MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global naik dua hari dan bertahan di atas US$ 4.500 per troi ons. Harapan akan kesepakatan antara AS dan Iran meredakan kekhawatiran mengenai inflasi.
Mengutip Bloomberg, Jumat (29/5), harga emas spot dihargai US$ 4.518,94 per troi ons pada pukul 13.33 WIB. Harga emas hari ini naik 0,52%, melanjutkan kenaikan sebesar 1% pada sesi kemarin.
AS dan Iran telah mencapai kesepakatan sementara untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari dan akan melakukan pembicaraan lebih lanjut tentang program nuklir Iran, kata seseorang yang mengetahui masalah ini, seperti dikutip Bloomberg, hari ini.
Kesepakatan tersebut masih menunggu persetujuan akhir dari Presiden AS Donald Trump.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Jumat (29/5) Naik Rp 20.000 Jadi Rp 2.774.000
Christopher Wong, Ahli Strategi di Oversea-Chinese Banking Corp, mengatakan, pemulihan harga emas semalam lebih terlihat seperti perdagangan yang memanfaatkan pemulihan makroekonomi yang lebih luas.
"Emas batangan akan mampu menemukan dukungan yang lebih baik ketika kekhawatiran kenaikan suku bunga mereda, tetapi aksi kelanjutannya mungkin tetap tidak merata sampai ada kejelasan yang lebih besar tentang akses Hormuz dan ketentuan perjanjian AS-Iran apa pun," katanya, mengutip Bloomberg, Jumat.
Penutupan Selat Hormuz secara efektif telah mengguncang inflasi di seluruh ekonomi global, memicu kekhawatiran bahwa bank sentral mungkin perlu mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama. Harga emas biasanya berkinerja lemah dalam lingkungan suku bunga tinggi karena tidak memberikan bunga.
Baca Juga: Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Jumat (29/5) Melemah Tajam
Inflasi pengeluaran konsumen AS yang sedikit meningkat pada April, mencerminkan tekanan tersebut. Inflasi tahunan berakselerasi ke tingkat tercepat sejak 2023. Ekonomi AS pada kuartal pertama tumbuh pada laju tahunan 1,6%, lebih lambat dari perkiraan.
Harga emas telah diperdagangkan pada kisaran sempit sejak penurunan awalnya di awal perang, karena para pedagang mempertimbangkan sinyal yang saling bertentangan tentang kemajuan menuju gencatan senjata. Harga emas telah turun sekitar 15% sejak akhir Februari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News