M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Dukung Ekonomi Hijau, Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah, Pebisnis dan Individu

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Dalam mengatasi tantangan iklim butuh kolaborasi antar pemerintah, pebisnis dan individu. Oxford University bersama EBC Financial Group dalam diskusi bertajuk "Makroekonomi dan Iklim: Menyeimbangan Pertumbuhan Ekonomi dan Iklim", menyampaikan langkah praktis yang harus dilakukan untuk membangun masa depan ekonomi berkelanjutan, yang dapat dicapai dan aman bagi semua orang.

Melalui diskusi yang digelar di Oxford University pada 14 November 2024 itu, disebutkan bahwa peran pemerintah adalah membuat kebijakan dan perencanaan. 

Associate Professor dari Oxford University, Banu Demir Pakel menekankan pentingnya pendidikan dan kesadaran dalam menangani perubahan iklim, khususnya peran pemerintah dalam mendorong perubahan. 

“Peran pemerintah adalah memulai dengan meningkatkan kesadaran,” kata Pakel dalam keterangan tertulis, Rabu (11/12).

Pakel menekankan perlunya pendidikan dini tentang konsekuensi perubahan iklim. Ia menyoroti perlunya kebijakan yang tidak hanya memberi insentif kepada sektor swasta, tetapi juga memandu perilaku konsumen, dengan mencatat, Ini adalah jaringan yang kompleks di mana pemerintah memegang tanggung jawab utama untuk merencanakan dan memandu tindakan di setiap level. 

Sektor swasta perlu diberi insentif agar mampu mengambil tindakan karena mereka pasti akan terlihat lebih pendek dibandingkan pemerintah. "Oleh karena itu, perilaku mereka perlu diubah, dan pemerintah punya peran lain: menerapkan kebijakan untuk mengubah perilaku sektor swasta dan konsumen,” imbuhnya.

Baca Juga: Terapkan 8 Pendekatan Berkelanjutan, Langkah Membumi Festival 2024 Jadi Game Changer

Mengenai insentif pasar dan pajak karbon, Associate Professor Andrea Chiavari (Departemen Ekonomi) Oxford University, menegaskan perlunya intervensi yang dipimpin pemerintah, khususnya melalui pajak karbon, sebagai sarana untuk memperbaiki kegagalan pasar.

Menurut dia, dengan memasukkan biaya emisi sosial ke dalam harga energi, pemerintah dapat mendorong keputusan konsumsi dan investasi yang lebih bertanggung jawab.

Dr. Nicola Ranger, Direktur Resilient Planet Finance Lab di Oxford, menambahkan, tantangan terkini dalam aksi iklim, di mana sebagian besar masalah terletak pada kesadaran. “Saat ini, ada yang salah, dan saya pikir sebagian besarnya adalah tentang sisi kesadaran,” katanya.

Pemerintah memainkan peran, tetapi pemerintah pada dasarnya melakukan apa yang diinginkan publik. Itu adalah masalah utama saat ini.

Ranger mengkritik bahwa narasi seputar perubahan iklim telah gagal dalam beberapa tahun terakhir dengan membingkainya sebagai tantangan yang mahal dan memberatkan. Terutama narasinya yang menyatakan bahwa ini akan menghabiskan banyak uang untuk mengatasinya. Kita harus membuat keputusan yang sulit. Ini akan berdampak pada orang-orang. "Dan saya tidak setuju dengan pandangan itu,” beber dia.

Menunjuk pada subsidi bahan bakar fosil, Ranger menyoroti bagaimana pengalihannya dapat memicu narasi aksi keberlanjutan yang positif. Secara global, kata dia, kita menggelontorkan begitu banyak uang untuk subsidi bahan bakar fosil, perkiraan jumlahnya berkisar antara lima hingga tujuh triliun dolar per tahun.

"Jika Anda menghentikannya dan mengalokasikannya untuk teknologi bersih, kita akan menyelesaikan masalah ini,” imbuh Ranger. 

Untuk mengatasi hal ini, dia menyerukan perubahan dalam wacana publik untuk menekankan peluang ekonomi yang melekat dalam aksi iklim. Ia menekankan peran akademisi dan pakar dalam membentuk kembali narasi, dengan mengatakan semua perlu memastikan orang-orang memahami bahwa ini adalah transisi yang positif.

Melalui kebijakan pemerintah yang baik, dampaknya terhadap individu tidak akan signifikan, dan justru dapat meningkatkan pertumbuhan lapangan kerja dan inovasi.

Ranger mendesak pemerintah untuk memimpin dalam mengubah narasi ini. "Yang benar-benar ingin saya lihat adalah pemerintah mendukung ini dan berkata; Lihat, inilah yang akan terjadi. Ini akan menguntungkan Anda," kata dia.

Baca Juga: Stabilitas Pasokan Energi Dinilai Penting Untuk Jaga Keseimbangan Ekonomi

Sedangkan, peran perusahaan dan individu dalam aksi iklim juga bergantung pada sifat sektor keuangan yang berorientasi pada laba. David Barrett, CEO EBC Financial Group (UK) Ltd., memperingatkan bahwa sektor ini tidak akan memimpin upaya keberlanjutan tanpa kerangka regulasi yang jelas.

“Pasar keuangan tidak akan melakukannya sendiri. Mereka perlu diberi insentif untuk bertindak. Begitu sektor keuangan diarahkan ke suatu arah dan menjadi antusias terhadap suatu topik, sektor ini dapat mencapai hal-hal yang luar biasa, tetapi diperlukan kebijakan dan insentif yang jelas untuk mencapainya,” kata David, mengutip rilis, Rabu (11/12).

Lanjut Barrett, peran individu sebagai pemilih dan konsumen, juga penting. Dia menekankan bahwa pilihan mereka dapat memengaruhi kebijakan dan perilaku perusahaan secara signifikan.

Kebijakan perlu lebih baik dalam mendidik pemilih tentang apa yang diinginkannya dan bagaimana kebijakan tersebut diharapkan terwujud. "Dengan memprioritaskan praktik berkelanjutan dan meminta pertanggungjawaban pembuat kebijakan, individu dapat mendorong perubahan sistemik," imbuh dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Laptop Acer Aspire 14 AI: Core Ultra 5 226V Ubah Standar Performa Laptop Tipis

Chipset Intel Core Ultra 5 menghadirkan efisiensi daya yang tinggi. Lihat performa lengkap iGPU Arc 130V selengkapnya.

HP Android Tahan Air: Seri Note 60 Usung Sertifikasi Tahan Air dan ArmorShell

Daya tahan Realme Note 60 series mengusung sertifikasi ketahanan air. Ketahui spesifikasi dan kemampuan ArmorShell sebelum membeli.

Level Up Your Burger, Diskon Promo Richeese Factory Combo Duo & Trio Spesial

Serbu promo Richeese Factory Level Up Your Burger untuk nikmati paket hemat duo dan trio burger lengkap dengan kentang goreng.

Target Jalan Kaki Penderita Asam Urat, Bebas Nyeri Tanpa Patokan 10.000 Langkah

Jalan kaki tetap aman dilakukan penderita asam urat. Pahami batas toleransi sendi agar tidak memicu peradangan makin parah. 

Serbu Promo Gokana Perfect Share, Paket Hemat Ramen hingga Teppan buat Bertiga

Bikin akhir pekan makin seru dengan promo Gokana Perfect Share yang menghadirkan paket hemat komplit Ramen, Bento, hingga Gyoza serba Rp 149.000.

Lonjakan Gula Darah Sirna dengan Jam Konsumsi Makanan Manis yang Tepat

Waktu mengonsumsi makanan manis sangat menentukan lonjakan gula darah. Ketahui jam terbaik untuk menyantapnya tanpa rasa khawatir.

Rekomendasi Film Thriller Indonesia di Netflix, Super Menegangkan Semua

Bisa ditonton di Netflix semua, ini daftar rekomendasi film Indonesia yang memiliki genre thriller yang bisa Anda tonton.

Promo JSM Hypermart 21-24 Agustus 2026, Beli 1 Gratis 1 Komagire Brisket

Cek dan manfaatkan katalog promo JSM Hypermart Hyper Diskon Weekend periode 21-24 Agustus 2026 untuk belanja di akhir pekan.  

Catat, Buah dan Sayuran Ini Bagus Dikonsumsi Ibu Hamil

Catat apa saja jenis buah dan sayuran yang bagus untuk menambah nutrisi di masa kehamilan di sini.     

Intip Luar Biasanya Manfaat Sayuran Asparagus bagi Kesehatan, Bagus buat Diet

Rendah kalori dan tinggi serat, manfaat sayuran asparagus sangat baik untuk mendukung pencernaan dan cocok menjaga berat badan tetap ideal.