M O M S M O N E Y I D
Bugar

Gejala Asam Urat & Rematik Sering Mirip, Cek Perbedaannya Biar Tidak Salah Obat!

Gejala Asam Urat & Rematik Sering Mirip, Cek Perbedaannya Biar Tidak Salah Obat!
Reporter: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID -  Gejala asam urat dan rematik sering mirip, padahal penanganan keduanya sangat berbeda. Jika salah teridentifikasi, bukan hanya tidak sembuh tapi gejalanya bisa semakin parah.

Asam urat biasanya menyerang secara tiba-tiba dan terasa nyeri luar biasa, terutama di area jempol kaki. Pembengkakan, kemerahan, dan rasa panas di sekitar sendi adalah gejala yang khas. 

Serangan bisa berlangsung beberapa hari hingga berminggu-minggu jika tidak ditangani. Kondisi ini disebabkan oleh diperkuatnya kristal asam urat akibat metabolisme purin yang tidak seimbang dalam tubuh.

Baca Juga: Penyebab Asam Urat Tinggi di Kaki, Bengkak dan Nyeri Pasti Bisa Sembuh

Sementara itu, rematik atau dalam istilah medis dikenal sebagai rheumatoid arthritis lebih bersifat kronis dan progresif. Gejalanya cenderung muncul secara perlahan, misalnya nyeri pada kedua tangan atau lutut. 

Selain rasa nyeri, rematik juga bisa menyebabkan kaku sendi di pagi hari dan kelelahan. Melansir dari Verywellhealth , berikut ini penjelasan lengkap mengenai perbedaan gejala asam urat dan rematik:

Perbedaan gejala asam urat dan rematik

Baik asam urat maupun rematik sama-sama memicu pembengkakan, nyeri, dan rasa kaku pada sendi. Namun asam urat cenderung menyerang satu sisi tubuh dan muncul tiba-tiba di malam hari. 

Gejala asam urat lainnya yaitu adanya benjolan keras bernama tofi yang disertai demam. Sedangkan, rematik menyerang sendi yang sama di kedua sisi tubuh. 

Kekakuan sendi terasa lebih lama di pagi hari dan mereda dengan aktivitas ringan. Gejala lainnya yaitu munculnya peradangan organ yang disertai dengan rasa lelah.

Penyebab asam urat dan rematik

Asam urat disebabkan oleh diperkuatnya kristal asam urat di sendi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah. Hal ini bisa dipicu oleh pola makan tinggi purin, penyakit ginjal, atau faktor genetik.

Sementara, rematik adalah penyakit autoimun yang mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat di sendi. Penyebab pastinya belum diketahui, namun kombinasi faktor genetik, hormonal, dan lingkungan dapat meningkatkan risiko rematik.

Diagnosa

Untuk memastikan apakah seseorang menderita asam urat atau rematik, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik, tes darah, dan pencitraan.

Asam urat diperiksa melalui pemeriksaan cairan sendi, tes darah untuk mengukur kadar asam urat, serta X-ray atau USG untuk mendeteksi kerusakan sendi.

Rematik lebih sulit didiagnosis karena mirip dengan penyakit lain. Tes yang umum dilakukan meliputi faktor reumatoid (RF), anti-CCP, CRP, LED, dan pemindaian seperti MRI atau USG.

Pengobatan 

Asam urat diobati dengan obat antiinflamasi (NSAID), kortikosteroid, dan obat penurun kadar asam urat. Perubahan pola makan dan gaya hidup juga sangat dianjurkan.

Rematik membutuhkan obat anti rematik pengubah penyakit (DMARD), terapi biologi, penghambat JAK, serta terapi fisik dan okupasi. Tujuannya adalah mengontrol peradangan dan mencegah kerusakan pengiriman jangka panjang.

Cara mencegah asam urat

  • Hindari konsumsi makanan tinggi purin secara berlebihan 
  • Minumlah banyak air putih
  • Jaga berat badan ideal
  • Kurangi konsumsi gula dan minuman manis
  • Kendalikan penyakit penyerta seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan gangguan ginjal.

Cara mencegah rematik 

  • Berhenti merokok
  • Lindungi diri Anda dari infeksi
  • Jaga kesehatan mulut
  • Makan makanan antiinflamasi seperti ikan, sayuran hijau, minyak zaitun dan kacang-kacangan.
  • Olahraga ringan secara rutin membantu menjaga sendi dan memperkuat otot pendukung.

Baca Juga: Obat Asam Urat Alami untuk Atasi Nyeri di Tangan, Murah dan Manjur

Itulah informasi lengkap mengenai perbedaan gejala asam urat dan rematik. Pahami perbedaannya agar mendapatkan pengobatan yang tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bukan Gaji, Ini 5 Rahasia Orang Kaya Kelola Uang Hingga Sukses

Simak yuk, perbedaan orang kaya dan kebanyakan orang bukan soal gaji, tapi cara berpikir dan mengambil keputusan keuangan.

KAI Catat 131 Ribu Tiket KA untuk Angkutan Lebaran Telah Dipesan

Masyarakat sudah dapat melakukan pemesanan tiket KA Lebaran untuk jadwal keberangkatan 11-16 Maret 2026 melalui seluruh kanal resmi KAI.

Hasil Thailand Masters 2026: 10 Wakil Indonesia Tembus 4 Besar, Segel 3 Tiket Final

Hasil Thailand Masters 2026 Babak Perempatfinal Jumat (29/1), 10 wakil Indonesia maju ke semifinal dan menyegel 3 tiket untuk babak final.

Dapur Terasa Lebih Nyaman: Simak Tren Kabinet 2026 yang Prioritaskan Ketenangan

Simak tren kabinet dapur 2026 yang mulai ditinggalkan dan solusi desain praktis agar dapur lebih rapi, hangat, dan nyaman digunakan.

Wallpaper Tempel: Hindari 7 Kesalahan Ini Agar Hasil Pekerjaan Lebih Rapi dan Awet

Wallpaper tempel sering mengelupas? Desainer interior berbagi rahasia teknik pemasangan yang tepat agar hasilnya maksimal dan tahan lama.

6 Warna Cat Sherwin-Williams Ini Bikin Suasana Rumah Lebih Nyaman

Cek 6 warna cat Sherwin-Williams yang direkomendasikan desainer untuk rumah lebih tenang, nyaman, dan cocok dengan gaya hidup kekinian.

Aturan Dana Darurat 3/6/9 Bulan Kini Lebih Fleksibel, Bukan Sekadar Angka Mati lo

Berikut panduan simpel memahami dana darurat yang update, cara menghitung ideal, dan strategi aman menjaga keuangan tanpa kehilangan peluang.

Strategi DCA: Kok Bisa Investor Pemula Tenang Hadapi Gejolak Ekonomi, Simak yuk

Strategi DCA ini bantu investasi Anda tetap konsisten meski pasar fluktuatif, simak cara kerja dan manfaatnya agar keuangan lebih terarah.

Pasar Kripto Rontok, Ini 5 Kripto Penghuni Top Gainers 24 Jam

Di pasar aset kripto yang ambles, hanya segelintir aset kripto yang mampu naik dalam 24 jam terakhir.

Jaga Aset Berharga Kamu! Ini Strategi Refinancing untuk Stabilitas Finansial

Banyak yang kewalahan atur cicilan di tengah biaya hidup naik. Refinancing jadi solusi. Pelajari cara kerjanya agar keuangan Anda tetap stabil.