M O M S M O N E Y I D
Bugar

Gejala dan Penyebab Jantung Lemah yang Perlu Anda Ketahui

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Gejala jantung lemah mungkin tidak akan terasa pada awalnya. Kondisi ini biasanya baru muncul ketika sudah semakin parah.

Oleh karena itu, penting untuk mengenali ciri-ciri jantung lemah agar dapat terdeteksi sejak dini dan penanganan dapat segera dilakukan. 

Jantung lemah atau kardiomiopati adalah kondisi yang terjadi ketika otot jantung melemah sehingga tidak dapat memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik. 

Berdasarkan situs American Heart Association, orang yang mengalami kardiomiopati kadang tidak menunjukkan gejala di tahap awal perkembangan penyakit.

Namun, beberapa pengidapnya kadang menunjukkan ciri jantung lemah seperti di bawah ini: 

  1. Sesak napas terutama ketika beraktivitas fisik
  2. Kelelahan
  3. Pembengkakan di pergelangan kaki, perut, dan pembuluh darah di leher
  4. Pusing
  5. Pingsan di tengah aktivitas
  6. Denyut jantung tidak beraturan
  7. Murmur jantung (suara tidak biasa pada jantung)
  8. Nyeri dada (angina)

Baca Juga: Waspadai, Dampak Hipertiroid Bisa Menyebabkan 4 Kondisi Ini

Untuk memastikan apakah gejala yang dialami merupakan ciri-ciri jantung lemah, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter.

Dalam mendiagnosis jantung lemah, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti berikut. 

  1. Elektrokardiogram (EKG)
  2. Ekokardiografi
  3. Tes darah
  4. Angiografi jantung
  5. Foto Rontgen dada
  6. Biopsi otot jantung

Setelah diagnosis jantung lemah, pengobatan jantung lemah akan disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala, perjalanan penyakit, dan penyakit penyerta yang dimiliki penderita.

Penanganan jantung lemah bisa dilakukan dengan menggunakan obat-obatan atau melalui operasi jantung. 

Jantung lemah umumnya tidak dapat dicegah, terlebih jika penyebabnya adalah faktor genetik atau keturunan.

Baca Juga: Kenali Gejala, Faktor Risiko dan Cara Pencegahan Serangan Panik

Akan tetapi, risiko terkena penyakit ini bisa dikurangi dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti berikut:

  1. Tidak mengonsumsi minuman beralkohol dan narkoba
  2. Memeriksakan tekanan darah, kolesterol, dan kadar gula darah secara rutin
  3. Mencukupi waktu tidur
  4. Mengendalikan stres
  5. Melakukan olahraga secara teratur
  6. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang

Jika Anda mengalami gejala jantung lemah atau memiliki risiko terkena jantung lemah, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar pemeriksaan dan penanganan dapat dilakukan dengan tepat dan cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tidak Boleh Asal, Ini 5 Cara Merawat Botol Parfum agar Aromanya Tahan Lama

Membeli parfum mahal ternyata belum tentu menjamin aroma awet. Simpan botol parfum di tempat gelap dan stabil suhunya.

Pilih Bra Biasa atau Sport Bra? Ketahui 4 Perbedaannya Sebelum Beli

Bingung mau beli bra biasa atau sport bra? Sebelum beli, ketahui dulu 4 perbedaan sport bra dan bra biasa ini.

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!