MOMSMONEY.ID - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona merah begitu dibuka pada Senin, 6 April 2026. Pukul 9:07 WIB, indeks turun 1,2% ke level 6.942.
Penurunan IHSG ditekan 407 saham. Sementara 180 saham yang naik tidak bisa mengangkat IHSG.
Penurunan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turut menekan IHSG pagi ini. Kapitalisasi pasar yang besar membuat dua emiten ini memiliki bobot besar di bursa saham.
BREN merupakan emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar kedua di bursa saham. Kapitalisasi pasarnya Rp 557 triliun. Pagi ini, sahamnya langsung turun 12,5% ke Rp 4.200 per saham.
Penurunan hari ini semakin memperberat langkah BREN yang sudah merosot 54% sejak awal tahun.
Sementara DSSA adalah saham dengan market cap terbesar kelima di bursa, dengan kapitalisasi pasar Rp 472 triliun. Sahamnya turun 12,8% pagi ini ke Rp 61.375.
Penurunan kedua saham ini terimbas langkah regulator semakin transparan dengan bursa saham Indonesia. Keduanya masuk dalam daftar high shareholding concentration (HSC) bersama dengan tujuh saham lainnya. Total ada 9 emiten masuk daftar ini.
Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menjelaskan, ada kemungkinan MSCI mempertimbangkan saham-saham masuk di daftar HSC akan dikeluarkan dari indeks MSCI.
Baca Juga: Bersiap Hadapi Volatilitas IHSG, Ini Saran dan Rekomendasi Saham untuk Investor (6/4)
Baca Juga: Cek Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mirae Sekuritas (6/4)
Top gainers
Di tengah penurunan bursa, ada saham-saham yang masih mncetak kenaikan tertinggi atau top gainers pagi ini. Mereka yaitu VOKS, ESIP, POLA, MSIN, dan YPAS.
Sementara itu, SOTS dan IFSH yang masu dalam daftar HSC, masuk ke jajaran top losers atau saham dengan penurunan terbesar pagi ini. Saham lainnya yaitu DATA dan DEFI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News