M O M S M O N E Y I D
Santai

Hari Kanker Sedunia 2026: 5 Makanan Ini Meningkatkan Risiko Kanker

Hari Kanker Sedunia 2026: 5 Makanan Ini Meningkatkan Risiko Kanker
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Untuk memperingati Hari Kanker Sedunia yang jatuh tanggal 4 Februari, catat beberapa jenis makanan berikut yang bisa menjadi salah satu pemicu atau meningkatkan risiko kanker ya.

Perlu diketahui, Hari Kanker Sedunia merupakan inisiatif pemersatu global yang dipimpin oleh Union for International Cancer Control (UICC).

Kanker adalah penyakit yang dianggap kronis dan mengerikan bagi kebanyakan orang. Penyakit ini bisa muncul karena banyak faktor.

Seperti gaya hidup yang tidak sehat dan juga beragam jenis makanan yang bisa memicu timbulnya kanker. Simak beberapa jenis makanan yang bisa memicu timbulnya masalah penyakit kanker ini.

Baca Juga: Jangan Salah Paham Antara Weight Loss dan Fat Loss, Cari Tahu Bedanya di Sini

Makanan kaleng

Makanan kaleng seperti tomat kaleng, jagung kaleng, buah kaleng, hingga daging kaleng pun memiliki risiko sebagai pemicu kanker. Kaleng yang digunakan sebagai pembungkus makanan kaleng ini biasanya mengandung BPA.

Kandungan BPA yang ada pada lapisan kaleng ini ternyata bisa memicu timbulnya kanker. Ada baiknya jika menggunakan makanan alami yang diolah sendiri. Menghindari makanan kalengan juga bisa membantu untuk menjaga kesehatan tubuh agar terhindar dari penyakit kanker.

Makanan manis

Selain daging dan makanan mentah, makanan manis dengan tinggi kandungan gula bisa memicu timbulnya penyakit kanker.

Menurut Medical News Today, makanan dan minuman dengan tinggi gula bisa memicu munculnya penyakit diabetes, obesitas, dan peradangan kronis lainnya yang menjadi faktor pemicu kanker.

Secara spesifik, diabetes tipe 2 punya risiko memicu munculnya kanker rahim, kanker payudara, dan kanker ovarium.

Baca Juga: Jari Sering Terkunci? Kenali Trigger Finger dan Cara Atasinya Sekarang

Makanan mentah

Produk dairy dan daging mentah juga memiliki risiko sebagai pemicu kanker. Bakteri jahat yang masih tinggal pada makanan mentah menjadi salah satu pemicu timbulnya penyakit kanker.

Terutama jika produk dairy dan daging mentah tidak diolah dengan baik dan alami. Dalam jangka waktu yang lama, bakteri-bakteri tersebut akan mengendap dan tinggal di dalam tubuh. Hingga kemudian menimbulkan beberapa macam penyakit termasuk penyakit kanker.

Daging olahan

Tak diragukan lagi, daging olahan menurut laman Health Line, disebut sebagai salah satu makanan yang bisa memicu timbulnya kanker. Seperti kanker perut, kanker usus, hingga kanker payudara.

Daging olah seperti sosis, kornet, dan daging olahan lainnya menjadi makanan yang sulit untuk dihindari. Namun dalam jangka waktu yang panjang, daging olahan ini bisa memicu timbulnya kanker dan sama berbahayanya dari efek samping merokok.

Kandungan bahan kimia natrium nitrat dan zat adiktif lainnya adalah zat kimia pemicu kanker yang paling berbahaya.

Popcorn microwave

Popcorn ternyata bisa menjadi salah satu penyebab munculnya penyakit kanker. Pemicu kanker bukan ada pada popcorn melainkan pada kemasannya.

Zat kimia yang terkandung dalam kemasan popcorn biasanya mengandung zat PFC yang menjadi pemicu kanker. PFC biasa ditemukan pada kemasan makanan seperti kemasan bungkus popcorn microwave, kemasan pizza, dan teflon.

Ketika bungkus popcorn dipanaskan dalam microwave, zat ini akan meresap ke dalam popcorn yang kemudian dicerna tubuh dan mengendap dalam jangka waktu lama di tubuh.

Yuk, mulai kurangi konsumsi jenis makanan pemicu kanker itu tadi, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update Ranking BWF: Jonatan Nomor 1 Dunia, Rachel/Febi Masuk 10 Besar

Update Ranking Dunia BWF, Jonatan Christie resmi menduduki peringkat nomor satu dunia di sektor tunggal putra.

Digelar Oktober, Langkah Membumi Market Pertemukan Brand Berkelanjutan & Konsumen

Blibli Tiket Action menghadirkan Langkah Membumi yang tahun ini mengusung konsep Langkah Membumi Market (LMM) 2026.​

Bitcoin cs Rebound Tajam, Cek Katalis Pemicu dan Prospek Harganya

Bitcoin dan sejumlah aset kripto menguat tajam dalam sepekan terakhir. Simak katalis pendorong reli dan prospek harga sampai akhir tahun.

Cari Emas dengan Spread Tipis? Cek Selisih Harga Jual-Buyback Tiap Merek

Spread emas pada hari ini, 25 Agustus 2026, relatif stabil. Spread harga emas di Pegadaian menjadi satu-satunya yang melebar.  

Harga Buyback Emas Hari Ini Kompak Naik, Antam Tertinggi Rp 2.628.000

Harga buyback emas hari ini, 25 Agustus 2026, naik pada seluruh merek yang dipantau. Antam mencatat kenaikan terbesar.

Hujan Lebat Tetap Guyur Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (26/8)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Rabu 26 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Ramalan Zodiak Besok Rabu 26 Agustus 2026, Segera Selesaikan Proyekmu

Simak ramalan 12 zodiak besok Rabu 26 Agustus 2026, cek karier, keuangan, asmara, kesehatan Aries hingga Pisces yang terbaru di sini.​

Ramalan Shio Besok Rabu 26 Agustus 2026, Pandai Adaptasi Segala Situasi

Simak ramalan shio besok Rabu 26 Agustus 2026, cek peruntungan 12 shio dalam karier, keuangan, cinta dan kesehatan yang lengkap di sini.​

Harga Emas Dunia Konsolidasi di US$ 4.600, Citigroup Naikkan Target Harga

Harga emas dunia terkoreksi tipis setelah reli sekitar 7% sepekan. Namun, Citigroup mengerek naik target harga emas tiga bulan ke depan.

Gempa Susulan NTT Tembus 7.000, Bisa Berlangsung hingga 4 Minggu ke Depan

Gempa susulan pasca gempa utama M7,7 Flores NTT menembus 7.000 gempa, bisa berlangsung hingga 4 minggu ke depan