MOMSMONEY.ID - Ada beberapa fakta menarik tentang MSG yang aman dikonsumsi dan jarang diketahui orang berikut ini.
MSG merupakan penambah rasa yang kerap ditambahkan pada makanan-makanan di restoran dan makanan instan.
Sudah sejak lama, MSG dikenal sebagai bahan makanan tidak sehat yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan.
Sering digunakan sebagai penambah rasa masakan, simak beberapa fakta tentang MSG berikut agar tidak salah paham lagi.
Baca Juga: Berat Badan Terancam, Ini 6 Kebiasaan Bikin Berat Badan Naik Drastis Tanpa Sadar
Punya reputasi buruk
MSG telah digunakan lebih dari 100 tahun lalu. Hingga kemudian di tahun 1960-an, muncullah sebuah surat yang dimuat dalam The New England Journal of Medicine.
Jurnal tersebut, menurut laman Prevention, menyebutkan, ada sindrom seperti merasa sakit, lemah, dan gangguan jantung yang muncul setelah mengkonsumsi makanan di restoran China. Penulis surat menyalahkan hal tersebut pada anggur masakan, MSG, dan juga terlalu banyak garam.
Walaupun tidak ada riset yang bisa membuktikan kebenaran sindrom tersebut, itulah yang menjadi pemicu reputasi MSG kemudian menjadi makin buruk hingga saat ini.
Bahan yang aman
Faktanya, mengutip laman Healthline, organisasi kesehatan seperti WHO, FDA, JECFA, dan EFSA, menyatakan, MSG adalah bahan yang aman digunakan pada makanan.
Tapi, organisasi tersebut menetapkan dosis harian untuk mengonsumsi MSG, yaitu 30 mg/kg. Jadi, tentu saja setiap orang masih bisa mengonsumsi MSG setiap hari tapi dalam dosis yang tepat dan tidak berlebihan.
Untuk menghindari efek jangka panjang yang buruk, sebaiknya konsumsi MSG sesuai batas yang telah diberikan dan jangan berlebihan, ya.
Baca Juga: Korset Bikin Kurus? Ini Fakta Mengejutkan dan Manfaat Korset untuk Perempuan
Berbeda dengan garam
Banyak orang menyatakan, MSG sama dengan garam. Padahal, laman Unlock Food menjelaskan, MSG berbeda dengan garam. MSG terbuat dari air, sodium, dan juga glutamat. Sedangkan garam hanya terbuat dari kandungan sodium dan klorida.
Bisa menimbulkan alergi
Setiap tubuh manusia memiliki perbedaannya masing-masing. Termasuk, dalam merespons dan mentolerir jenis makanan yang bisa diproses oleh tubuh. MSG juga bisa menimbulkan efek alergi bagi orang-orang yang tidak tawar dengan kandungannya.
Glutamat menjadi penyebab seseorang mengalami sensitivitas tinggi pada MSG. Tanda-tandanya bisa berupa merasa terbakar, pusing, sakit kepala, mual, dan juga merasa sakit pada bagian dada.
Tentunya, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui alergi atau tidaknya tubuh pada MSG.
Nah, setelah tahu fakta uniknya, masih tertarik gunakan MSG untuk bumbu masak kah, Moms?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News