MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan memiliki peluang menguat pada perdagangan Kamis (30/4/2026). Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG menguat 0,41% ke level 7.101 dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave [v] pada label hitam atau alternatifnya di akhir wave [b] dari wave B pada label merah.
Koreksi IHSG diperkirakan cenderung terbatas dengan potensi menguji area 6.983–7.009, serta berpeluang menguat dalam jangka pendek menuju kisaran 7.188–7.270.
Secara teknikal, IHSG memiliki level support di 7.022 dan 6.917, sementara resistance berada pada rentang 7.313 hingga 7.484.
Baca Juga: IHSG Berpotensi Terkoreksi, Berikut 6 Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (30/4)
Seiring dengan proyeksi tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati investor:
1. ASRI — Trading Buy
ASRI menguat 0,73% ke 138, namun masih disertai tekanan jual dan tertahan oleh MA60. Posisi ASRI diperkirakan berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 1 dari wave (C).
- Trading Buy: 134–137
- Target Price: 153, 163
- Stoploss: di bawah 132
2. BIPI — Buy on Weakness
BIPI menguat 2,44% ke 252 dan didominasi volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan MA20. Posisi BIPI diperkirakan berada di awal wave 2 dari wave A dari wave (C).
- Buy on Weakness: 244–250
- Target Price: 270, 290
- Stoploss: di bawah 234
Baca Juga: Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas Hari Ini (30/4)
3. HMSP — Buy on Weakness
HMSP menguat 4,73% ke 775 dan didominasi volume pembelian, serta berhasil ditutup di atas MA20. Posisi HMSP diperkirakan berada di awal wave [b] dari wave Y dari wave (B).
- Buy on Weakness: 750–770
- Target Price: 820, 855
- Stoploss: di bawah 735
4. SUPA — Buy on Weakness
SUPA menguat 5,39% ke 880 dengan peningkatan volume pembelian, namun masih tertahan oleh MA60. Posisi SUPA diperkirakan berada di awal wave (C).
- Buy on Weakness: 845–880
- Target Price: 935, 965
- Stoploss: di bawah 825
Investor diimbau tetap selektif dalam memilih saham serta disiplin menerapkan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News