M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Dasar-Dasar Investasi Saham yang Perlu Diketahui Sebelum Mencobanya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Inilah dasar-dasar investasi saham yang perlu diketahui sebelum mencobanya. Apa saja, ya?

Berinvestasi di pasar saham kini semakin populer, terutama di kalangan anak muda yang ingin mengembangkan aset sekaligus meraih kebebasan finansial. Dengan kemudahan akses lewat aplikasi investasi online, membeli saham tidak lagi menjadi hal yang rumit seperti dulu. Namun, di balik potensi keuntungan yang menggiurkan, saham juga menyimpan risiko yang tidak bisa diabaikan. Inilah sebabnya memahami dasar-dasar investasi saham sangat penting sebelum Anda benar-benar terjun ke dalamnya.

MomsMoney akan membahas dasar-dasar investasi saham yang perlu diketahui untuk pemula agar lebih siap menghadapi dinamika pasar.

Baca Juga: Wajib Tahu! Inilah Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas

Dasar-Dasar Investasi Saham yang Perlu Diketahui

Melansir dari laman DFI, Washington State Department of Financial Institutions memaparkan dasar-dasar investasi saham sebagai berikut:

Apa Itu Saham?

Saham adalah surat berharga yang menunjukkan bukti kepemilikan seseorang atas sebagian dari sebuah perusahaan. Dengan memiliki saham, berarti Anda ikut memiliki bagian kecil dari perusahaan tersebut.

Perusahaan biasanya menjual saham untuk mendapatkan modal tambahan yang digunakan mengembangkan bisnis. Proses penjualan saham pertama kali ini disebut penawaran umum perdana (IPO). Setelah IPO, saham tersebut bisa diperjualbelikan kembali di pasar saham.

Nilai saham bisa naik atau turun dan pergerakannya sering dipengaruhi oleh ekspektasi kinerja perusahaan—apakah perusahaan diperkirakan untung besar atau justru merugi.

Baca Juga: Investasi Tak Bisa Instan, Perjalanan Ini Bisa Jadi Inspirasi

Jenis-Jenis Saham

Berikut ini adalah jenis-jenis saham yang perlu diketahui:

1. Saham Biasa (Common Stock)

Pemilik saham ini berhak ikut memberikan suara dalam rapat umum pemegang saham serta menerima dividen.

2. Saham Preferen (Preferred Stock)

Pemegang saham preferen biasanya tidak memiliki hak suara, tetapi mereka diutamakan dalam pembagian dividen dan akan lebih dulu mendapat pembayaran jika perusahaan bangkrut.

3. Saham Pertumbuhan (Growth Stock)

Saham jenis ini berasal dari perusahaan yang berkembang pesat, biasanya jarang membagikan dividen karena laba lebih banyak dipakai untuk ekspansi. Contohnya perusahaan rintisan teknologi. Investor membeli saham ini dengan harapan harga saham naik di masa depan.

4. Saham Penghasilan (Income Stock)

Saham yang rutin membagikan dividen kepada pemegang saham. Cocok bagi investor yang ingin mendapatkan pemasukan tetap. Biasanya dimiliki perusahaan besar dan mapan, misalnya perusahaan utilitas.

5. Saham Nilai (Value Stock)

Saham yang harganya relatif murah jika dibandingkan dengan kinerja keuangan perusahaan (misalnya rasio P/E rendah). Investor membeli saham ini dengan harapan pasar akan “menyadari” nilainya dan harga kembali naik.

6. Saham Blue-Chip

Saham dari perusahaan besar, terkenal, dengan kinerja stabil dan reputasi baik. Biasanya juga rutin membayar dividen.

Baca Juga: Investasi Emas Batangan vs Emas Perhiasan, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Manfaat Berinvestasi Saham

Di bawah ini adalah sejumlah manfaat berinvestasi saham:

  • Keuntungan modal (capital gain). Nilai saham yang meningkat bisa dijual kembali dengan harga lebih tinggi.
  • Pendapatan dari dividen. Investor bisa menerima bagian keuntungan perusahaan secara rutin.
  • Pajak lebih ringan. Keuntungan modal jangka panjang seringkali dikenakan pajak lebih rendah.

Risiko Berinvestasi Saham

Adapun risiko berinvestasi saham sebahai berikut:

  • Harga saham bisa turun drastis, bahkan hingga tidak bernilai.
  • Jika perusahaan bangkrut, pemegang saham biasanya menjadi pihak terakhir yang mendapatkan sisa aset, sehingga kemungkinan kehilangan uang cukup besar.
  • Harga saham berfluktuasi, begitu pula dividen yang bisa saja berkurang atau bahkan tidak dibagikan.

Baca Juga: Siapa pun Bisa Menjadi Jutawan, Begini Cara Kaya Menurut Robert Kiyosaki

Cara Membeli Saham

Jika Anda tertarik berinvestasi saham, berikut ini cara membelinya:

1. Membeli langsung dari perusahaan

Beberapa perusahaan menyediakan program pembelian saham langsung untuk investor, meski biasanya terbatas untuk karyawan atau pemegang saham lama.

2. Rencana Reinvestasi Dividen

Investor bisa otomatis menggunakan dividen yang diperoleh untuk membeli lebih banyak saham perusahaan yang sama.

3. Menggunakan Broker

Broker diskon: Biaya transaksi lebih murah dan biasanya melalui platform online.

Broker penuh: Memberikan layanan lebih lengkap, termasuk konsultasi, tapi biayanya lebih tinggi.

4. Melalui Reksa Dana Saham

Investor bisa membeli reksa dana saham, yaitu kumpulan saham dari berbagai perusahaan yang dikelola manajer investasi.

Baca Juga: Simak 3 Langkah Cerdas Mengatur Keuangan Sebelum Terjun ke Dunia Investasi

Meneliti Saham Sebelum Membeli

Sebelum memutuskan berinvestasi, penting untuk mempelajari perusahaan yang sahamnya akan dibeli. Beberapa sumber informasi yang bisa dipakai antara lain:

  • Laporan Tahunan: Menunjukkan kinerja keuangan, laba-rugi, serta rencana perusahaan ke depan.
  • Prospektus: Dokumen resmi yang wajib diserahkan perusahaan saat menawarkan saham, berisi detail mengenai bisnis dan risikonya.
  • Laporan Analisis Saham: Bisa diperoleh dari broker atau penasihat keuangan.

Selain itu, pastikan Anda hanya bekerja dengan profesional investasi yang berlisensi agar terhindar dari penipuan atau investasi bodong.

Pertanyaan yang Perlu Diajukan Sebelum Berinvestasi

  • Apakah produk investasi yang ditawarkan resmi dan terdaftar?
  • Apakah ada keluhan atau masalah dari investor sebelumnya?
  • Apakah perusahaan atau pengelolanya punya rekam jejak baik?
  • Apakah penjual atau penasihat investasi memiliki lisensi resmi di wilayah Anda?

Baca Juga: Robert Kiyosaki Bilang, Kutukan Bitcoin Agustus buat Investor Bitcoin Lebih Kaya

Itulah dasar-dasar investasi saham yang perlu diketahui sebelum mencobanya. Investasi saham bisa menjadi cara efektif untuk membangun kekayaan dalam jangka panjang, tetapi tetap mengandung risiko yang harus dipahami.

Memahami jenis-jenis saham, cara membelinya, serta melakukan riset mendalam sebelum menanamkan uang adalah langkah penting agar investasi lebih aman.

Dengan bekal pengetahuan dasar ini, investor pemula bisa lebih percaya diri mengambil keputusan dan merencanakan strategi investasi yang sesuai dengan tujuan finansialnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Nikmati Promo Bakmi GM Checkout Murah di ShopeeFood, Harga Mulai Rp 23 Ribuan Saja

Puaskan selera makan Anda dengan promo Bakmi GM lewat ShopeeFood selama Oktober 2026. Dapatkan menu favorit hemat mulai dari Rp 23.000-an saja.

Harga Emas Antam Naik Rp 4.000 Hari Ini (5/10), Buyback Tetap di Rp 2.386.000

Harga emas Antam hari ini naik Rp 4.000 menjadi Rp 2.580.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.576.000 per gram pada perdagangan Jumat (2/10).

Glow Up Bukan Sekadar Kulit Cerah, Ini Cara Baru Merawat Kecantikan Perempuan

Kebutuhan untuk perawatan kulit dan rambut perempuan terus berubah, Dermies Max menggelar Kampanye The Glow Up Era.

IHSG Berpotensi Terkoreksi, Cek Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas Senin (5/10)

IHSG berpotensi melemah pada perdagangan Senin (5/10/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Ramalan Shio Hari Ini Senin 5 Oktober 2026, Kerbau Mendapat Dukungan Positif

Simak ramalan shio hari ini Senin 5 Oktober 2026, dari karier, keuangan, cinta, hingga kesehatan untuk 12 shio lengkap berikut ini.

Skor AnTuTu HP Xiaomi 17T Pro Tembus 3 Juta, Bawa Daya 7.000 mAh & Lensa Leica

Skor AnTuTu Xiaomi 17T Pro tembus 3,2 juta poin. Namun uji stres menunjukkan suhu tinggi yang wajib diwaspadai gamer.

Ramalan Zodiak Hari Ini Senin 5 Oktober 2026, Berani Mengekspresikan Diri

Simak ramalan 12 zodiak hari ini Senin 5 Oktober 2026, dari Aries hingga Pisces, lengkap soal cinta, karier, uang, dan kesehatan.

Jadwal KRL Jogja-Solo pada 5-9 Oktober 2026 untuk Mengawali Kegiatanmu

Yuk, cek jadwal KRL Jogja-Solo untuk hari ini 5-9 Oktober 2026, menuju stasiun Palur. Jangan lupa catat jam pentingnya, ya.

Cek yuk! Jadwal KRL Solo-Jogja Terbaru untuk 5-9 Oktober 2026

Ini dia jadwal KRL Solo-Jogja untuk hari ini 5-9 Oktober 2026. Catat jam malamnya dengan baik ya. Jangan lupa selalu disimpan.

Rayakan Anniversary ke-22, Nikmati Promo Gokana Serba Rp 22.000 Cuma 3 Hari

Manfaatkan promo Gokana spesial ulang tahun untuk menikmati ramen, paket nasi, hingga dessert pilihan dengan harga serba Rp 22.000 saja.