MOMSMONEY.ID - Berpengaruh pada kesehatan mental dan fisik, berikut ini adalah beberapa dampak panjang trauma yang kerap kali dirasakan oleh korban.
Mengalami kejadian traumatis, tentunya membuat seseorang menjadi trauma terhadap situasi tertentu jika terulang kembali.
American Psychological Association menyebut trauma sebagai setiap pengalaman yang mengganggu yang menimbulkan ketakutan hebat, rasa tidak berdaya, disosiasi, kebingungan, atau perasaan lain yang cukup intens sehingga berdampak negatif dalam jangka panjang terhadap sikap, perilaku, dan aspek fungsi kehidupan seseorang.
Peristiwa traumatis mencakup kejadian yang disebabkan oleh perilaku manusia (misalnya, pemerkosaan, perang, kecelakaan industri) maupun oleh alam (misalnya, gempa bumi), serta mencakup cedera fisik serius apa pun, seperti luka bakar yang luas atau benturan pada kepala.
Pengaruh atau dampak trauma pada seseorang, ternyata tak hanya terjadi pada saat itu saja. Melainkan juga bisa berdampak panjang bagi para korbannya yang kerap disebut mengalami post traumatic stress disorder (PTSD)
Berikut adalah beberapa dampak panjang trauma yang mungkin dirasakan penderitanya:
Baca Juga: 5 Penyebab Sulit Fokus dan Konsentrasi Berkurang, Kenali Tandanya di Sini
Mengalami flashback
Mengalami kejadian flashback atau kembali mengingat suatu kejadian atau situasi juga bisa disebut sebagai dampak dari trauma.
Melansir dari laman Institute of Advanced Psychiatry, tak hanya mengingat kejadian secara sekelebat, tapi flashback karena trauma juga bisa membuat penderitanya merasakan emosi yang sama dari situasi yang telah terjadi tersebut. Bahkan, membuat penderitanya mengalami kesulitan hingga mimpi buruk.
Gangguan tidur
Akibat lainnya juga yang disebabkan karena trauma adalah gangguan tidur. Orang yang mengalami trauma dalam jangka panjang rentan mengalami gangguan tidur. Kesulitan tidur di malam hari atau bahkan kebanyakan tidur adalah tanda dari orang yang mengalami trauma.
Susah tidur disebabkan karena perasaan terlalu cemas dan ketakutan mendapatkan mimpi buruk atau flashback. Sedangkan terlalu banyak tidur digunakan sebagai cara untuk “kabur” dari situasi yang dirasa traumatis.
Perubahan tingkah laku
Dampak jangka panjang trauma juga bisa terlihat dari adanya perubahan tingkah laku pada penderitanya.
Mengutip dari laman Mind, perubahan tingkah laku seperti menjauhkan diri dari lingkungan, sering melamun, dan merasa rendah diri adalah beberapa dampak jangka panjang dari trauma. Hal tersebut dianggap dan dilakukan sebagai cara untuk menghadapi stres berlebihan akibat trauma.
Baca Juga: Tak Bisa Berhenti Main Sosmed, Intip 5 Tanda Orang Kesepian
Gangguan kecemasan
Anxiety atau gangguan kecemasan adalah dampak yang mungkin dirasakan seseorang dengan trauma. Tingkat keresahan yang tinggi biasanya muncul dan didapatkan setelah seseorang mengalami kejadian traumatis.
Dampak ini pun juga bisa mempengaruhi seseorang dalam melakukan fungsi sehari-hari yang membuat orang tersebut terperangkap dalam situasi fight or flight.
Gangguan kesehatan
Masalah lain yang mungkin timbul akibat trauma jangka panjang adalah gangguan kesehatan. Beberapa orang dengan trauma akan lebih mudah mengalami anxiety atau kecemasan, stres, hingga depresi.
Tentu saja, hal-hal tersebut memiliki pengaruh bagi kesehatan yang membuat beberapa peradangan di area tubuh. Akhirnya, permasalahan kesehatan seperti masalah jantung hingga kekebalan tubuh bisa ikut terganggu.
Memiliki pengaruh yang besar, itulah tadi beberapa akibat atau dampak panjang trauma yang mungkin dirasakan penderitanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News