M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Anak Sulit Belajar? Hindari 5 Hal Ini agar Tak Makin Kehilangan Percaya Diri

Anak Sulit Belajar? Hindari 5 Hal Ini agar Tak Makin Kehilangan Percaya Diri
Reporter: Amandus Rusdianto Tefa  |  Editor: Amandus


MOMSMONEY.ID - Anak yang mengalami kesulitan belajar membutuhkan cara pendampingan yang sesuai. Orang tua dapat membantu dengan menyesuaikan cara belajar agar anak tidak semakin tertekan.

Kesulitan belajar pada anak terkadang membuat orang tua bingung menentukan cara yang tepat untuk mendampinginya. Tidak jarang, anak justru dianggap malas ketika membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan tugas.

Padahal, anak dengan gangguan belajar spesifik dapat mengalami kesulitan yang menetap dalam membaca, menulis atau matematika, meskipun memiliki kesempatan belajar yang cukup dan kemampuan intelektual yang normal atau bahkan tinggi.

Karena itu, orang tua perlu memperhatikan proses belajar anak, bukan hanya melihat hasil akhirnya.

Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial IDAI Dr. Farid Agung Rahmadi, M.Si.Med., Sp.A, Subsp. T.K.P.S.(K), mengatakan, orang tua sebaiknya tidak hanya berfokus pada nilai.

“Orang tua fokusnya pada usaha dan strategi, bukan hanya nanti pada hasil nilai saja,” kata Farid dalam Media Briefing IDAI secara daring, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga: Anak Sulit Membaca Bukan Berarti Malas, Kenali Tanda Gangguan Belajar Spesifik

Lantas, bagaimana cara orang tua mendampingi anak yang mengalami kesulitan belajar?

1. Pecah tugas menjadi bagian kecil

Orang tua dapat membagi tugas yang besar menjadi beberapa bagian kecil. Dengan begitu, anak tidak langsung menghadapi pekerjaan dalam jumlah banyak yang dapat membuatnya kewalahan.

Penggunaan timer untuk menyelesaikan tugas-tugas kecil juga dapat membantu. Cara ini membuat kegiatan belajar terasa lebih terukur dan anak memiliki target yang lebih sederhana untuk diselesaikan.

2. Gunakan media selain buku

Tidak semua informasi harus diberikan melalui bacaan. Orang tua dapat memanfaatkan media visual atau audio sebagai cara lain untuk membantu anak memahami materi.

Hal ini terutama dapat membantu anak yang mengalami kesulitan membaca. Pada disleksia, misalnya, hambatan utama dapat terjadi ketika anak menerima informasi melalui proses membaca.

Anak tetap dapat memahami cerita atau informasi ketika materi tersebut dibacakan oleh orang lain.

Karena itu, kesulitan membaca tidak selalu berarti anak tidak memahami materi yang diberikan.

Baca Juga: Anak Disleksia Sulit Ikuti Pelajaran? Ini Cara Orang Tua Membantunya

3. Jangan buru-buru menyebut anak malas

Orang tua juga perlu berhati-hati ketika memberikan penilaian terhadap kemampuan anak.

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K) mengingatkan, agar orang tua tidak buru-buru memberikan label negatif.

“Jangan buru-buru kita menyebut anak sebagai anak pemalas. Bahkan anak bodoh, anak nakal. Justru kita harus mengenali pola kesulitannya,” ungkap Piprim.

Menurutnya, anak perlu dipahami berdasarkan pola kesulitan yang dialami. Sebab, setiap anak memiliki profil kemampuan dan kelebihan yang berbeda.

Anak juga tidak seharusnya dinilai hanya berdasarkan nilai rapor.

4. Perhatikan usaha anak, bukan hanya nilainya

Ketika anak membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan tugas, orang tua dapat melihat bagaimana anak berusaha menyelesaikannya.

Perhatikan pula strategi yang membuat anak lebih mudah memahami materi. Cara ini dapat membantu orang tua menemukan pendekatan belajar yang lebih sesuai dengan kebutuhan anak.

Pendampingan pun tidak harus selalu berakhir dengan target mendapatkan nilai tinggi.

Yang tidak kalah penting adalah membuat anak tetap merasa mampu belajar dan tidak takut ketika menghadapi tugas sekolah.

Baca Juga: Pikachu dan Wayang Bertemu, Jadi Jembatan Anak Kenal Budaya Tradisional

5. Cari kekuatan anak di bidang lain

Anak yang mengalami kesulitan dalam satu bidang belum tentu memiliki kesulitan di semua bidang.

Karena itu, orang tua dapat membantu menemukan kemampuan atau minat anak di bidang lain. Kekuatan tersebut dapat menjadi sumber kebanggaan sekaligus membantu membangun kepercayaan diri anak.

“Bangun kepercayaan dirinya, cari kekuatan anak di bidang lain supaya itu menjadi kebanggaan bagi anak,” ujar Farid.

Lingkungan keluarga juga menjadi bagian penting dalam membantu anak menghadapi kesulitan belajar. Pendekatan yang tepat dari orang tua, sekolah dan tenaga profesional dapat membantu anak berkembang sesuai dengan kebutuhannya.

Sebaliknya, perlakuan yang negatif, seperti terus membandingkan anak atau memberikan label buruk, dapat membuat kepercayaan dirinya semakin menurun.

Pada akhirnya, mendampingi anak yang mengalami kesulitan belajar bukan berarti terus memaksanya mengejar kemampuan teman sebaya.

Orang tua dapat membantu dengan memahami kesulitannya, mencari strategi belajar yang sesuai dan tetap memberikan ruang bagi anak untuk mengembangkan kelebihannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

UMKM Lokal Bidik Pasar Luar Negeri, Apa Saja yang Perlu Disiapkan?

Menjual produk ke luar negeri membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM. Namun, pelaku usaha perlu memahami karakteristik konsumen, dll  

Hasil Hylo Open 2026: Menang atas Wakil Tuan Rumah, Raymond/Joaquin ke 16 Besar

Hasil Hylo Open 2026 babak 32 besar hari pertama, Selasa (27/10), ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melaju ke 16 besar.

Sering Dianggap Sepele, 5 Kebiasaan Malam Ini Bisa Sebabkan Penyakit Ginjal Kronis lo

Simak 5 kebiasaan sepele sebelum tidur yang wajib dihindari untuk melindungi kesehatan ginjal Anda. Seperti ngemil hingga menahan buang air kecil.  

6 Tips Diet Cepat Kurus dalam 1 Minggu, Cara Ampuh Susutkan Kalori secara Alami

Inilah tips diet cepat kurus dalam 1 minggu, dari pangkas karbohidrat hingga atur pola tidur. Cara tepat dapatkan tubuh langsing secara efisien.

Enggak Perlu Takut Gemuk, Ternyata Ini 6 Seafood yang Bikin Diet Anda Tetap Sukses

Seafood ternyata kaya protein dan lebih rendah kalori dibanding daging merah. Intip 6 jenis makanan laut yang aman dikonsumsi saat diet.  

6 Manfaat Air Mawar untuk Rambut, Bisa Kurangi Ketombe

Sudah pernah tahu manfaat air mawar yang bagus untuk merawat kecantikan rambut? Jika belum, yuk intip beberapa di artikel ini.  

Bawa Run Your Way di Indonesia, New Balance Kenalkan 5 Sepatu Lari Lintas Kebutuhan

Ew Balance memperkenalkan lima model sepatu untuk memenuhi berbagai kebutuhan, yakni untuk latihan kecepatan, lari jarak jauh, hingga race day.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (28/10), Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Lebat

Peringatan dini BMKG cuaca besok Rabu (28/10), Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di sebagian besar wilayah Jabodetabek berikut ini.

25 Provinsi Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (28/10)

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu (28/10) dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Ide Usaha Tas Kulit yang Sudah Menjangkau Pasar Internasional

Kementerian UMKM mencatat tas kulit made in Indonesia sudah bisa tembus pasar mancanegara sekarang ini.