MOMSMONEY.ID - Pemanasan atau stretching adalah aktivitas penting yang sebaiknya dilakukan sebelum mulai olahraga. Simak manfaat dan kapan sebaiknya melakukannya berikut ini.
Bukan cuma para atlet saja, lo, yang perlu untuk melakukan pemanasan. Namun, pemanasan sebaiknya dilakukan semua orang dalam durasi yang rutin.
Pemanasan ringan yang dilakukan rutin bagi atlet maupun bukan atlet bisa membantu meningkatkan mobilitas tubuh.
Kapan sebaiknya peregangan dilakukan?
Menurut pelatih pribadi Desiree Lethaus di laman Vogue, ada tiga faktor penting yang perlu dipertimbangkan untuk menentukan waktu pemanasan: durasi peregangan, jenis latihan, dan apakah peregangan itu dinamis atau statis.
Dalam hal durasi, dia merekomendasikan serangkaian peregangan singkat sebelum dan sesudah latihan, sambil menyediakan waktu untuk sesi peregangan yang lebih lama pada hari-hari non-latihan, atau setelah hari yang panjang di meja Anda di kantor.
Baca Juga: 5 Jenis Olahraga Ini Meningkatkan Libido lo, Bikin Gairah Seks Membara
Mengapa pemanasan penting dilakukan secara rutin dan sebelum mulai berolahraga?
Tanpa pemanasan, otot bisa mengecil atau mengerut dan menjadi kaku.
Lalu, jika suatu saat otot tiba-tiba digunakan untuk bekerja seperti berolahraga, otot-otot tersebut menjadi lemah dan tidak elastis.
Karena tidak adanya pemanasan yang dilakukan, maka risiko mudah cedera, kram, dan kerusakan otot pun bisa muncul.
Laman Health Harvard menjelaskan, pemanasan bisa menjaga fleksibilitas otot, memperkuat otot, dan meningkatkan mobilitas untuk melakukan gerakan tubuh.
Apakah ada gerakan tertentu yang sebaiknya dilakukan saat melakukan pemanasan?
Para ahli di laman The New York Times menyebutkan, tidak ada gerakan tertentu yang harus dilakukan saat pemanasan.
Semua gerakan pemanasan, sebaiknya disesuaikan dengan jenis olahraga atau kegiatan yang akan dilakukan.
Baca Juga: Fenomena Hyrox: Kenapa Olahraga Ini Mendadak Viral? Ternyata Ini Manfaatnya
Ada dua jenis pemanasan yaitu pemanasan dinamis (dynamic stretching) dan pemanasan statis (static stretching) yang penting untuk diketahui.
Pemanasan dinamis lebih cocok dilakukan bagi yang ingin melakukan olahraga angkat beban dan olahraga yang tidak melibatkan gerakan dengan jangkauan besar.
Jenis gerakan pemanasan dinamis seperti lunges dan squat, bisa membantu mempersiapkan tubuh dengan menaikkan suhu tubuh sebelum melakukan olahraga yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan tubuh.
Sedangkan pemanasan statis, akan lebih cocok dilakukan bagi siapa pun yang akan melakukan olahraga dengan jangkauan besar. Seperti contohnya adalah olahraga jogging, lari, dan berenang.
Baik pemanasan dinamis dan statis, keduanya bisa mencegah risiko cedera saat latihan jika dilakukan dengan tepat.
Itulah tadi beberapa alasan penting mengapa pemanasan sebelum olahraga wajib untuk dilakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News