MOMSMONEY.ID - Jumlah wisatawan lokal meningkat, bisnis hotel menadah berkah. Simak 12 platform teratas yang dimanfaatkan wisatawan dalam memesan hotel di Indonesia sepanjang 2025.
Berdasarkan laporan platform akuisisi tamu dan pendapatan hotel, SiteMinder, terjadi pertumbuhan dalam perjalanan domestik di Indonesia. Hal ini terjadi seiring dengan peningkatan permintaan dari wisatawan lokal yang tercermin dari pemesanan hotel.
Berikut ini 12 platform teratas yang dimanfaatkan wisatawan dalam memesan hotel di Indonesia. Laporan ini juga mengungkap 12 sumber pemesanan hotel yang menghasilkan pendapatan terbesar bagi properti di Indonesia pada 2025:
- Booking.com
- Expedia Group
- Agoda
- Website hotel (pemesanan langsung)
- Traveloka
- Trip.com
- Hotelbeds
- Tiket.com
- Luxury Escapes
- MG Bedbank
- Airbnb
- DidaTravel
Baca Juga: Pertumbuhan Pemesanan Hotel di Indonesia oleh Wisatawan Lokal Tertinggi Ke-2 di Dunia
Country Manager SiteMinder Indonesia Fifin Prapmasari dalam keterangan tertulis Rabu (4/2) mengatakan, platform anak bangsa, seperti Traveloka dan Tiket.com, yang populer di kalangan wisatawan domestik, berhasil mempertahankan posisinya pada 2025.
Hal ini menyorot pengaruh narasi “lokal” yang semakin besar terhadap perjalanan domestik dan permintaan hotel.
Agoda, yang tetap berada di peringkat ketiga setelah Booking.com dan Expedia Group, terus mencerminkan daya tarik Indonesia yang kuat di kalangan wisatawan Asia.
Sementara Trip.com naik ke posisi keenam tertinggi sepanjang sejarahnya, didorong oleh meningkatnya kedatangan wisatawan asal Tiongkok seiring semakin eratnya hubungan perjalanan antara kedua negara.
Laporan tahunan SiteMinder’s Hotel Booking Trends merupakan analisis komprehensif mengenai pemesanan hotel di 20 destinasi mapan dunia.
Laporan ini didukung oleh platform SiteMinder yang melayani lebih dari 50.000 hotel, menghasilkan lebih dari 250 juta malam kamar serta pendapatan lebih dari US$ 55 miliar bagi pelanggan hotelnya setiap tahun.
Selanjutnya: Strategi Summarecon (SMRA) Jaga Porsi Recurring Income 25%-30% di Tahun 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News