MOMSMONEY.ID - Apakah jogging membantu menjaga gula darah normal? Jogging atau lari bisa menjaga kadar gula darah normal dengan beberapa catatan.
Ada dua jenis diagnosis yakni diabetes tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 adalah kondisi seumur hidup, di mana tubuh tidak menghasilkan insulin yakni hormon yang dibutuhkan untuk memungkinkan gula masuk ke dalam sel tubuh dari aliran darah.
Sementara diabetes tipe 2 adalah kondisi tubuh yang tidak bisa menggunakan gula secara efektif sebagai bahan bakar. Sehingga, menghasilkan terlalu banyak gula dalam aliran darah.
Baca Juga: Gula Darah Tetap Stabil! Ini 6 Pilihan Buah untuk Orang Diabetes yang Aman
Dr.Hovav, dokter spesialis anak, bilang, gejala diabetes yang paling umum adalah sering haus, buang air kecil, lapar, kelelahan, dan penurunan berat badan. Jika menderita diabetes tipe 1 atau tipe 2, Anda harus menjaga kadar gula darah dengan cermat selama jogging .
Dilansir dari Runnersworld.com, kadar glukosa akan turun saat berlari dan meningkatkan risiko hipoglikemia. Respon tubuh terhadap aktivitas bisa berbeda-beda, tergantung obat yang dikonsumsi.
Dosis insulin yang baru saja diberikan lebih cepat diserap ke dalam otot yang bekerja. Banyak pelari memilih untuk memberikan insulin ke perut dan menghindari penyuntikan di kaki atau lengan karena paling banyak digunakan saat berlari.
Cara mengenali dan memperbaiki kadar gula darah yang berfluktuasi
Gejala khas glukosa darah rendah berbeda-beda pada setiap orang, tetapi gejalanya meliputi:
- Mendorong
- Lapar
- Bingung
- Lelah
Dokter merekomendasikan kadar glukosa sebelum lari harus sekitar 126-180 mg/dL. Jika glukosa darah berada di bawah kisaran tersebut, konsumsilah 10-20 gram karbohidrat.
Jika glukosa darah di bawah 90 mg/dL, maka konsumsilah karbohidrat sekitar 30-40 gram. Untuk lari yang lebih lama dari 60 menit, asupan karbohidrat yang disarankan berkisar antara 1-4 g/kg berat badan 1 hingga 4 jam sebelum lari.
Pilih camilan yang mengandung karbohidrat yang cepat dicerna, memiliki sedikit protein dan lemak untuk meminimalkan stres gastrointestinal. Konsumsilah makanan dengan kandungan lemak, protein, dan karbohidrat berserat tinggi 3 hingga 4 jam sebelum lari.
Lari yang berlangsung lebih dari satu jam dapat dibantu dengan mengonsumsi sebagian besar karbohidrat setiap 30 menit hingga satu jam.
Baca Juga: 11 Suplemen Penurun Gula Alami yang Bisa Dicoba
Setelah jogging, periksa kadar gula darah lagi!
Periksa gula darah segera setelah selesai berolahraga. Olahraga lari memanfaatkan cadangan gula yang disimpan di otot dan hati. Saat tubuh Anda membangun kembali simpanan ini, tubuh akan mengambil gula dari darah.
Semakin lama lari, maka akan semakin mempengaruhi gula darah Anda. Gula darah rendah bisa terjadi jika olahraga lari berlangsung 4 hingga 8 jam.
Mengonsumsi camilan dengan karbohidrat yang bekerja lebih lambat setelah berolahraga dapat membantu mencegah penurunan gula darah. Jenis makanan ringan ini antara lain granola bar, trail mix, dan buah kering.
Jika mengalami gula darah rendah setelah berolahraga, makanlah camilan yang mengandung karbohidrat. Konsumsi buah, biskuit, atau minum setengah cangkir jus buah.
Olahraga lari atau jogging sangat bermanfaat bagi kesehatan dalam banyak hal. Tetapi jika menderita diabetes, periksa kadar gula darah sebelum, sesudah, dan selama berlari sama pentingnya. Demikian informasi mengenai jogging bantu jaga gula darah normal, semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News