pasar utama untuk penyaluran modal.

"INA juga dapat memperoleh manfaat besar dari keahlian Norfund, yang telah terasah selama puluhan tahun dalam investasi global," kata Ridha dalam keterangan tertulis, Senin (2/12).

Pendekatan mereka yang terstruktur dalam menyusun serta meningkatkan skala investasi, ditambah dengan keahlian Norfund dalam pemilihan proyek, manajemen risiko, dan membangun kemitraan, melengkapi pemahaman INA terhadap lanskap investasi di Indonesia serta komitmen INA untuk mendukung transisi energi.


"Pengalaman kami menunjukkan bahwa investasi Norfund dalam penciptaan lapangan kerja dan transisi energi paling efektif ketika kami berhasil memobilisasi modal tambahan sekaligus memanfaatkan keahlian lokal," ujar Tellef Thorleifsson, CEO Norfund.

Indonesia akan menjadi pasar yang penting bagi Nortfund dalam beberapa tahun mendatang, dan Nortfund percaya bahwa kemitraan ini  memungkinkan menciptakan dampak yang lebih besar melalui investasi masa depan di negara ini.

Kemitraan ini juga mencerminkan visi bersama untuk menghadapi tantangan global yang penting, termasuk transisi menuju net zero dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Misi Norfund untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas hidup, dan mendorong investasi yang berfokus pada iklim melengkapi komitmen INA untuk memajukan sektor-sektor prioritasnya, termasuk mendukung transisi energi di Indonesia, pengembangan energi terbarukan, dan memperkuat ketahanan ekonomi jangka panjang. Melalui kolaborasi ini, kedua institusi bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masa depan Indonesia yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jangan Asal Buang Baju Bekas, Ini 4 Cara Mengelolanya agar Tak Jadi Sampah

Pakaian tidak terpakai belum tentu harus dibuang. Kenali cara memperpanjang masa pakai, memilah baju layak donasi, dan tips mengelola tekstil.

Masih Mau Minum Tiap Hari? Ini Sisi Gelap Teh Boba buat Tubuh, Ada Risiko Obesitas

Rasa manis dan kenyalnya teh boba memang menggiurkan, tapi kebiasaan meminumnya setiap hari bisa memicu obesitas hingga sembelit.

Stres dan Susah Tidur? Ini 4 Tanda Anda Butuh Suplemen Magnesium

Banyak orang tanpa sadar mengalami defisiensi magnesium. Sebagai panduan, berikut 4 tanda Anda butuh suplemen magnesium ya.

Kesetaraan Gender di Dunia Kerja Tidak Lagi Sebatas Persoalan Representasi Perempuan

Kesetaraan gender di dunia kerja tidak lagi sebatas persoalan representasi perempuan, tapi juga pengembangan SDM, inovasi, hingga saing bisnis.

Cegah Sebelum Telat! Ini 5 Cara Mencegah Pradiabetes Biar Enggak Jadi Diabetes

Ingin tahu cara mencegah pradiabetes agar tidak memburuk? Cukup kurangi gula tambahan, olahraga secara rutin, dan pantau kesehatan Anda.

Awas Usia Muda! Kanker Ovarium Disebabkan oleh 7 Hal Ini Termasuk Riwayat Menstruasi

Jangan abaikan kesehatan organ reproduksi Anda karena kanker ovarium bisa menyerang usia muda. Mulai dari riwayat keluarga hingga menstruasi.

4 Kesalahan Makeup Bold yang Bikin Wajah Terlihat Tua, Pemula Wajib Tahu

Makeup bold sering kali menjadi pilihan favorit. Ini 4 kesalahan makeup bold yang bikin wajah terlihat tua yang wajib Anda hindari.

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.