M O M S M O N E Y I D
Santai

Hotel Bersiap Panen di September: Wisatawan Asing Banjiri Indonesia, Harga Naik

Hotel Bersiap Panen di September: Wisatawan Asing Banjiri Indonesia, Harga Naik
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Siteminder, platform teknologi untuk industri perhotelan, mencatat, ada peningkatan pemesanan hotel di Indonesia setelah terus turun dari Juni hingga Agustus di tahun sebelumnya. 

Siteminder memproyeksikan, hotel-hotel di Indonesia akan kembali mengalami pertumbuhan pada September mendatang.

Hal ini terlihat dari data terbaru SiteMinder, yang menunjukkan, ada peningkatan pemesanan hotel setelah mengalami penurunan berturut-turut dari Juni hingga Agustus pada tahun sebelumnya. 

Berdasarkan SiteMinder's Hotel Booking Trends, pemesanan hotel untuk September diperkirakan tumbuh 2,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sebelumnya, pemesanan hotel sempat menurun pada Juni (-4,5%), Juli (-4,6%), dan Agustus (-5,8%).

Sehingga, secara keseluruhan permintaan selama pertengahan tahun turun 3,9%. Data ini diolah dari platform SiteMinder yang memproses lebih dari 135 juta pemesanan hotel setiap tahunnya.

Baca Juga: Mews dan Siteminder Luncurkan Fitur Distribusi Terintegrasi Sistem Operasi Hotel

Meski mengalami perlambatan di pertengahan tahun, industri perhotelan Indonesia tetap menunjukkan daya tahan yang kuat, terutama berkat tingginya minat wisatawan internasional. 

Laporan tersebut juga menunjukkan, wisatawan internasional menyumbang porsi pemesanan yang semakin besar sepanjang periode yang sama.

Selama periode Juni hingga September, yang memang menjadi musim ramai kunjungan wisatawan ke Indonesia, tamu internasional mendominasi pemesanan hotel. Peningkatan ini didorong oleh liburan musim panas di negara-negara belahan bumi utara serta liburan musim dingin di Australia. 

Pada tahun ini, wisatawan asing menyumbang 94,1% dari total pemesanan hotel, meningkat dari 93,3% pada 2025. Angka tersebut menempatkan Indonesia di posisi ketiga negara dengan proporsi wisatawan internasional tertinggi, setelah Singapura (97%) dan Thailand (96,6%).

Seiring meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara, harga kamar hotel juga ikut naik. Rata-rata wisatawan membayar US$226 per malam, meningkat 2% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Tarif tertinggi tercatat pada Juli, yaitu mencapai US$ 241 per malam. Tidak hanya itu, wisatawan juga menghabiskan waktu lebih lama saat menginap. Rata-rata tamu memesan hotel selama 3,1 malam, meningkat 3% dibandingkan tahun lalu. Durasi ini menjadi yang terpanjang di Asia, sejajar dengan Thailand.

Baca Juga: PRISM Hadirkan Hotel Company Serviced di Aceh, Makassar dan Palangkaraya

Fifin Prapmasari, Country Manager SiteMinder Indonesia, mengatakan, kondisi pertengahan tahun yang cenderung lebih tenang tidak sepenuhnya menggambarkan situasi industri perhotelan di Indonesia.

Di balik perlambatan tersebut, kami melihat permintaan dari wisatawan internasional tetap kuat, serta harga kamar dan lama menginap juga terus meningkat. 

"Ini menunjukkan, masyarakat tidak mengurangi aktivitas bepergian, melainkan menjadi lebih selektif dalam menentukan destinasi dan waktu perjalanan mereka. Artinya, periode pertengahan tahun masih menyimpan peluang yang besar bagi hotel-hotel di Indonesia,” kata Fifin dalam keterangan tertulis, Selasa (7/7). 

Fifin menambahkan untuk memanfaatkan peluang tersebut, hotel perlu memahami perubahan perilaku pasar dan mengetahui dari mana permintaan datang, sehingga dapat mengambil keputusan dengan cepat. Teknologi kini menjadi kebutuhan penting bagi industri perhotelan. 

"Dengan teknologi yang tepat, hotel dapat memperoleh informasi pasar secara real time dan menyesuaikan strategi penjualan maupun distribusi kamar dengan lebih cepat ketika tren permintaan berubah," ungkap Fifin. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BEI Punya IDX Green Equity, Ini Fungsi dan 3 Saham Penghuninya

BEI meluncurkan IDX Green Equity Designation, penanda bagi saham perusahaan yang berkontribusi pada ekonomi hijau dan transisi rendah karbon.

Kabut Asap di Banyak Wilayah, Ini Ramalan Cuaca Sumatera Utara Besok (29/8) dan Lusa

Cuaca Sumatera Utara cukup beragam pada akhir pekan. Tak sedikit wilayah yang diperkirakan mengalami udara kabur dan kabut asap.

Awas Hujan Petir, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (29/8) dan Lusa

Sebagian besar wilayah Sumatera Selatan diprediksi udara kabur. Minggu, Musi Banyuasin dan Lubuk Linggau berpotensi hujan petir.

Mahasiswa Mulai Pindah Kos, Permintaan Jasa Angkut Barang Ikut Melonjak

​Lalamove mencatat kenaikan pesanan layanan pindahan mahasiswa hingga 32,8% di Yogyakarta pada periode akhir Juli hingga awal Agustus 2026.

Waspada Udara Kabur, Cek Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Besok (29/8) dan Lusa

Mayoritas wilayah Sumatera Barat diprediksi cerah besok. Dharmasraya mengalami udara kabur dengan suhu hingga 31°C.

Jangan Biarkan Dietmu Sia-Sia, Ini 7 Cara Mempertahankan Berat Badan agar Tetap Ideal

Mempertahankan berat badan setelah diet terasa lebih sulit daripada menurunkannya. Simak cara mempertahankan berat badan agar tetap konsisten.

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Besok (29/8) dan Lusa, Cek Wilayah yang Cerah

BMKG memprakirakan cuaca di daerah Bantul, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta cerah pada Minggu. Dua wilayah lainnya cerah berawan.

Akhir Pekan Cerah, Pantau Cuaca Bali Besok (29/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Bali didominasi cerah dan cerah berawan. Simak kondisi sembilan kabupaten/kota beserta suhu udaranya.

6 Daftar Penyakit Serius Akibat Paparan Asap Kebakaran Hutan yang Harus Diwaspadai

Kabut asap akibat kebakaran hutan mengandung gas beracun yang bisa memicu berbagai gangguan kesehatan seperti infeksi paru-paru hingga jantung.

Tak Cuma Karya Seni, Pameran Ini Ajak Pengunjung Kenali Produksi Telur

​Pameran Beyond the Cage akan digelar di Taman Ismail Marzuki pada 5-7 September 2026 dan terbuka gratis untuk masyarakat.