M O M S M O N E Y I D
AturUang

Gaji Habis Gak Sadar? Kebiasaan Pesan Makanan Online Bisa Jadi Penyebabnya

Gaji Habis Gak Sadar? Kebiasaan Pesan Makanan Online Bisa Jadi Penyebabnya
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Kebiasaan pesan makanan online ternyata dapat menguras hingga 30% penghasilan bulanan jika dilakukan berulang tanpa disadari.

Memesan makanan secara online kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak masyarakat Indonesia. Saat pekerjaan menumpuk atau cuaca kurang bersahabat, layanan pesan antar memang menawarkan kemudahan yang sulit ditolak. 

Namun, di balik kepraktisan tersebut, ada kebiasaan kecil yang perlahan dapat membuat kondisi keuangan menjadi kurang sehat. 

Di tengah meningkatnya penggunaan dompet digital dan aplikasi pesan makanan, melansir ewn.co, biaya yang tampak ringan dalam setiap transaksi ternyata bisa berubah menjadi pengeluaran besar dalam satu bulan. 

Karena terjadi sedikit demi sedikit, banyak orang baru menyadari besarnya nominal setelah melihat riwayat transaksi.

"Besarnya pengeluaran bukan berasal dari satu kali pembelian, melainkan akumulasi biaya kecil yang terus berulang," dikutip dari laporan ewn.co.

Baca Juga: Ini Cara Memahami Akad Kredit Rumah biar KPR Aman dan Lancar

Pola belanja yang tampak sederhana ternyata bisa mengurangi ruang untuk menabung maupun memenuhi kebutuhan lain. Inilah alasan mengapa pengeluaran makanan online layak dievaluasi secara berkala.

Penyebab tagihan makanan online terus membengkak

Banyak orang hanya memperhatikan harga makanan saat melakukan pemesanan. Padahal, masih ada sejumlah biaya lain yang ikut dibayarkan dalam setiap transaksi.

Sebagai gambaran, seseorang dengan penghasilan Rp6.000.000 per bulan yang memesan makanan empat kali setiap minggu dapat menghabiskan sekitar Rp720.000 untuk makanan. 

Setelah ditambah ongkos kirim sekitar Rp192.000, biaya layanan dan kemasan sekitar Rp128.000, serta tambahan minuman atau makanan penutup sekitar Rp240.000, total pengeluaran mencapai kurang lebih Rp1.280.000 dalam satu bulan.

Jumlah tersebut setara sekitar 21% dari penghasilan bulanan. Jika frekuensi pemesanan meningkat atau menu yang dipilih lebih mahal, porsinya dapat mendekati 30% dari total pendapatan.

Biaya kecil yang sering luput dari perhatian

Ada beberapa penyebab mengapa pengeluaran ini terasa ringan, tetapi sebenarnya cukup besar ketika dijumlahkan.

Pertama, biaya layanan dan ongkos kirim selalu muncul di setiap transaksi. Kedua, harga makanan pada aplikasi terkadang lebih tinggi dibandingkan harga langsung di tempat makan. 

Ketiga, promo sering mendorong pengguna membeli menu tambahan agar memenuhi syarat tertentu. Terakhir, rasa lapar atau keinginan serba praktis membuat keputusan membeli dilakukan tanpa banyak pertimbangan.

Kombinasi faktor tersebut membuat kebiasaan memesan makanan berubah menjadi rutinitas yang menguras anggaran.

Cara sederhana mengendalikan pengeluaran

Mengurangi biaya pesan makanan bukan berarti harus berhenti menikmati layanan tersebut. Yang lebih penting adalah mengatur frekuensi dan anggaran agar tetap seimbang.

Baca Juga: Tips Cek PIP Agustus 2026 Lewat HP, Segera Tahu Status Penerima PIP

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Periksa riwayat transaksi rekening atau dompet digital selama satu hingga tiga bulan terakhir.
  2. Hitung seluruh biaya setiap pesanan, termasuk ongkos kirim dan biaya layanan.
  3. Tentukan batas anggaran khusus untuk pesan makanan setiap bulan.
  4. Sediakan beberapa bahan makanan atau makanan siap saji di rumah sebagai persediaan darurat.
  5. Matikan notifikasi aplikasi agar tidak mudah tergoda melakukan pembelian.
  6. Sisihkan uang yang berhasil dihemat ke rekening tabungan segera setelah menerima gaji.

Pengeluaran kecil tetap perlu diperhatikan

Angka 30% bukan patokan yang berlaku untuk semua orang. Besarnya pengeluaran bergantung pada tingkat pendapatan, harga makanan, frekuensi pemesanan, hingga biaya tambahan yang dikenakan setiap transaksi.

Meski demikian, kebiasaan membeli makanan online secara berulang dapat menjadi salah satu penyebab utama anggaran bulanan cepat habis tanpa disadari. 

Rutin mengecek riwayat transaksi dan menetapkan batas pengeluaran, masyarakat dapat menikmati kemudahan layanan pesan makanan tanpa harus mengorbankan kondisi keuangan dalam jangka panjang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kekurangan Vitamin B12 Bikin Ubanan, Sampo Ini Bantu Tutupi Uban

Uban bukan cuma soal penuaan, tapi juga dipicu kekurangan gizi. Intip racikan sampo yang ampuh tutup uban dalam 5 menit.

8 Serial Netflix dengan Karakter Berkekuatan Super dengan Beragam Tema Cerita

Netflix punya beragam judul tontonan serial yang menyajikan kisah karakter utama dengan kekuatan super lo.

Ini 6 Manfaat Mentimun untuk Menjaga Tubuh hingga Kecantikan

Bukan cuma membantu hidrasi tapi masih banyak manfaat timun lainnya. Simak apa saja manfaat mengonsumsi timun di sini.

Baterai iPhone 18 Pro Bikin Daya Makin Awet, Aperture Variabelnya Pertajam Foto

IPhone 18 Pro dibekali baterai 4.056 mAh dan chip 2nm. Cek efisiensi daya serta keunggulan fitur terbarunya di sini.

Gula Darah Tinggi Tanpa Gejala Ternyata Mampu Merusak Jantung dan Ginjal

Lonjakan gula darah sering tak dirasakan pengidapnya. Ketahui efek buruknya pada organ sebelum berakibat fatal pada tubuh.

Tayang 24 September, Empat Jurnalis Perempuan Buru Predator Keji di Memburu Pemangsa

 Film Memburu Pemangsa bakal tayang di bioskop Indonesia mulai 24 September. Ungkit soal kisah kejahatan pada anak.  

4 Perbedaan Hair Mask dan Conditioner yang Sekilas Mirip, Salah Pakai Bikin Lepek!

Ini 4 perbedaan hair mask dan conditioner yang wajib Anda ketahui agar pemakainnya dapat dibatasi secara tepat sesuai kebutuhan rambut Anda.

Ide Desain Rumah 6×8 Meter dengan Mezzanine yang Lebih Fungsional

Rumah 6×8 meter terasa sempit? Simak ide mezzanine untuk menambah ruang tanpa membangun lantai dua penuh dan tetap fungsional.

Tips Memisahkan Modal Jualan Online dan Uang Belanja Dapur biar Tetap Stabil

Pisahkan modal jualan online dari uang dapur dengan rekening, catatan gaji pemilik dan dana restok agar arus kas bisnis tetap aman ya.  

4 Jenis Masker Wajah yang Harus Dihindari Pemilik Kulit Sensitif, Bikin Iritasi!

Pemilik kulit sensitif wajib menghindari masker tertentu. Wajib tahu, inilah 4 jenis masker wajah yang harus dihindari pemilik kulit sensitif.