M O M S M O N E Y I D
Santai

Gempa Megathrust Tinggal Menunggu Waktu, Ini Penjelasan BMKG

Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Gempa di Zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut tinggal menunggu waktu, berikut ini penjelasan BMKG.

Pembahasan mengenai potensi gempa di Zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut sebenarnya bukanlah hal baru, sudah lama. Bahkan, sudah ada sejak sebelum terjadi gempa dan tsunami Aceh 2004.

"Munculnya kembali pembahasan potensi gempa di zona megathrust saat ini bukanlah bentuk peringatan dini (warning) yang seolah-olah dalam waktu dekat akan segera terjadi gempa besar. Tidak demikian," tegas Daryono, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, dalam keterangan tertulis, Jumat (16/8)

BMKG hanya mengingatkan kembali keberadaan Zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut sebagai sebuah potensi yang diduga oleh para ahli sebagai zona kekosongan gempa besar (seismic gap) yang sudah berlangsung selama ratusan tahun. 

"Seismic gap ini memang harus kita waspadai, karena dapat melepaskan energi gempa signifikan yang dapat terjadi sewaktu-waktu," ungkap Daryono.

Baca Juga: Gempa Terkini dengan Magnitudo 7 Guncang Maluku Utara

Sejarah mencatat, gempa besar terakhir di Tunjaman Nankai terjadi pada 1946 (usia seismic gap 78 tahun). 

Sedangkan gempa besar terakhir di Selat Sunda terjadi pada 1757 (usia seismic gap 267 tahun) dan gempa besar terakhir di Mentawai-Siberut terjadi pada 1797 (usia seismic gap 227 tahun). 

"Artinya, kedua seismic gap kita, periodisitasnya jauh lebih lama dibandingkan dengan seismic gap Nankai, sehingga mestinya kita jauh lebih serius dalam menyiapkan upaya-upaya mitigasinya," ujar Daryono.

Terkait gempa di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut "tinggal menunggu waktu" yang BMKG sampaikan sebelumnya, hal ini karena kedua wilayah tersebut sudah ratusan tahun belum terjadi gempa besar. 

"Tetapi bukan berarti segera akan terjadi gempa dalam waktu dekat," tegas Daryono. 

Baca Juga: BMKG Catat Gempa Terkini Magnitudo 5,2 Guncang Lombok dan Bali

"Tinggal menunggu waktu" lantaran segmen-segmen sumber gempa di sekitarnya sudah rilis gempa besar semua. Sementara Selat Sunda dan Mentawai-Siberut hingga saat ini belum terjadi.

"Sudah kita pahami bersama, hingga saat ini belum ada ilmu pengetahuan dan teknologi yang dengan tepat dan akurat mampu memprediksi terjadinya gempa (kapan, di mana, dan berapa kekuatannya)," sebut Daryono.

"Sehingga kita semua juga tidak tahu kapan gempa akan terjadi, sekalipun tahu potensinya," imbuhnya.

Sekali lagi, dia menegaskan, informasi potensi gempa megathrust yang berkembang saat ini sama sekali bukanlah prediksi atau peringatan dini. Jadi, jangan dimaknai secara keliru, seolah akan terjadi dalam waktu dekat.

Untuk itu, kepada masyarakat, BMKG mengimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas normal seperti biasa, seperti melaut, berdagang, dan berwisata di pantai. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

ShopeePay Tebar Promo Hemat di Pertengahan Bulan

ShopeePay bagikan trik untuk hemat bagi Moms atur pengeluaran lebih cermat. Intip yuk caranya         

Cara Berhenti Jual Waktu dan Mulai Bangun Kekayaan ala Warren Buffett

Segera pahami cara berhenti jual waktu dan mulai bangun aset agar uang bekerja untuk Anda, ini strategi realistis yang bisa langsung dicoba.​

Spesifikasi 3 Kapal Pesiar Singapura untuk Liburan 2026

Ingin berlibur dengan naik kapal pesiar? Wisatawan Indonesia bisa memulainya dari Singapura.          

Jelajahi Singapura Sebelum atau Sesudah Perjalanan Kapal Pesiar Anda

Aktivitas sebelum dan setelah selesai naik kapal pesiar di Singapura juga perlu direncanakan, loh. Ini pilihan tempat wisata di Singapura.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (14/4) dan Lusa, Diprediksi Hujan

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Selasa (14/4/2026) dan lusa di wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan ringan

Jangan Asal Coba! 4 Tren Skincare Korea Ini Sebaiknya Tidak Diterapkan di Indonesia

Ada 4 tren skincare Korea yang sebaiknya tidak diterapkan di Indonesia. Jangan asal coba, berikut informasinya.

Siaga Hujan Sangat Lebat Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (14/4)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 14 April 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Peringatan dini BMKG Cuaca Besok (14/4) Jabodetabek Waspada Hujan Lebat di Daerah Ini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (14/4) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di wilayah berikut ini.

Volatilitas Pasar Masih Tinggi, Ini Rekomendasi Saham Sepekan dari IPOT

Investor disarankan tetap selektif dengan pendekatan trading-oriented,memanfaatkan momentum pada saham di sektor-sektor yang kuat. 

Tips Menghemat Uang Setiap Hari agar Bisa Menabung Rp 10 Juta dalam 3 Bulan

Yuk, cek tips menghemat uang setiap hari, yang sederhana dan realistis, agar tabungan cepat terkumpul hingga Rp 10 juta.​