M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Dubai Jadi Kota Favorit untuk Dihuni Kalahkan Miami dan Paris, Ini Alasannya

Dubai Jadi Kota Favorit untuk Dihuni Kalahkan Miami dan Paris, Ini Alasannya
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Tak hanya jadi destinasi liburan, Dubai disebut sebagai kota yang paling diminati untuk dihuni oleh banyak orang.

Kota ini menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin tinggal di luar negeri dan mengalahkan negara-negara lain seperti Miami, Paris, dan New York.

Menurut data dari Remitly, penyedia layanan keuangan, pencarian data Google selama 12 bulan menunjukkan, Dubai sebagai destinasi yang paling diminati untuk dihuni oleh ekspatriat.

Frasa 'pindah ke kota' dianalisis di 164 negara dan menunjukkan Dubai sebagai destinasi favorit. Hal ini menjadikan Dubai peringkat satu dalam daftar tersebut.

Dubai menjadi kota favorit karena pelayanannya yang canggih, adanya kebijakan ramah ekspatriat, dan gaji bebas pajak. Hal ini membuat banyak orang semakin tertarik untuk pindah ke kota ini.

Baca Juga: Paket Tur Wisata Murah Ke Dubai, Booking Sekarang Berangkat 2024

Berikut adalah sepuluh kota yang paling diinginkan untuk dihuni:

1. Dubai

2. Miami

3. Paris

4. New York City

5. Madrid

6. Singapura

7. London

8. Brussels

9. Toronto

10.Washington DC, Buenos Aires, Christchurch, Quebec City, Bogota, Portland, Vienna, Phoenix, Chicago.

Baca Juga: Yuk, Jelajahi Destinasi Sejarah dan Unik di Dubai

Dari catatan Dubai Economy and Tourism, pada tahun 2021, Dubai menduduki peringkat kota terbaik di dunia berkat beragam inovasi, rekor dunia yang tak tertandingi, dan pilihan hiburan yang beragam.

Tahun ini, Dubai juga masuk dalam daftar tempat yang sangat aman untuk dihuni, bersamaan dengan beberapa kota lainnya seperti Ajman di posisi keempat dan Sharjah di posisi kelima.

Menjadi daya tarik untuk dikunjungi, populasi di Dubai meningkat hampir 100.000 selama periode 12 bulan antara tahun 2022 dan 2023. Jadi, apakah Anda tertarik untuk pindah ke Dubai?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.