MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Senin, 24 Agustus 2026. Berikut proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Sekadar mengingatkan, IHSG pada Jumat lalu (21/8) ditutup dengan kenaikan 0,37% ke level 6.525,69. Kenaikan tersebut disertai pembelian asing dengan net buy Rp 992 miliar.
Baca Juga: BBRI dan BBCA Diborong Asing, Cek Saham Dengan Net Buy Terbesar Pekan Lalu
M. Nafan Aji Gusta, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat, secara teknikal, IHSG kembali membentuk level tertinggi baru atau fresh high dan masih menunjukkan momentum bullish.
sejumlah indikator teknikal masih memberikan sinyal positif. Moving Average (MA) 20 dan MA60 telah membentuk positive crossover, sementara indikator Stochastics K_D dan Relative Strength Index (RSI) juga menunjukkan sinyal positif.
Di sisi lain, investor perlu mencermati penurunan volume perdagangan yang dapat menjadi sinyal bahwa momentum penguatan mulai kehilangan tenaga.
Dari sisi sentimen domestik, pergerakan IHSG berpeluang mendapatkan dukungan dari penguatan nilai tukar rupiah dan pertumbuhan likuiditas perekonomian. Rupiah berada di kisaran Rp17.694 per dolar Amerika Serikat (AS), sementara Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate di level 5,75%.
Selain itu, data uang beredar dalam arti luas atau M2 pada Juli 2026 tumbuh 8,3% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp10.371,1 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh peningkatan penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada pemerintah pusat.
Penyaluran kredit pada Juli 2026 tumbuh 13,0% YoY, meningkat dibandingkan pertumbuhan 12,1% YoY pada Juni 2026. Sementara itu, tagihan bersih kepada pemerintah pusat tumbuh 4,6% YoY.
Sentimen eksternal juga masih menjadi perhatian investor. Harga emas dunia menguat 1,97% secara tahunan ke level US$4.661,60 per ons troi. Kondisi tersebut berpotensi menopang minat investor terhadap saham-saham pertambangan yang memiliki eksposur terhadap emas.
Di pasar global, ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih menjadi sumber ketidakpastian, menyusul rencana AS menjatuhkan sanksi ekonomi baru terhadap Iran serta potensi gangguan perdagangan melalui Selat Hormuz. Konflik Rusia-Ukraina yang belum mereda turut menambah risiko terhadap pasar global.
"Dengan berbagai sentimen tersebut, IHSG diperkirakan masih mampu mempertahankan momentum bullish pada perdagangan hari ini. Namun, investor tetap perlu memperhatikan risiko koreksi jangka pendek apabila aksi profit taking meningkat," ujar Nafan dalam riset paginya.
Mirae Asset Sekuritas memperkirakan level support IHSG berada di 6.454 dan 6.406. Sementara itu, level resistance berada di 6.554 dan 6.616.
Rekomendasi saham
Pagi ini, Mirae memberikan sejumlah rekomendasi saham teknikal yang bisa dipertimbangkan investor. Namun, rekomendasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.
Nafan menyarankan investor melakukan akumulasi pada saham-saham dengan fundamental solid, terutama saham yang memiliki valuasi relatif murah serta menunjukkan indikasi pembalikan tren. Manajemen risiko juga perlu diterapkan secara disiplin.
1. BUVA – Fase akumulasi dimulai
Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan Accumulated Buy, terutama pada area 695–785. Target harga pertama berada di 795, target kedua 855, dan target ketiga 1.030. Level support berada di 695 dan 680.
2. FUTR – Struktur bullish masih terjaga
FUTR direkomendasikan Add, dengan area entry 330–370. Target harga pertama berada di 376 dan target kedua 408. Adapun level support berada di 330 dan 298.
3. SSIA – Momentum bullish masih terjaga
SSIA direkomendasikan Accumulated Buy dan merupakan saham yang dapat ditransaksikan dengan fasilitas margin. Area entry berada di 1.715–1.795. Target harga pertama 1.805, target kedua 1.865, dan target ketiga 2.020. Support berada di 1.715 dan 1.630.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News